Menu

Mode Gelap

Nasional

Tim Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas, Penjamin IPO Saham PIPA

badge-check


					Tim pengeledah dari Barekrim Polri menangkut barang bukti dari kantor PT Shanken Sekuritas di Jakarta, Selasa 3 Januari 2026. Perusahaan sekuritas ini adalah penjamin IPO PT Multi Makmur Lemindo (PIPA). Foto: Instagram@kumparancom Perbesar

Tim pengeledah dari Barekrim Polri menangkut barang bukti dari kantor PT Shanken Sekuritas di Jakarta, Selasa 3 Januari 2026. Perusahaan sekuritas ini adalah penjamin IPO PT Multi Makmur Lemindo (PIPA). Foto: Instagram@kumparancom

Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM – Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menggelar penggeledahan di kantor PT Shinhan Sekuritas, kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, pada Selasa (3/2/2026). Aksi ini berlangsung sekitar pukul 16.33 hingga 17.00 WIB.

Penyidik datang membawa kotak bukti berlabel “Tindak Pidana Pasar Modal dan TPPU”, printer, serta wadah khusus untuk menyita dokumen dan barang bukti lainnya.

Penggeledahan ini melanjutkan penyidikan kasus tindak pidana pasar modal yang sudah berkekuatan hukum tetap, mencakup dugaan praktik saham gorengan serta pencucian uang (TPPU).

Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak, Direktur Dittipideksus Bareskrim, menjelaskan bahwa razia ini terkait IPO PT Multi Makmur Lemindo (PIPA), di mana PT Shinhan menjabat sebagai penjamin emisi.

Lokasi penggeledahan tepat di lantai 50 Equity Tower, SCBD, Kebayoran Baru. Petugas terlihat masuk ke gedung dan mengamankan bukti dengan prosedur terstruktur.

Razia hanya difokuskan pada PT Shinhan Sekuritas karena peran uniknya sebagai penjamin emisi dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA), yang menjadi pusat pengembangan kasus saat ini.

Sebagai underwriter utama IPO tersebut, PT Shinhan menjadi target utama penyidik Dittipideksus Bareskrim untuk menggali dokumen dan bukti guna membongkar dugaan pelanggaran pasar modal serta TPPU dari perkara yang telah inkrah.

Brigjen Ade Safri Simanjuntak menekankan bahwa penggeledahan ini khusus mendalami kasus PIPA, bukan menyisir seluruh pelaku pasar modal.

Walaupun ada kasus terpisah soal manipulasi saham oleh PT Minna Padi Asset Manajemen (MPAM) yang melibatkan tersangka DJ, ESO, dan EL, razia hari ini berdiri sendiri dan belum menyentuh entitas lain.

Saat ini, penyidik terus memeriksa saksi dan aset terkait, dengan prioritas utama pada keterlibatan Shinhan dalam IPO PIPA. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hotman Paris Hanya Empat Hari Bertahan Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

24 Juli 2026 - 07:16 WIB

4.400 Buruh Jawa Timur Terancam PHK, Begini Langkah Disnaker

23 Juli 2026 - 21:01 WIB

Tahun Ini Ada 10 Ruas Tol yang Masuk Jadwal Naik Tarif

23 Juli 2026 - 20:39 WIB

Menelisik Akar Terorisme (39): Frankenstein dari Gunung Liar Swiss

23 Juli 2026 - 05:48 WIB

Pendapatan Turun Drastis, Sopir Angkot Minta Halte Medaeng Ditutup

22 Juli 2026 - 18:23 WIB

Uji Coba PNS Kerja Dekat Rumah

22 Juli 2026 - 18:09 WIB

Fokus Berobat Jantung ke Luar Negeri, Nanik S. Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN

22 Juli 2026 - 09:37 WIB

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:07 WIB

PUPR Jombang Kebut Perbaikan Jalan dan Prasarana Sambut Muktamar ke-35 NU di Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:35 WIB

Trending di Nasional