Penulis: Arief H. Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM — Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat memberi apresiasi sekaligus komitmen dukungan pemerintah pusat terhadap pengelolaan sampah di kabupaten Jombang, Jombang, saat meninjau langsung Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Banjardowo, Rabu siang, 15 Juli 2026.
Dalam kunjungan kerjanya, ia menilai inovasi dan kesungguhan yang ditunjukkan menjadi teladan bagi daerah lain, sekaligus memastikan target penghentian sistem pembuangan terbuka berjalan tepat waktu.
“Pengelolaan sampah yang dilakukan Kabupaten Jombang patut diapresiasi dan menjadi salah satu contoh terbaik di Jawa Timur. Saya melihat ada kesungguhan dan inovasi nyata, bukan sekadar wacana.” Tegasnya.
“Ke depannya kita akan dukung percepatan penghentian tumpukan sampah terbuka atau open dumping paling lambat tahun 2028, dan alihkan sampah menjadi sumber manfaat ekonomi maupun energi bagi masyarakat,” ujar Jumhur di lokasi tinjauan.
Rombongan Menteri disambut Wakil Bupati Jombang Salmanuddin Yazid, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, jajaran instansi terkait serta pengelola TPA. Di lokasi, Menteri menelusuri seluruh alur pengolahan mulai dari area penerimaan sampah harian yang mencapai sekitar 290 ton, proses pemilahan, hingga fasilitas pengolahan sampah menjadi energi berbasis teknologi ERIC 1/Bianna yang bekerja sama dengan PT Semen Indonesia.
Menteri menambahkan: “Sampah bukan sekadar beban, melainkan sumber daya yang harus dikelola dengan benar. Fasilitas yang ada di sini menunjukkan Jombang sudah berjalan di jalur yang tepat. Kami akan bantu lengkapi sarana pendukungnya, termasuk teknologi pengolahan menjadi bahan bakar alternatif agar lebih maksimal.”
Wakil Bupati Salmanuddin Yazid menyambut hangat kunjungan tersebut: “Kehadiran Bapak Menteri menjadi suntikan semangat sekaligus bukti perhatian pemerintah pusat. Kami berkomitmen terus memperbaiki sistem pengelolaan, mulai dari pemilahan di sumber hingga pemanfaatan akhir, demi menjaga lingkungan dan kesehatan warga.”
Kunjungan ini menegaskan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan target nasional pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Selain memantau kinerja fasilitas, Menteri juga berdialog dengan petugas lapangan untuk memahami kendala yang dihadapi, mulai dari keterbatasan alat hingga dukungan partisipasi masyarakat.
Pemerintah daerah berharap perhatian dan dukungan yang diberikan dapat mempercepat pemenuhan standar pengelolaan lingkungan, sekaligus mengubah persepsi masyarakat bahwa sampah dapat dikelola dengan baik dan bernilai guna.**











