Menu

Mode Gelap

Hukum

Kapolres Bangkalan Wawancarai Wanita Tersangka Pencuri Mobil Pick Up, Begini Kisahnya

badge-check


					Kapolres Bangkalan, Madura, AKBP Hendro Sukmono, dalam konferensi  pers, 1 Maret 2025, mewawancarai seorang perempuan, terduga pelaku pencuri mobil pick up. Tankap layar video instagram@bangkalanterkini. Perbesar

Kapolres Bangkalan, Madura, AKBP Hendro Sukmono, dalam konferensi pers, 1 Maret 2025, mewawancarai seorang perempuan, terduga pelaku pencuri mobil pick up. Tankap layar video instagram@bangkalanterkini.

BANGKALAN, SWARAJOMBANG.COM– Petugas unit reskrim Polsek Klampis, Polres Bangkalan, Madura, meringkus seorang perempuan tersangka pelaku  pencuri  mobil pick up. Pelaku, inisial MN (38) warga desa Banyior, Kecamatan Sepulu, Bangkalan.

Dalam sebuah konferensi pers, Sabtu 1 Maret 2025, Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono menjelaskan bahwa pelaku mengaku mengambil mobil pick up itu, karena korban tidak membayar utang Rp 300 juta kepada tersangka.

Bagaimana ceritanya  sampeyan (Anda) bisa menyuruh orang mengambil mobil? Tanya Kapolres kepada tersangka seorang perempuan yang berada di depannnya.

Wanita itu terdiam sejenak: “Saya Pak!”

Lho panjenengan bisa nyetir!? Tersangka menganggukan kepala.

Sejak kapan panjenengan (Anda) bisa nyetir? Tersangka diam. Lalu menjawab: Sudah lama Pak!

Jadi ibu ini masih belum mengakui bahwa dia menyuruh orang untuk mencuri mobil itu, tambah Kapolres, dalam sebuah video unggahan instgaram@bangkalanterkini, Minggu 2 Maret 2025.

“Jadi ambil mobil sendiri?” tanya Kapolres, wanita mengenakan baju oranye itu hanya mengangguk.

Ambil itu kendaraaan sendiri, terus dibawa kemana?

“Ke pasar Pak!

Memang korban punya utang berapa sama panjenengan?

Lupa Pak! Jawab tersangka itu.

Selanjutnya Kapolres mengatakan: “Jadi modusnya seolah-olah korban punya utang, tetapi kemudian pelaku mengambil property  milik korban. Kemudian korban mengetahui keberadaan mobil yang hilang tersebut. Didapat ada padanya (tersangka).”

Ini kejadian yang ke berapa kali?

Hanya sekali Pak? Jawab tersangka.

Yang  truk bagaimana?

Sekali Pak!

“Jadi pick up sekali dan truk sekali. Gitu ya?” Lanjut Kapolres dan dibenarkan oleh tersangka.

Terangka mengatakan antara korban dan dirinya menjalin kerja sama usaha, tersangka pun menyerahkan uang Rp 300 juta kepada korban. Namun, usai uang itu diberikan pada korban, diduga usaha itu tak berjalan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati. Pelaku lalu meminta korban mengembalikan uang tersebut.

Pelaku lalu nekat mencuri mobil korban yang terparkir di sebuah rumah di Desa Mrandung, Kecamatan Klampis. Lubang kunci mobil itu lalu dirusak pelaku, tak lama kemudian mobil dibawa lari.

“Pelaku membobol mobil korban dan disetir sendiri untuk dibawa kabur,” imbuhnya. Korban lalu melaporkan pelaku atas tuduhan pencurian. Sebab, pelaku membawa kabur aset kendaraan korban secara paksa.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan terangka pelaku dan pelanggaran pasal  pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan. Untuk ancaman hukumannya 7  tahun. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Jombang Perkuat Literasi dan Etika Penggunaan AI bagi Pelajar SMA Negeri Jogoroto

16 September 2026 - 13:44 WIB

Respon Keresahan Warga, Polisi Jombang Sita Ratusan Botol Miras 

16 September 2026 - 13:23 WIB

Dua Kapolsek dan Kasihumas Polres Jombang Bergeser

2 September 2026 - 19:05 WIB

Aksi Pengeroyokan Usai Kegiatan Ijazah Kubro, Polres Jombang Tetapkan 8 Tersangka

2 September 2026 - 15:23 WIB

Warga Wonorejo Temukan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Sungai

30 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Polisi Jombang Ringkus Pelaku Love Scamming di Lampung

28 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Polres Jombang Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan Muktamar NU ke-35

26 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Marak Peredaran Narkoba, Satresnarkoba Polres Jombang Ungkap 80 Kasus

1 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Perkuat Sinergitas, Empat Pilar Peradilan Pidana Jombang Gelar Olahraga Bersama

24 Juli 2026 - 17:26 WIB

Trending di Hukum