Menu

Mode Gelap

Headline

Dewan Jombang untuk Pertama Kali Kunjungan Kerja ke Titik Nol Ploso, Kelahiran Bung Karno

badge-check


					Rombongan Komisi d DPRD Jombang, melakukan kunjungan kerja ke Titik Nol Plodo, lokasi tempat kelahiran Bung Karno, di Ploso Jombang. Mereka disambut oleh Gus Bunhad Nurohmat, sebagai inisiator dan penggali situs kelahiran sang Proboklamator. Foto: instagram@dprd_jombang Perbesar

Rombongan Komisi d DPRD Jombang, melakukan kunjungan kerja ke Titik Nol Plodo, lokasi tempat kelahiran Bung Karno, di Ploso Jombang. Mereka disambut oleh Gus Bunhad Nurohmat, sebagai inisiator dan penggali situs kelahiran sang Proboklamator. Foto: instagram@dprd_jombang

Penulis: Arief H. Soesatyo  | Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Untuk pertama kalinya bertepatan dengan peringatan hari Kebangkitan Nasional, Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang, kunjungan kerja dan meninjau ke Titik No, lokasi kelahiran Bung Karno di Ploso.

Wakil rakyat itu melakukan peninjauan langsung ke lokasi Titik Nol Ploso, Desa Ploso, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, pada Rabu, 20  Mei 2026.

Lokasi ini menjadi pengubah atas sejarah Bung Karno, karena diyakini sebagai tempat kelahiran tokoh Proklamator Bangsa Indonesia, Ir. Soekarno atau akrab disapa Bung Karno, Presiden Pertama Republik Indonesia.

Rombongan Komisi D DPRD Jombang yang membidangi urusan Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, dan Pemuda Olahraga ini datang untuk melihat langsung kondisi riil di lapangan, meneliti potensi sejarah, serta mengecek kesiapan pengelolaan kawasan yang memiliki nilai sejarah luar biasa bagi bangsa Indonesia tersebut.

Kunjungan perdana DORD Jombang ke situs Titik Nol Ploso, Jombang, Rabu 20 Mei 2026. Kunjungan dipandu oleh Gus Binhad Nurohmat, inisiator dan penggali sejarah lahirnya Sang Proklamator Ir Soekarno. Foto: Instagram@ dprd_jombang.

Kedatangan rombongan diterima oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan pengelola situs sejarah setempat.

Ketua Komisi D DPRD Jombang, Bapak Sutrisno, yang memimpin langsung rombongan peninjauan, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah nyata DPRD dalam rangka mendorong pelestarian warisan sejarah bangsa.

Inisiator Titik Nol Ploso, tempat lahir Bung Karno, Binhad Nurohamat memberikan penjelasan sisik melik awal ditemukan lokasi kelahiran Bung Karno di Ploso, saat kunjungan pertama kali berkunjung sejak enam tahun situs ini mulai digarap serius. Foto: dprd_jombang

Menurutnya, keberadaan Titik Nol Ploso ini bukan sekadar cerita masa lalu, namun aset berharga yang harus dijaga, dirawat, dan dipromosikan agar generasi muda maupun masyarakat luas mengenal akar sejarah sang Bapak Bangsa.

“Kami datang ke sini untuk melihat, meninjau, dan memastikan bagaimana kondisi situs Titik Nol Ploso ini. Ini adalah tempat yang sangat mulia, saksi bisu kelahiran Bung Karno, tokoh besar yang memerdekakan bangsa ini. Sudah menjadi kewajiban kita semua, terutama pemerintah daerah dan legislatif, untuk menjaga agar jejak sejarah ini tidak hilang termakan waktu,” ujar Sutrisno di lokasi peninjauan.

Dalam penjelasan sejarah yang diterima rombongan, kawasan Titik Nol Ploso ini dikukuhkan sebagai lokasi tempat lahir Bung Karno, yang dulunya bernama Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, sebelum kemudian sejarah perjalanan hidup beliau tercatat di berbagai daerah lain.

