Menu

Mode Gelap

Headline

Pasca Penggerebegan Little Aresha, Walikota Yogya akan Sweeping Jasa Penitipan Anak dan PAUD

badge-check


					Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo akan melakukan sweeping di seluruh jasa penitipan ana dan PAUD, pasca penggerebekan Daycare Little Aresha di Umbulharjo. Foto: Instagram@pandanganyogys Perbesar

Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo akan melakukan sweeping di seluruh jasa penitipan ana dan PAUD, pasca penggerebekan Daycare Little Aresha di Umbulharjo. Foto: Instagram@pandanganyogys

Penulis: Sri Muryanto   |  Editor: Priyo Suwarno

YOGYAKARTA, SWARAJOMBANG.COM— Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan akan melakukan sweeping terhadap seluruh tempat penitipan anak atau daycare serta PAUD di Kota Yogyakarta.

Pernyatasn itu disampaikan menjawab pertanyaan waryawan, Minggu 26 April 2026, terkait penggerebegan jasa penitipan anak Little Aresha yang terjadi Jumat, 24 April 2026.

Tindakan ini dilakukan menyusul kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, yang diduga melakukan tindakan tak senonoh kepada 53 bayi dan anak yan dititpkan di yayasan itu.

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh lembaga pengasuhan anak beroperasi sesuai aturan dan memiliki izin resmi.

Hasto menyebut daycare yang tidak memiliki izin harus ditutup. Ia juga meminta agar setiap lembaga penitipan anak menerapkan standar operasional yang transparan, termasuk pengawasan yang bisa diakses orang tua serta pemasangan CCTV.

Kasus Little Aresha sendiri memicu perhatian luas setelah polisi mengungkap dugaan kekerasan terhadap anak di fasilitas tersebut. Berdasarkan informasi yang beredar, daycare itu diketahui tidak memiliki izin operasional resmi, sementara aparat telah menetapkan belasan tersangka dalam perkara ini.

Pemerintah Kota Yogyakarta juga disebut telah berkoordinasi dengan Polresta Yogyakarta dan instansi terkait untuk mendata anak-anak yang menjadi korban maupun keluarga mereka, agar mendapat pendampingan psikologis dan bantuan hukum.  **.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Sejarah Terorisme (6): Kisah Orang Tua dari Gunung

12 Mei 2026 - 23:29 WIB

Botok dan Teguh Kerahkan 3000 Orang Demo ke Polres Pati, Rabu 13 Mei 2026

12 Mei 2026 - 22:24 WIB

MPR Minta Maaf kepada Yosepha Alexandra dan Beri Beasiswa ke Tiongkok, dari Kasus Minus 5

12 Mei 2026 - 20:45 WIB

MPR melakukan respon luar biasa, ketika juri memberi nilai ninus 5 kepada siswi SMA1 Pontianak. Selain minta maaf secara kelembagaan, MPR juga menawari beasiswa penuh belajar ke Tiongkok. Cerdas cermat 4 Pilar MPR, ternyata ada begitu meresap endingbya. Foto: ist

Guru dan 7 Siswa Lukaluka, Tertimpa Atap Ruang Kelas MIM Ambruk di Sragen

12 Mei 2026 - 17:52 WIB

Lomba Bertutur 2026, Pemkab Jombang Ciptakan Generasi Cinta Budaya

12 Mei 2026 - 15:48 WIB

Ferry Warjiyo: Saya tak Mampu Menahan Sendiri, 1 Dolar Rp 17.520 Terburuk Dalam Sejarah RI

12 Mei 2026 - 13:26 WIB

Muncul Ormas Yakusa Meneges di Kediri, Didirikan Gus Thuba Cucu Kiai Kharismatik Gus Mi

12 Mei 2026 - 12:30 WIB

Babinsa Grati Ringkus Lansia Pencuri Motor Bawa Bonded, di Depan SDN1 Kalipang Pasuruan

11 Mei 2026 - 22:56 WIB

Keracunan Menu MBG Timpa 197 Siswa SD-SMP Tembok Dukuh Surabaya, Baru Pertama Dapat Sajian Daging

11 Mei 2026 - 19:14 WIB

Trending di Headline