Menu

Mode Gelap

Headline

Slamet Berhasil Diselamatkan Rekannnya Meninggal Dunia, Disambar Petir Saat Bekerja di Sawah Ngeprak Jombang

badge-check


					Petugas keamanan dan warga membantu memberi pertolongan dua butuh tani yang terkena sambar petir, di desa Ngeprak, Kesamben, Jombang, Minggu 29 Maret 2026. Satu orang meninggal dunia, satu korban berhasil diselamatkan dan dirawat di RSUD Jombang. Foto: Ist Perbesar

Petugas keamanan dan warga membantu memberi pertolongan dua butuh tani yang terkena sambar petir, di desa Ngeprak, Kesamben, Jombang, Minggu 29 Maret 2026. Satu orang meninggal dunia, satu korban berhasil diselamatkan dan dirawat di RSUD Jombang. Foto: Ist

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Tragedi mengerikan melanda dua buruh tani di Jombang, Jawa Timur, saat petir menyambar mereka di tengah sawah. Seorang petani berinisial J meninggal di lokasi kejadian, sedangkan rekannya bernama Slamet pingsan, mengalami luka bakar parah di rumah sakit.

Peristiwa ini terjadi  pada Minggu, 29 Maret 2026, sekitar pukul 15.00 WIB di area persawahan Dusun Ngemprak, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Jombang.

Insiden mematikan ini terjadi di tengah musim hujan ekstrem yang diprediksi BMKG, dengan curah hujan Jatim naik 30% dibanding bulan sebelumnya.

Korban sedang memanen dan mengangkut padi saat hujan deras mengguyur, diikuti sambaran petir yang mengenai mereka.

Korban meninggal berinisial Joni, 40, warga Dusun Sini, Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan. Rekannya, Slamet, 50, warga Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, mengalami luka bakar dan kehilangan kesadaran, tapi kini dirawat di RSUD Jombang.

Kapolsek Kesamben, AKP Niswan, memperingatkan masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama di lahan terbuka. Jenazah korban J sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan, sementara pemeriksaan dilakukan oleh polisi dan tenaga kesehatan.

Kronologi kejadian sambaran petir di Jombang terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026, pukul 15.00 WIB, di persawahan Dusun Ngemprak, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben.

Dua buruh tani, berinisial J (36) dan S, sedang memanen serta mengangkut padi secara borongan di lahan milik warga bernama Sholin. Aktivitas sempat terhenti karena hujan deras, tapi dilanjutkan setelah cuaca reda.

Tak lama kemudian, petir menyambar area sawah dan mengenai keduanya. J langsung meninggal di tempat akibat luka bakar parah, sementara Slamet dikabarkan dalam kondisi stabil, dalam perawatan medis di RSUD Jombang untuk perawatan.

Dinas Kesehatan Jombang melaporkan bahwa Slamet (inisial S, 42 tahun) mengalami luka bakar derajat II di lengan dan dada, serta syok listrik ringan, dengan prognosis pemulihan baik jika istirahat total. Keluarga J menyatakan duka mendalam, menyebut korban sebagai tulang punggung tiga anak kecil. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jombang Heboh File Rahasia Rekrutmen KDMP Bocor, Tertera Nama Pejabat yang Beri Rekomendasi

13 Mei 2026 - 14:31 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme (6): Kisah Orang Tua dari Gunung

12 Mei 2026 - 23:29 WIB

Botok dan Teguh Kerahkan 3000 Orang Demo ke Polres Pati, Rabu 13 Mei 2026

12 Mei 2026 - 22:24 WIB

MPR Minta Maaf kepada Yosepha Alexandra dan Beri Beasiswa ke Tiongkok, dari Kasus Minus 5

12 Mei 2026 - 20:45 WIB

MPR melakukan respon luar biasa, ketika juri memberi nilai ninus 5 kepada siswi SMA1 Pontianak. Selain minta maaf secara kelembagaan, MPR juga menawari beasiswa penuh belajar ke Tiongkok. Cerdas cermat 4 Pilar MPR, ternyata ada begitu meresap endingbya. Foto: ist

Guru dan 7 Siswa Lukaluka, Tertimpa Atap Ruang Kelas MIM Ambruk di Sragen

12 Mei 2026 - 17:52 WIB

Lomba Bertutur 2026, Pemkab Jombang Ciptakan Generasi Cinta Budaya

12 Mei 2026 - 15:48 WIB

Ferry Warjiyo: Saya tak Mampu Menahan Sendiri, 1 Dolar Rp 17.520 Terburuk Dalam Sejarah RI

12 Mei 2026 - 13:26 WIB

Muncul Ormas Yakusa Meneges di Kediri, Didirikan Gus Thuba Cucu Kiai Kharismatik Gus Mi

12 Mei 2026 - 12:30 WIB

Babinsa Grati Ringkus Lansia Pencuri Motor Bawa Bonded, di Depan SDN1 Kalipang Pasuruan

11 Mei 2026 - 22:56 WIB

Trending di Headline