Menu

Mode Gelap

Headline

Lansia 80 Tahun Tewas dan Lima Lainnya Dirawat di Rumah Sakit, Akibat ODGJ Mengamuk di Dusun Gundih Grobogan

badge-check


					Pewrsitiwa mengerikan terjadi di Dusun Gundih RT 1 RW 4, Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu siang 29 Maret 2026. Seorang ODGJ mengamuk dan meneyrang orang-orang yang ditemui, menyebabkan satu orang tewas dan liam lainnya harus dirawat di rumah sakit. Foto: Instagram@poplerzone Perbesar

Pewrsitiwa mengerikan terjadi di Dusun Gundih RT 1 RW 4, Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu siang 29 Maret 2026. Seorang ODGJ mengamuk dan meneyrang orang-orang yang ditemui, menyebabkan satu orang tewas dan liam lainnya harus dirawat di rumah sakit. Foto: Instagram@poplerzone

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

GROBOGAN, SWARAJOMBANG.COM – Tragedi berdarah terjadi saat Supriyanto (33), pria diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), mengamuk dan menyerang orang lain secara membabi buta menggunakan  parang.

Persitiwa ini terjadi di Dusun Gundih, RT 1 RW 4, Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Insiden Minggu siang (29/3/2026) merenggut nyawa satu lansia 80 tahun dan melukai lima warga lain, mayoritas lansia, termasuk ayah kandungnya.

Satu korban perempuan berusia 80 tahun tewas akibat luka berat. Empat korban lansia lain masih dirawat intensif di RSUD Dr. R. Soedjati Purwodadi, sementara satu korban kondisinya stabil. Polisi Polsek Kradenan meringkus pelaku tanpa perlawanan dan menyita parang sepanjang 57 cm.

Daftar Korban

  • Abu (80-81): Meninggal dunia akibat luka berat.

  • Karni (80): Masih dirawat intensif.

  • Suroto (64-65): Ayah kandung pelaku, luka bacok.

  • Markini (62-63): Luka-luka.

  • Nyami (65): Luka-luka.

  • Darsih (62): Luka-luka.

Semua korban awalnya ditangani di Puskesmas Kradenan sebelum dirujuk ke RSUD Purwodadi. Pelaku langsung diamankan di Mapolsek Kradenan untuk pemeriksaan motif dan kondisi kejiwaannya, kata Kapolsek AKP Edy Sutarjo dan Plt Kasi Humas Polres Grobogan Ipda Arif Suryanto.

Insiden bermula pukul 15.30 WIB. Supriyanto marah-marah di rumah orangtuanya mencari ponsel, lalu mencekik ibunya, Suwarti, hingga pingsan. Ia naik motor ke warung beli bensin sambil membawa parang tersembunyi di jok.

Kembali ke rumah, pelaku mengayunkan parang ke warga di pinggir jalan, termasuk ayahnya Suroto. Serangan berlanjut ke penolong: Gunawan menghindar, disusul Markini, Nyami, Abu (tewas), Darsih, dan Karni. Warga meringkusnya di rumah Karni. Polisi tiba cepat berkat laporan warga dan video viral di media sosial, amankan pelaku tanpa hambatan.

Polisi kini mendalami latar belakang ODGJ pelaku untuk proses hukum lebih lanjut.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemkab Langsung Menutup MBG: Sebanyak 155 Siswa SD-SMP-SMA di Anambas Diduga Keracunan

16 April 2026 - 18:24 WIB

Incinerator Rp 226 Miliar Mangkrak 25 Tahun, Jadi Beban Utang Pemkot Surabaya Rp 104 Miliar

16 April 2026 - 17:42 WIB

Kecamatan Plandaan Jombang Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan: Untuk Pembangunan Infrastruktur

16 April 2026 - 17:06 WIB

Pemkab Jombang Cairkan Insentif Rp 6,5 Miliar untuk 6.500 Guru TPQ

16 April 2026 - 16:53 WIB

Bupati Warsubi Melepas 115 ASN Purna Bhakti: Ingat Ikatan Batin Tetap Terus Dijaga!

16 April 2026 - 16:34 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 7): Ketika Negara Menjadi Bandar Candu

16 April 2026 - 16:18 WIB

1.939 Jiwa Warga Solo Terdampak Banjir Luapan Kali Jenes, BMKG Masih Bisa Turun Hujan Lagi

16 April 2026 - 16:00 WIB

Pemuda Pujon Terima Paket Hadiah Menang Lomba Tulis, Ternyata Berisi Narkoba dari Perancis

16 April 2026 - 11:57 WIB

Penyelam Lakeguard Sarangan Temukan Botol Berisi Benda Mistis, Babinkamtibmas: Jangan Macam macamlah!

16 April 2026 - 10:29 WIB

Trending di Headline