Menu

Mode Gelap

Politik

Bupati Mundjidah: Perbedaan Penetapan Idul Fitri Hal Wajar, Muhammadiyah Shalat Id Hari Jumat

badge-check


					Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab saat melakukan audiensi dengan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Jombang berkaitan dengan perbedaan openetapan Hari Raya Idul Fitri 1444 H di rumah dinas Bupati Jombang, Rabu (19/4/2023) malam. (Foto: Dinas Kominfo) Perbesar

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab saat melakukan audiensi dengan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Jombang berkaitan dengan perbedaan openetapan Hari Raya Idul Fitri 1444 H di rumah dinas Bupati Jombang, Rabu (19/4/2023) malam. (Foto: Dinas Kominfo)

Penulis: Ali G Mustofa | Editor: DODO HW

JOMBANG, SWARAJOMBANG.com – Mengantisipasi terjadinya perbedaan dalam penentuan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab melakukan audiensi dengan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Jombang beserta pengurus, pada Rabu (19/4/23) malam.

Audiensi berlangsung santai di rumah dinas Bupati Jombang dalam suasana akrab. Tampak Bupati Mundjidah Wahab didampingi Kepala Bakesbangpol Jombang Anwar MKP, Kabag Kesra Jumadi, Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Jombang Ida Khumaida, Kabag Prokopim, Sugianto.

Pada Kesempatan itu Bupati Mundjidah Wahab memberikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Prof. Dr. Ir. Abdul Malik MP IPU untuk mengemban amanah menjadi Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Jombang periode tahun 2022-2027.

Dalam audiensi tersebut, disinggung terkait penetapan Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal 1444 H). Disampaikan oleh Bupati Mundjidah bahwa saat penentuan awal Ramadhan baik pemerintah, Muhammadiyah dan NU telah menentukan waktu yang sama. Akan tetapi untuk penentuan 1 Syawal 1444 H, tanggal resmi mengenai Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Jombang tetap akan menyesuaikan pengumuman hasil Isbat dari Kementerian Agama RI.

“Apabila terjadi perbedaan penetapan awal bulan Syawal 1444 H di Indonesia, saya menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Jombang, utamanya warga muslim untuk tetap menyikapi dengan bijak. Mengedepankan prinsip saling menghargai, toleransi dan ukhuwah Islamiyyah,” tuturnya.

“Adanya perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri merupakan sebuah hal yang wajar. Untuk itu mari kita tetap saling menghormati, menghargai agar suasana yang kondusif saat merayakan Hari Kemenangan umat Islam tetap terjaga,” himbau Bupati Mundjidah Wahab.

Bupati Mundjidah menjamin warga Muhammadiyah di Kabupaten Jombang tetap bisa menjalankan shalat ldul Fitri di tempat-tempat yang sudah ditentukan, tanpa perlu merasa khawatir atau cemas.

Pemerintah Kabupaten Jombang telah berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk membantu menjaga lokasi-lokasi shalat Idul Fitri warga Muhammadiyah yang dilaksanakan pada Jumat (21/4/2023), agar tetap berjalan aman dan kondusif saat menjalankan Sholat Idul Fitri,” pungkas Bupati Mundjidah Wahab.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dewan Jombang untuk Pertama Kali Kunjungan Kerja ke Titik Nol Ploso, Kelahiran Bung Karno

21 Mei 2026 - 11:46 WIB

Unhan Belanja Swakelola Semir dan Sikat Sepatu Rp1,52 M, Anggaran dari BGN

18 April 2026 - 11:13 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 7): Ketika Negara Menjadi Bandar Candu

16 April 2026 - 16:18 WIB

Aksi Massa PMII Samarinda di Kantor Gubernur Kaltim: Ajukan 10 Tuntutan kepada Rudy Mas’ud

12 April 2026 - 15:35 WIB

DPRD Jombang Sahkan Perda Pariwisata 2026-2045, Warsubi Siapkan Anggaran Rp50 Miliar

12 April 2026 - 11:42 WIB

APM-Kaltim Dirikan Posko Siapkan Demo Besar 21 April: Tuntut Pemakzulan Gubernur Rudy Mas’ud

12 April 2026 - 11:14 WIB

AMP-KT Rilis Undangan Publik Aksi Demo: Lengserkan Rudi Mas’ud 21 April 2026

10 April 2026 - 17:23 WIB

Muncul Video dan Gambar Iran Sedang Menginterogasi Pria Berpakaian Pilot, Pasca F-15E dan A-10 Warthog Ditembak Jatuh

5 April 2026 - 09:55 WIB

Jepang Komitmen Investasi ke Indonesia Rp 380 Triliun, Presiden Prabowo Bertemu Perdana Mentri Sanaei Takaichi

2 April 2026 - 17:59 WIB

Trending di Ekonomi