Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
LUMAJANG, SWARAJOMBANG.COM – Hujan deras disertai petir mengamuk di pantai selatan Lumajang, Sabtu sore (28/3/2026), menewaskan satu wisatawan dan melukai sembilan lainnya di dua lokasi wisata populer, Pantai Bambang dan Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian.
Kedua insiden terjadi hampir bersamaan saat cuaca ekstrem melanda kawasan tersebut. Di Pantai Bambang, sepuluh wisatawan yang berteduh di pondok terpal sementara tersambar petir. Satu korban tewas seketika, satu lainnya koma, dan delapan mengalami luka ringan.
Korban jiwa pertama diidentifikasi sebagai Alvin (23), warga Desa Candipuro, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Jenazahnya ditempatkan di RSUD Pasirian setelah dinyatakan meninggal akibat sambaran petir.
Sementara itu, Radit, juga warga Desa Candipuro, masih dalam kondisi koma dan dirujuk ke RSUD Pasirian untuk perawatan intensif. Informasi terkini per 30-31 Maret 2026 dari berbagai sumber media menyebut statusnya belum membaik.
Di Pantai Watu Pecak, dua orang –seorang kakek dan cucunya, pemilik warung setempat– pingsan akibat petir yang menyambar sekitar lokasi mereka. Keduanya dirawat di RSUD Pasirian, meski identitas spesifik belum dirilis secara resmi.
Daftar Korban Terkonfirmasi
Berikut identitas korban dari Pantai Bambang berdasarkan laporan terkini:
-
Alvin (23), Desa Candipuro, Candipuro: meninggal dunia.
-
Radit, Desa Candipuro, Candipuro: koma, dirawat di RSUD Pasirian.
-
Riyanto (25), Desa Jarit, Candipuro: luka ringan, Puskesmas Pasirian.
-
Tomi (22), Desa Jarit, Candipuro: luka ringan.
-
Dadang (25), Desa Jarit, Candipuro: luka ringan.
-
Junaidi (22), Desa Sumberejo, Candipuro: luka ringan.
-
Sutikno (23), Desa Sumberejo, Candipuro: luka ringan.
-
Fagis Gama (24), Desa Candipuro: luka ringan.
Korban di Pantai Watu Pecak (kakek dan cucu, pemilik warung): pingsan, dirawat di RSUD Pasirian; nama belum dikonfirmasi resmi.
Polres Lumajang melalui Kasubsi PIDM Ipda Suprapto mengonfirmasi kejadian dan mengevakuasi semua korban ke Puskesmas serta RSUD Pasirian.
Ia mengimbau wisatawan di pantai selatan untuk waspada terhadap cuaca ekstrem, menghindari berteduh di bawah pohon atau tenda terpal, serta memantau prakiraan cuaca BMKG. **











