Menu ✖

Otomatis

Headline

Suami Ngamuk Robohkan Rumah di Ponorogo, Istri Ketahuan Selingkuh

badge-check

Gegara istri ketahuan selingkuh dengan pria lain (PIL), proses cerai. Urusan rumah gono gini ruwet, suami akhirnya gunakan alat berat robohkan rumah di Dukuh Bulu, Desa Crabak, Kecamatan Slahung, Ponorogo, pada Minggu,  28 Desember 2025. Foto: Instagram@liputanponorog Perbesar

Gegara istri ketahuan selingkuh dengan pria lain (PIL), proses cerai. Urusan rumah gono gini ruwet, suami akhirnya gunakan alat berat robohkan rumah di Dukuh Bulu, Desa Crabak, Kecamatan Slahung, Ponorogo, pada Minggu, 28 Desember 2025. Foto: Instagram@liputanponorog

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

PONOROGO, SWARAJOMBANG.COM – Cinta yang dibangun bertahun-tahun runtuh dalam sekejap. Sebuah rumah di Dukuh Bulu, Desa Crabak, Kecamatan Slahung, Ponorogo, diratakan buldozer pada 28 Desember 2025.

Bukan bencana alam, tapi ledakan amarah dari konflik rumah tangga yang dipicu dugaan perselingkuhan istri saat suami berkorban merantau ke Malaysia.

Pasangan Sup (50) dan DE (40) dulunya rumah tangga bahagia. Sup rela tinggalkan kampung, kerja keras di negeri orang untuk bangun rumah impian senilai Rp170 juta. Tapi, saat itulah retak muncul.

Warga lihat sendiri: DE diduga mesra dengan pria lain. “Indikasi kuat orang ketiga, banyak saksi mata,” tegas Kepala Dusun Bulu, Agus Edi Susilo. Tidak ada tuduhan balik ke Sup —narasi warga dan media sosial bulat menyoroti pengkhianatan istri.

Perceraian tak bisa dihindari. Mediasi di balai desa Crabak digelar tiga kali, penuh harap rekonsiliasi demi anak yang sudah besar. Tapi DE bolos sesi terakhir, tinggalkan suami dan desa menunggu seminggu lamanya. Sup tuntut ganti rugi Rp50 juta atas jerih payahnya. Penolakan keras dari DE jadi pemicu bom waktu.

Pagi itu, Sup perintahkan pembongkaran manual. Pukul 13.30 WIB, ekskavator meraung, ratakan dinding kenangan. Warga gelar karpet, tonton drama pilu tanpa keributan. “Mediasi buntu karena istri tak hadir,” sesali Agus. Rumah kini puing, tinggalkan luka abadi.

Kejadian viral di medsos via video Liputan Ponorogo dan Instagram lokal. Hingga 30 Desember 2025, polisi belum turun tangan. Kisah ini jadi pelajaran: pengkhianatan bisa hancurkan fondasi rumah tangga, bahkan secara harfiah. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

7 Nov 2026 - 23:56 WIB

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

Gudang Alat Bor Ludes Dilalap Api

2 Nov 2026 - 18:22 WIB

Gudang Alat Bor Ludes Dilalap Api

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Okt 2026 - 10:16 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

Perempuan Mati Mendadak Dalam Posisi Tertidur

27 Okt 2026 - 15:48 WIB

Perempuan Mati Mendadak Dalam Posisi Tertidur

Tiga Bulan Gelar Operasi Sarang Narkoba, Polres Jombang Ungkap 41 Kasus 

26 Okt 2026 - 13:32 WIB

Tiga Bulan Gelar Operasi Sarang Narkoba, Polres Jombang Ungkap 41 Kasus 

Kapolres Jombang Ajak Jemaat Gereja Jaga Kamtibmas

26 Okt 2026 - 13:09 WIB

Kapolres Jombang Ajak Jemaat Gereja Jaga Kamtibmas

Jalin Sinergitas, Kapolres Jombang Bertemu Ketua Pengadilan Negeri

21 Okt 2026 - 12:33 WIB

Jalin Sinergitas, Kapolres Jombang Bertemu Ketua Pengadilan Negeri

Gerak Cepat, Polsek Perak Bekuk Pelaku Curanmor

21 Okt 2026 - 12:14 WIB

Gerak Cepat, Polsek Perak Bekuk Pelaku Curanmor

Polres Jombang Kedepankan Pelayanan Humanis

20 Okt 2026 - 11:21 WIB

Polres Jombang Kedepankan Pelayanan Humanis
Trending di Hukum