Di lokasi ini telah berdiri tugu penanda, prasasti, serta bangunan replika rumah tempat tinggal orang tua Bung Karno saat itu, yang kini menjadi destinasi ziarah sejarah dan edukasi bagi masyarakat.

Fasilitas
Dalam peninjauannya, anggota dewan menyoroti beberapa hal krusial. Di antaranya terkait fasilitas penunjang yang masih dinilai terbatas, akses jalan yang perlu ditingkatkan, serta tata kelola informasi sejarah yang harus lebih diperjelas agar pengunjung mendapatkan pemahaman yang utuh dan benar.

Komisi D menegaskan, potensi pariwisata sejarah di sini sangat besar dan bisa menjadi kebanggaan sekaligus pendongkrak ekonomi warga sekitar jika dikelola secara profesional.

Anggota Komisi D lainnya, Siti Aminah, menambahkan bahwa keberadaan lokasi ini harus disejajarkan dengan tempat-tempat bersejarah lain di Indonesia.

Pihaknya berjanji akan mendorong adanya dukungan anggaran dan kebijakan yang tepat dari Pemerintah Kabupaten Jombang guna pembenahan total kawasan ini.

“Tempat lahir Bung Karno ada di sini, di Jombang, di Ploso. Ini kebanggaan luar biasa. Kami berharap ke depannya kawasan ini makin tertata rapi, lengkap fasilitasnya, dan informasinya jelas.

“Supaya kalau ada tamu dari dalam maupun luar negeri datang, mereka tahu bahwa di Jombang ada saksi sejarah lahirnya Sang Proklamator,” tambah Siti.

Selama di lokasi, rombongan juga melihat langsung artefak-artefak peninggalan, mendengarkan penjelasan narasumber sejarah, serta berdialog dengan warga sekitar untuk menampung aspirasi dan masukan terkait pengembangan kawasan.

Pihak DPRD berkomitmen akan membawa hasil peninjauan ini ke dalam rapat kerja dengan eksekutif.

Tujuannya agar ada langkah konkret, pemeliharaan rutin, hingga rencana induk pengembangan pariwisata sejarah yang berkelanjutan di Titik Nol Ploso, sehingga jejak perjuangan dan sejarah kelahiran Bung Karno senantiasa terpelihara dengan baik dan dihormati sepanjang masa. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

62 Persen Gedung Kantor Tanjung Selor Jadi Arang, Bupati: Ini Kebakaran Besar

21 Mei 2026 - 10:44 WIB

5 Orang Luka Serius 4 Luka Ringan, Akibat PO Sudiro Tergelincir di Tol Tembelang Jombang

21 Mei 2026 - 09:40 WIB

Rieke Melapor ke Komisi Yudisial, MA Tolak Kasasi Lahirkan Tagar untuk Nikita Mirzani

21 Mei 2026 - 08:59 WIB

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Berhadiah Rp750 Juta untuk Mencari Keberadaan Aman Yani

20 Mei 2026 - 21:49 WIB

Empat Siswa Lukaluka Tertimpa Atap Kelas Ambrol di SMA 7 Mataram

20 Mei 2026 - 18:16 WIB

Kejati Kaltim Sita Lagi Rp57,4 M dari PT JMB Group, Total Mencapai Rp271, 4 M

20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Kejaksaan Pasuruan Jebloskan Gus Rofi’i ke Tahanan, Dugaan Korupsi PKBM Rp 600 Juta

20 Mei 2026 - 12:39 WIB

Dewan Jombang Bahas Raperda Konstruksi: Harus Tepat Waktu Kontraktor Dibayar

19 Mei 2026 - 18:19 WIB

50 Bhiksu Tudong Ziarah dan Doa di Makam Gus Dur setelah Disambut Bupati Warsubi

19 Mei 2026 - 16:18 WIB

Trending di Headline