Menu

Mode Gelap

Headline

AMP-KT Rilis Undangan Publik Aksi Demo: Lengserkan Rudi Mas’ud 21 April 2026

badge-check


					Aliansi Masyarakat Pejuang Kalimantan Timur (AMP-KT) merilirs undangan rencana aksi demo beasar di depan kantor gubernur Kaltim untuk melengserkan Rudi Mas'ud dari kursi gubenur, 21 April 2026. Foto: Instagram@mata_kaltim Perbesar

Aliansi Masyarakat Pejuang Kalimantan Timur (AMP-KT) merilirs undangan rencana aksi demo beasar di depan kantor gubernur Kaltim untuk melengserkan Rudi Mas'ud dari kursi gubenur, 21 April 2026. Foto: Instagram@mata_kaltim

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

SAMARINDA, SWARAJOMBANG.COM –Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (APM-KT) meirilis undangan publik flyer undangan bernomor 001/APM-KT/IV/2026 mengajak warga masyarakat mengikuti aksi demonstrasi depan kantor gubernur kaltim di Samarinda. Aksi demo itu rencanakan akan dilkasanakan 21 April 2026, mulai pukul 09.00-selesai.

Undangan publik ini diungga oleh akun Instagram @mata_kaltim pada Jumat (10/4/2026) Mereka merangkul elemen masyarakat sipil, organisasi sosial-keagamaan, aktivis lokal, hingga kelompok seperti PMII Samarinda dan Aliansi Geram Kaltim yang telah lebih dulu menggelar aksi serupa di bulan April ini.

Kantor Gubernur Samarinda, titik panas aspirasi rakyat, kini kembali menjadi panggung perlawanan terbuka terhadap tata kelola yang dinilai bobrok.

Tuntutan

Di balik spanduk dan sorak-sorai, APM-KT menuntut transparansi APBD, pemerataan pembangunan di pedalaman, serta penghentian praktik dinasti politik dan oligarki yang merajalela di kalangan elit Kaltim.

Mereka menyoroti pengelolaan sumber daya alam yang merusak lingkungan, distribusi anggaran tak merata, serta ketimpangan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

“Kebijakan pro-pengusaha ini bukan hanya melupakan petani dan pekerja, tapi juga mengancam hak masyarakat adat,” begitu narasi aksi mereka, menekankan beban ekologis dari eksploitasi tambang dan hutan.

Demonstrasi ini lahir dari frustrasi panjang: infrastruktur kota gemilang kontras dengan jalan rusak di pelosok, pelayanan dasar minim, dan kebijakan yang lebih memihak korporasi daripada rakyat kecil.

Sorotan Tajam

Tuduhan dan kritik langsung mengarah ke Gubernur Rudy Mas’ud, yang sejak menjabat kerap diterpa badai kontroversi. “Catatan negatif” publik menumpuk, menjadi amunisi aliansi untuk menuntut akuntabilitas.

  • Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar: Anggaran mewah ini untuk kendaraan gubernur memicu kegemparan di tengah seruan efisiensi. Setelah kritik membabi buta, Pemprov membatalkan pembelian dan mengembalikan dana ke kas daerah dalam 14 hari. Rudy pun meminta maaf, rela pakai mobil pribadi.

  • Renovasi Rumah Dinas Rp 25 Miliar: Proyek ambisius untuk rumah dinas gubernur, wakil, pendopo, dan fasilitas pendukung ini dianggap simbol boros di era fiskal ketat. Meski dibela sebagai perbaikan bangunan puluhan tahun terbengkalai, DPRD dan masyarakat menilainya rawan penyalahgunaan kekuasaan.

  • Pernyataan Publik Kontroversial: Rudy pernah blunder dengan klaim luas hutan Kaltim yang melebihi data resmi, plus analogi deforestasi yang diremehkan aktivis lingkungan. “Ini cacat pikir di tengah krisis ekologis Kaltim,” kritik media independen.

  • Blunder Kebijakan Lainnya: Daftar panjang mencakup proyek infrastruktur minim partisipasi publik, kebijakan pro-pengusaha yang abaikan petani dan pekerja, serta kritik dari aktivis seperti Sudarno (Darno) yang sebut janji politik dikhianati demi kepentingan militer-ekonomi tertentu.

Kontroversi ini mengukuhkan citra Rudy Mas’ud–Seno Aji sebagai era penuh polemik, memperkuat api demonstrasi APM-KT. Apakah 21 April nanti akan jadi titik balik, atau hanya gema sementara di Samarinda**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Sejarah Terorisme (6): Kisah Orang Tua dari Gunung

12 Mei 2026 - 23:29 WIB

Botok dan Teguh Kerahkan 3000 Orang Demo ke Polres Pati, Rabu 13 Mei 2026

12 Mei 2026 - 22:24 WIB

MPR Minta Maaf kepada Yosepha Alexandra dan Beri Beasiswa ke Tiongkok, dari Kasus Minus 5

12 Mei 2026 - 20:45 WIB

MPR melakukan respon luar biasa, ketika juri memberi nilai ninus 5 kepada siswi SMA1 Pontianak. Selain minta maaf secara kelembagaan, MPR juga menawari beasiswa penuh belajar ke Tiongkok. Cerdas cermat 4 Pilar MPR, ternyata ada begitu meresap endingbya. Foto: ist

Guru dan 7 Siswa Lukaluka, Tertimpa Atap Ruang Kelas MIM Ambruk di Sragen

12 Mei 2026 - 17:52 WIB

Lomba Bertutur 2026, Pemkab Jombang Ciptakan Generasi Cinta Budaya

12 Mei 2026 - 15:48 WIB

Ferry Warjiyo: Saya tak Mampu Menahan Sendiri, 1 Dolar Rp 17.520 Terburuk Dalam Sejarah RI

12 Mei 2026 - 13:26 WIB

Muncul Ormas Yakusa Meneges di Kediri, Didirikan Gus Thuba Cucu Kiai Kharismatik Gus Mi

12 Mei 2026 - 12:30 WIB

Babinsa Grati Ringkus Lansia Pencuri Motor Bawa Bonded, di Depan SDN1 Kalipang Pasuruan

11 Mei 2026 - 22:56 WIB

Keracunan Menu MBG Timpa 197 Siswa SD-SMP Tembok Dukuh Surabaya, Baru Pertama Dapat Sajian Daging

11 Mei 2026 - 19:14 WIB

Trending di Headline