Menu

Mode Gelap

Hukum

Kasus Tewasnya Mahasiswi UMM, Orang Tua Korban Menduga Motif Pembunuhan Ini Soal Harta Waris

badge-check


					Kasus Tewasnya Mahasiswi UMM, Orang Tua Korban Menduga Motif Pembunuhan Ini Soal Harta Waris Perbesar

Penulis: Saifudin   |   Editor: Priyo Suwarno

PASURUAN, SWARAJOMBANG.COM-   Ramlan menyatakan dugaan motif pembunuhan Faradila Amalia Najwa oleh Bripka AS, karena perebutan harta warisan keluarga. Ia menyoroti bekas cekikan di leher putrinya sebagai bukti kekerasan terkait konflik tersebut.

Ramlan menegaskan hubungan Bripka AS dengan keluarga tidak harmonis sejak lama, dengan pelaku diduga ingin menguasai aset keluarga, termasuk toko bangunan orang tua korban di Probolinggo. Keluarga korban dikenal kaya di desanya, memicu tudingan sejak awal pernikahan pelaku.

Bripka AS merupakan kakak ipar Faradila Amalia Najwa, sebagai suami dari kakak kandung korban bernama Husna (atau Husnawiyah, 34 tahun). Hubungan keduanya tidak harmonis sejak lama, dengan Faradila sering berselisih dan melawan Bripka AS, bahkan melibatkan kakak tertua keluarga, Yanu (36 tahun).

Ayah korban, Ramlan, menyatakan Bripka AS bermusuhan dengan Faradila dan kakak sulungnya, dipicu perebutan harta warisan keluarga yang dikelola Faradila sebagai bendahara. Keluarga korban dari Desa Tiris, Probolinggo, dikenal berkecukupan, memicu ketegangan sejak pernikahan Bripka AS.

Sepupu korban, Agus Subiyanto, juga menguatkan dugaan motif harta warisan sebagai pemicu pembunuhan, meski polisi masih mendalami. Konflik ini memburuk hingga Bripka AS nekat bertindak pada 15 Desember 2025.

Pertemuan awal antara Bripka AS dan Faradila terjadi di kosan korban yang terletak di kawasan Malang, dekat Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Rekaman CCTV menunjukkan Faradila dijemput ojek online dari lokasi tersebut sekitar pukul 20.14 WIB pada Senin malam, 15 Desember 2025, diduga atas arahan Bripka AS.

Kosan berada di wilayah Lowokwaru atau sekitar UMM di Kota Malang, tempat Faradila tinggal selama kuliah. Ini menjadi titik pertama kontak sebelum perjalanan menuju Pasuruan, di mana kejadian pembunuhan terjadi.

CCTV kosan menjadi kunci pengungkapan, sementara motor dan helm Faradila tetap di kosan, membantah dugaan begal. Mobil Strada Triton Bripka AS terekam di TKP Pasuruan setelahnya. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Syamsul Bupati PKB Ketiga Terjaring OTT, Operasi Ijon KPK di Cilacap

13 Maret 2026 - 18:05 WIB

Bareskrim Sita 51 Kg Emas dan Uang Tunai Rp7,3 Miliar, Geledah Tiga Perusahaan di Surabaya dan Sidoarjo

13 Maret 2026 - 17:04 WIB

Tinjau Pospam, Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Jombang Bagikan Taliasih

13 Maret 2026 - 16:59 WIB

KPK Tetapkan Yaqut Tersangka: Saya tak Menerima Uang Seperserpun

12 Maret 2026 - 23:14 WIB

Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas mengenakan rompi orabe, pertanda dia telah menyandang statusvtersangks, Kamis 12 Maret 2026. Foto: instagram@ malangraya_info

Polres Jombang Siap Amankan Idul Fitri 1447 H/2026 M

12 Maret 2026 - 18:52 WIB

Jadi Kurir Sabu 40 Kg, Hakim Vonis Hukuman 20 Tahun kepada Serma Yonanda Agusta

12 Maret 2026 - 16:16 WIB

Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Ermanto Usman, Motif Ingin Nyuri untuk Judol

12 Maret 2026 - 13:05 WIB

Letkol Arh Hanny Satrio Minta Maaf Atas Ulah Oknum Koramil Pakel Bobol 7 Minimarket di Tulungagung dan Trenggalek

12 Maret 2026 - 09:40 WIB

Viral Kades Hoho Alkaf Jadi Korban Pengeroyokan LSM Harimau di Polsek Mandiraja

12 Maret 2026 - 07:42 WIB

Aparat polsek Mandiraja, Banjarnegara, menggiring dan mengawal kades Hoho Alkaf pasca pengeroyokan, Rabu 10 Maret 2026. Foto: ist
Trending di Headline