Menu

Mode Gelap

Nasional

Suami Nekat Bakar Rumah dan Dua Motor di Garum Blitar, setelah Ditegur Istri dan Ditonjok Anaknya

badge-check


					Seorang suami bernama  AK, 63 tahun, nekat membakar rumahnya, dan dua motornya akibat tersinggung oleh sikap istrinya yang menegur perilaku suaminya yang suka mabuk. Persitiwa terjadi di Garum, Blitar, Kami malam 21.00 WIB, 19 maret 2026. Foto: Instagram@radiopatria Perbesar

Seorang suami bernama AK, 63 tahun, nekat membakar rumahnya, dan dua motornya akibat tersinggung oleh sikap istrinya yang menegur perilaku suaminya yang suka mabuk. Persitiwa terjadi di Garum, Blitar, Kami malam 21.00 WIB, 19 maret 2026. Foto: Instagram@radiopatria

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

BLITAR, SWARAJOMBANG.COM- Pulang ke rumah dalam kondisi mabuk, istri marah dan menegur suaminya pria berusia 63 tahu ditambah tonjokkan dari anaknya, menyebabkan pri 63 tahun warga Karangrejo Garum Blitar, Jawa Timur,  membakar rumahnya sendiri.

Insiden ini ini terjadi di rumah milik lelaki inisial AK (63) di Karangrejo Garum, Rabu malam pukul 21.00 WIB,  18 Maret 2026.

Kejadian ini bermula saat perempuan inisial SS (61) istri AK menegur suami. Karena hampir setiap pulang ke rumah mabuk, istrinya pun mulau rewel dan marah-marah.

Teguran istrinya itu kemudian dibalas dengan reaksi marah, bahkan pria itu mulai main kasar kepada istrinya.

Pertengkaran ini melebar pada anaknya. Lelaki inisial AM (31) menonjok AK ayahnya karena tak suka SS ibunya dikasari oleh ayahnya.

Bukannya reda, AK makin gelap mata. Selembar egg tray disiram bensin ia sulut dengan api lalu melemparnya ke bawah 2 sepeda motor di dalam toko hingga menyebabkan api terus membesar.

Melihat kejadian ini, salah satu tetangga berinisiatif membantu memadamkan api serta melapor ke Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Blitar.

Tedi Prasojo, Kasi Pemadam Kebakaran Penyelamatan & Sarpras Satpol PP & Damkar Kabupaten Blitar mengatakan 2 unit mobil dikerahkan untuk proses pemadaman. Sekitar satu jam kemudian api berhasil dipadamkan.

Tedi menambahkan dari hasil asesmen yang dilakukan, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp50 juta.  **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Peringatan Tahun Baru Hijriah 1448, Ketua DPRD Hadi Atmaji Hadiri Acara Doa Bersama di Pendopo Pemkab Jombang

17 Juni 2026 - 14:00 WIB

Rencana PHK 1.000 Karyawan PT SGS Masuk dalam RDP Komisi D DPRD Jombang

17 Juni 2026 - 12:46 WIB

Pesawat Pembom Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh, Amerika Alami Kerugian Rp1,340 Triliun

17 Juni 2026 - 08:53 WIB

Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap, Kendati BBM Nonsubsidi Naik

16 Juni 2026 - 20:56 WIB

Gaji Selama Enam Bulan untuk Korban PHK

16 Juni 2026 - 20:41 WIB

Pencuri Datangi Rumah Korban Minta Maaf dan Berdamai di Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 18:13 WIB

Pelaki dan korban sebelumnya sudah sepakat damai, lalu mencabut perkara di Polsek Pungging, Mojokerto

Palu Diguncang Gempa Magnetudo 6.7, Muncul Laporan Gedung dan Korban Luka

16 Juni 2026 - 16:33 WIB

Diskon 30 Persen KA Pandalungan Relasi Jember-Gambir 18 Juni 2026

15 Juni 2026 - 20:36 WIB

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:28 WIB

Trending di Nasional