Menu

Mode Gelap

Nasional

Merasa Difitnah, Yuenchi Arwindi: Demi Allah, Saya Tidak Ada Hubungan dengan Febrie Adriansyah

badge-check


					Merasa difitnah, wanita pengacara bernama Yuenchi Arwindi bantah tuduhan bahwa dirinya disebut sebagai ani ani mantan Janpidsus Febrie Adriansyah. Foto: instagram@voizemedia id Perbesar

Merasa difitnah, wanita pengacara bernama Yuenchi Arwindi bantah tuduhan bahwa dirinya disebut sebagai ani ani mantan Janpidsus Febrie Adriansyah. Foto: instagram@voizemedia id

Penulis: Tanasyafira L. Tirani  |  Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM— Seorang wanita berprofesi sebagai advokat bernama Yuenchi Arwindi, 30, melakukan bantahan, karena namanya ramai dikaitkan dengan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus atau Jampidsus, Febrie Adriansyah.

Yuenchi Arwindi, S.H. (lahir di Lampung Tengah, 30 Mei 1996) adalah seorang pengacara.
Ia berkarier sebagai Senior Associate di kantor hukum Husendro & Partners (HNP) di Jakarta. Ia sempat ramai diperbincangkan di media sosial setelah namanya tidak berdasar dikaitkan dengan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. 
Yuenchi telah memberikan klarifikasi secara terbuka dan membantah keras seluruh tuduhan tersebut, termasuk ke potcast dan instagram Faisal Akbar, Selasa 14 Juli 2026.
Ia menegaskan bahwa narasi yang beredar di media sosial adalah fitnah dan ia berencana mengambil langkah hukum atas tuduhan yang mencemarkan nama baiknya tersebut.

Dalam sejumlah unggahan media sosial, Yuenchi dituding sebagai orang dekat Febrie, bahkan disebut-sebut sebagai pihak yang diduga menyimpan aset maupun menerima uang miliaran rupiah.

Melalui video klarifikasi yang beredar luas dan kemudian diberitakan sejumlah media, Yuenchi membantah keras seluruh tudingan tersebut.

Ia menyebut narasi yang beredar sebagai fitnah, tidak berdasar, dan merugikan nama baik serta profesinya sebagai advokat.

“Dengan ini saya menyatakan sebenar-benarnya, sumpah demi Allah, demi Tuhan Yang Maha Esa, tuduhan tersebut sebagai simpanan atau ani-ani serta penyimpanan aset ataupun menerima uang miliaran rupiah adalah tidak benar dan tidak berdasar,” tegas Yuenchi dalam video klarifikasinya.

Yuenchi juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah bertemu, berkomunikasi, ataupun memiliki hubungan apa pun dengan Febrie Adriansyah.

“Saya menegaskan bahwa saya tidak pernah bertemu dengan beliau atau melakukan komunikasi melalui telepon, pesan, atau komunikasi lainnya,” ujarnya.

Menurut Yuenchi, tudingan yang menyeret namanya muncul tanpa dasar yang jelas.

Ia mengaku tidak memahami mengapa namanya tiba-tiba dikaitkan dalam pusaran kasus yang sedang menjadi perhatian publik tersebut.

Ia menyebut tudingan itu telah mencemarkan kehormatan pribadi dan profesinya.

“Saya juga tidak mengerti dan memahami kenapa muncul pemberitaan ini, karena tuduhan ini adalah fitnah yang tidak menghormati saya, nama baik saya, dan profesi advokat saya,” katanya.

Dalam beberapa pemberitaan, Yuenchi disebut menduga namanya terseret karena pernah bekerja secara profesional di sebuah firma hukum yang lokasinya berada di sekitar kawasan Kejaksaan Agung.

Namun, ia menegaskan hal tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mengaitkan dirinya dengan Febrie maupun perkara hukum yang sedang berjalan.

Yuenchi juga menyatakan siap membawa tudingan tersebut ke jalur hukum.

Ia bersama timnya disebut tengah mengumpulkan bukti serta mendata akun-akun media sosial yang menyebarkan narasi pencemaran nama baik terhadap dirinya.

Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari penyidik Polri, Kejaksaan Agung, maupun pengadilan yang menyatakan Yuenchi Arwindi terlibat dalam penyimpanan aset, penerimaan dana, atau hubungan khusus dengan Febrie Adriansyah.

Dengan demikian, narasi yang menyebut dirinya sebagai pihak terkait dalam perkara tersebut masih berupa tuduhan media sosial yang belum terverifikasi secara hukum.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menkop Buka Suara Terkait Pegawai KDMP Bojonegoro Digaji Rp76.000

15 Juli 2026 - 20:16 WIB

BCA, BRI, hingga BNI Masuk Daftar Rekening Terindikasi Judi Online Versi Komdigi

15 Juli 2026 - 19:56 WIB

Mentri LH Jumhur Hidayat: Jombang Jadi Teladan Inovasi Pengolahan Sampah bagi Daerah Lain

15 Juli 2026 - 19:25 WIB

Wiku Diaz: Jombang Butuh Tambahan Satu Pos Damkar untuk Hadapi El-Nino dan Kebakaran Hutan

15 Juli 2026 - 13:50 WIB

Presiden Trump Perintahkan Serang Iran untuk 60 Hari ke Depan

15 Juli 2026 - 01:17 WIB

Prof Mahfud Merilis Analisis Skenario Hukum Melindungi Mantan Jampidus Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 - 00:39 WIB

Tersangka Ahmad Muzakki Ajukan Praperadilan, dalam Kasus Pembakaran 3 Santri di Ponpes Al Ibrahimy

14 Juli 2026 - 20:05 WIB

Penyidik Polri Datangi Kejagung, Serahkan Dokumentasi Kasus Febrie Adriansyah

14 Juli 2026 - 17:33 WIB

1.225 Mahasiswa UPN Ber-KKN di Jombang, Warsubi: Edukasi Pengolahan Sampah dan Limbah

14 Juli 2026 - 16:17 WIB

Trending di Nasional