Menu ✖

Mode Gelap

Ekonomi

Warsubi: Alhamdulillah, Indeks Pencegahan Korupsi Pemkab Jombang 95,77, Bagus Sekali

badge-check


					Pemerintah kabupaten Jombang di bawah pimpinan bupati Warsubi berketad untuk memberantas korupsi, sehingga mengajak Ketua DPRD Hadi Atmaji, sekretaris daerah kabupaten Jombang Agus Purnomo dan kepala inspektorat kabupaten Jombang, Abdul Majid Nindyagung hadir langsung rapat koordinasi bersama KPK di Yogyakarta. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Pemerintah kabupaten Jombang di bawah pimpinan bupati Warsubi berketad untuk memberantas korupsi, sehingga mengajak Ketua DPRD Hadi Atmaji, sekretaris daerah kabupaten Jombang Agus Purnomo dan kepala inspektorat kabupaten Jombang, Abdul Majid Nindyagung hadir langsung rapat koordinasi bersama KPK di Yogyakarta. Foto: jombangkab.go.id

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM, –  Bupati Jombang, Warsubi S.H., M.Si hadir langsung dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Kepala Daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan bebas korupsi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Jogja Expo Center, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu 19 Maret 2025.

Pada Rapat Penguatan Kepala Daerah Bebas Korupsi Untuk Wilayah III meliputi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat ini.

Bupati Jombang Warsubi hadir bersama Ketua DPRD Hadi Atmaji, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo dan Kepala Inspektorat Kabupaten Jombang, Abdul Majid Nindyagung. Tampak hadir juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa mendapatkan apresiasi dari KPK RI atas komitmennya dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Bupati Jombang Warsubi hadir lengkap bersama Ketua DPRD Jombang, Sekda dan kepala Inspektorat pada acara Rapat Penguatan Kepala Daerah Bebas Korupsi yang diselenggarakan oleh KPK, di Yogyakarta, Rabu 19 Maret 2025. Foto: jombangkab.go.id

KPK memberikan Piagam Penghargaan kepada Pemprov Jatim sebagai provinsi peringkat kedua peraih Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2024, Kategori Pemerintah Provinsi pada Wilayah Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK. Piagam Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua KPK RI Setyo Budianto kepada Gubernur Khofifah.

Bupati Jombang Warsubi menyampaikan apresiasinya atas pencapaian Pemprov Jatim tersebut. Beliau juga menegaskan dukungan dan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang dalam upaya pencegahan korupsi.

“Pencapaian Pemprov Jatim luar biasa, tentu ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan upaya pencegahan korupsi di Kabupaten Jombang,” ujar Bupati Warsubi.

“Alhamdulillah, dengan perolehan nilai 95,77, Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Pemerintah Kabupaten Jombang Tahun 2024 berhasil menduduki peringkat ke-10 di Jawa Timur, ini menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi. Namun demikian ke depan harus lebih baik lagi” tambahnya.

Bupati Jombang  Warsubi, berkomitmen untuk melaksanakan delapan sasaran area Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) yang menjadi fokus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yaitu Area Perencanaan, Area Penganggaran,  Area Pelayanan Publik, Area Pengadaan Barang dan Jasa, Area Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN)

Area Optimalisasi Pajak Daerah, Area Pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD), Area Penguatan penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Ketua KPK RI Setyo Budiyanto dalam sambutannya menjelaskan, rakor ini diharapkan menjadi sebuah bentuk komitmen serta integritas bagi seluruh kepala daerah yang telah berkomitmen pada masa awal pencalonan sampai proses pelantikan agar menghindarkan dari tindak korupsi.

“Integritas adalah sesuatu yang mudah diucapkan tapi susah dilaksanakan,” ujarnya, demikian seperti diunggah pada situs jombangkab.go.id.

Menjelang hari raya, Ketua KPK meminta integritas kepala daerah agar berani menolak dan melaporkan pemberian pemberian dari pihak luar.

“Setiap tindakan kecil yang kita lakukan untuk melawan korupsi akan membawa dampak atau langkah besar dalam menyejahterakan masyarakat,” tegasnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Yetty Krystianti Kakantah ATR/ BTN Mojokerto Menghilang sejak Kantornya Digeledah KPK

25 September 2026 - 00:09 WIB

Oknum Diknas Bangkalan Dilaporkan Palak 10% dari Rp38 Juta Anggaran Revitalisasi 180 SD/SMP

24 September 2026 - 21:15 WIB

Aquarium Underwater Rp120 M, akan Dibangun Jatim Park Group-Investor Malaysia

24 September 2026 - 20:18 WIB

PHPS: Telur Ayam Ras Rp30.100, Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu Per Kilogran

24 September 2026 - 20:05 WIB

GAPASDAP Siap Angkut Mobil Listrik, Waspadai Ion-Lithium

24 September 2026 - 19:54 WIB

Sempat Diadang Petugas, Sidak Tim Ombudsman Temukan ‘Hotel Mewah’ di LP Cibinong

24 September 2026 - 15:41 WIB

Bupati Sidoarjo Melarang Sekolah Adakan ODL, Walikota Surabaya Melarang Sekolah Jualan Seragam

24 September 2026 - 09:35 WIB

Gus Ipul: Fitnah Itu Ada Aliran Dana Rp480 M ke Muktamar NU Jombang, Siapkan Somasi Hukum ke Gus Lilur Cs

23 September 2026 - 22:36 WIB

Keracunan MBG Lagi, 244 Anak Siswa PAUD/TK di Bawang, Diangkut ke Rumah Sakit Batang Jateng

23 September 2026 - 22:00 WIB

Trending di Nasional