Menu

Mode Gelap

Politik

Wakil Ketua DPRD Jombang, Donny Anggun: Hati-hati Pengadaan Tanah Pasar Denanyar

badge-check


					Wakil Ketua DPRD Jombang, Donny Anggun. Perbesar

Wakil Ketua DPRD Jombang, Donny Anggun.

Penulis: Hadi S Purwanto | Editor: Hadi S Purwanto

JOMBANG, SWARAJOMBANG.comWakil Ketu DPRD Jombang, Donny Anggun wanti-wanti agar semua pihak berhati-hati dalam pengadaan tanah untuk calon pasar di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang.

“Karena banyak kejadian, hal seperti itu (pengadaan tanah) meninggalkan persoalan di kemudian hari,” kata Donny Anggun kepada SWARAJOMBANG.com melalui telepon selular, Kamis (15/12/2022).

Menurut informasi, pengadaan lahan  untuk calon pasar itu dialokasikan sebesar Rp 23 miliar  dari APBD untuk relokasi pedagang pasar tumpah di kawasan Jl. KH Mimbar, Jombang.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa sudah memberi rekomendasi terkait usulan tanah pengganti tanah kas desa (TKD) yang bakal digunakan untuk pasar. Saat ini tinggal tahap pembayaran ke pemilik lahan pengganti.

Lahan sudah disetujui untuk menggantikan TKD seluas 3,7 hektare milik Desa Denanyar yang dibeli Pemkab Jombang dan akan digunakan untuk pembangunan pasar.

Pengadaan lahan itu sempat gagal terealisasi pada 2021 setelah DPRD Jombang menolak. Namun, Pemkab Jombang kembali melanjutkan program pengadaan lahan untuk relokasi pedagang pasar tumpah di Jl KH Mimbar.

Berkaitan dengan pengadaan tanah itu, Donny mewanti-wanti agar semua pihak berhati-hati.

”Jangan sampai program ini meninggalkan persoalan (hokum) di kemudian hari. Sudah ada beberapa contoh di luar Jombang,” kata Donny.

Anggota Frak PDI Perjuangan ini menuturkan, tahun 2021 lalu fraksinya adalah satu-satunya yang menolak pengadaan tanah untuk pasar.

“Saat itu kan pandemi Covid-19, sebaiknya dana sebesar itu untuk pemulihan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Tampaknya, tahun 2022 Pemkab Jombang tetap ngotot melakukan pembelian tanah untuk calon pasar di Denanyar dengan tukar guling TKD.

“Sekali lagi, fraksi kami (PDI Perjuangan) tetap menolak. Karena kalah suara, program itu tetap dilanjutkan,” kata Donny lagi.

Ditambahkan, Bupati Jombang Mundjidah Wahab pernah mengatakan bahwa untuk pembangunan pasar itu mendapat dana dari kementerian.

“Tapi sampai sekarang suratnya kami minta juga belum diberi. Kalau kementerian mau membangun pasar di Jombang, mana suratnya? Studi kelayakan untuk pasar itu pun kami juga belum diberi. Jangan-jangan gak ada studi kelayakannya,” papar Donny.

Donny menilai, pengadaan tanah untuk pasar dan beberapa yang lain, dinilai bukanlah hal yang mendesal. Seharusnya Pemkab Jombang bisa membuat skala prioritas terhadap program pembangunan di Jombang.

“Infrastruktur masih butuh dana besar. Itulah salah satunya yang harus jadi prioritas,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dewan Jombang untuk Pertama Kali Kunjungan Kerja ke Titik Nol Ploso, Kelahiran Bung Karno

21 Mei 2026 - 11:46 WIB

Unhan Belanja Swakelola Semir dan Sikat Sepatu Rp1,52 M, Anggaran dari BGN

18 April 2026 - 11:13 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 7): Ketika Negara Menjadi Bandar Candu

16 April 2026 - 16:18 WIB

Aksi Massa PMII Samarinda di Kantor Gubernur Kaltim: Ajukan 10 Tuntutan kepada Rudy Mas’ud

12 April 2026 - 15:35 WIB

DPRD Jombang Sahkan Perda Pariwisata 2026-2045, Warsubi Siapkan Anggaran Rp50 Miliar

12 April 2026 - 11:42 WIB

APM-Kaltim Dirikan Posko Siapkan Demo Besar 21 April: Tuntut Pemakzulan Gubernur Rudy Mas’ud

12 April 2026 - 11:14 WIB

AMP-KT Rilis Undangan Publik Aksi Demo: Lengserkan Rudi Mas’ud 21 April 2026

10 April 2026 - 17:23 WIB

Muncul Video dan Gambar Iran Sedang Menginterogasi Pria Berpakaian Pilot, Pasca F-15E dan A-10 Warthog Ditembak Jatuh

5 April 2026 - 09:55 WIB

Jepang Komitmen Investasi ke Indonesia Rp 380 Triliun, Presiden Prabowo Bertemu Perdana Mentri Sanaei Takaichi

2 April 2026 - 17:59 WIB

Trending di Ekonomi