Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Pemkab Jombang Siapkan Rp 14 Miliar untuk Perang Melawan Sampah

badge-check


					Bupati Jombang Warsubi melakukan peninjauan ke lokasi tempat pengolahan sampah akhir di wilayah Jombang. Foto: jombanglkab.go.,id Perbesar

Bupati Jombang Warsubi melakukan peninjauan ke lokasi tempat pengolahan sampah akhir di wilayah Jombang. Foto: jombanglkab.go.,id

Penulis: Elok Apriyanto  |  Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM- Pemkab Jombang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  Instruksi menyiapkan anggaran Rp 14 miliar untuk menangani sampah, hal ini sebagai bagian dari melanjutkan Presiden RI Prabowo Subianto agar bupati dan wali kota se-Indonesia serius menangani persoalan sampah.

Kepala DLH Jombang, Miftahul Ulum, mengatakan alokasi anggaran tersebut dipastikan tidak mengganggu kualitas layanan persampahan di daerah.

Anggaran difokuskan untuk menjaga keberlanjutan layanan persampahan sekaligus memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

“Pemkab mengalokasikan anggaran penanganan sampah. Kami pastikan operasional pelayanan secara kualitas tidak terganggu, anggaran aman,” ujar Ulum, Minggu, 8 Februari 2026.

Anggaran penanganan sampah tersebar dalam sejumlah kegiatan strategis, yaitu:

  • Pemrosesan akhir sampah di TPA maupun TPST kabupaten dan regional dialokasikan Rp3,19 miliar.
  • pengurangan sampah melalui pendauran ulang memperoleh alokasi sekitar Rp711 juta. Sementara itu, pengoperasian dan pemeliharaan sarana prasarana penanganan sampah dialokasikan sekitar Rp2,55 miliar.
  • engangkutan sampah menyerap anggaran terbesar, sekitar Rp4,16 miliar.
  • Penyediaan sarana dan prasarana pengelolaan persampahan di TPA, TPST, dan SPA dialokasikan sekitar Rp100 juta.
  • dana sekitar Rp644 juta untuk program peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah.
  • pembangunan TPA, TPST, SPA, TPS-3R, dan TPS dialokasikan sekitar Rp542 juta,” katanya.
  • penyediaan listrik di fasilitas pengolahan sampah tetap dianggarkan sebesar Rp2,4 miliar
  • total anggaran penanganan sampah tahun ini tercatat sekitar Rp14,21 miliar, menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

Ia juga menjelaskan, penyesuaian anggaran tahun ini lebih berdampak pada pembangunan infrastruktur baru. Menurutnya, pembangunan fisik tidak dilakukan secara masif.

“Hanya ada penyesuaian pada infrastruktur yang sudah terbangun. Tahun ini hanya satu pembangunan,” jelasnya.

Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, DLH Jombang menyatakan siap melaksanakan kebijakan tersebut. Namun, teknis pelaksanaan masih menunggu arahan lanjutan dari pimpinan daerah.
“Teknisnya masih menunggu arahan Pak Bupati dan Pak Sekda. Yang jelas kami siap dan sudah kita lakukan,” tutur Ulum.

Salah satu langkah konkret yang telah berjalan adalah kerja bakti Aparatur Sipil Negara (ASN). Selama ini, kegiatan tersebut minimal dilakukan sebulan sekali. Ke depan, frekuensinya akan ditingkatkan menjadi setiap minggu.
“Selama ini paling tidak satu bulan sekali. Sekarang teknisnya harus setiap minggu,” ujarnya.

Sebagai upaya percepatan penanganan sampah di Kabupaten Jombang, DLH juga mendorong keterlibatan semua pihak agar pengelolaan sampah dimulai dari sumbernya. Penguatan pengelolaan di tingkat TPS-3R menjadi fokus utama agar tidak seluruh sampah berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

“Pengelolaan sampah harus dimulai dari sumber sampah dan TPS-3R, sehingga tidak semua berujung di TPA,” tegas Ulum.

Ke depan, sambung Ulum Pemkab Jombang juga menyiapkan kebijakan jangka menengah melalui Program Desa Mantra, yang direncanakan mulai berjalan pada 2027.

“Sesuai program Pak Bupati, melalui Desa Mantra, semua RT dan RW akan diberikan anggaran pengelolaan sampah,” ungkapnya.

Anggaran tersebut akan diarahkan untuk pemilahan sampah di tingkat lingkungan, pengolahan sampah organik menjadi kompos, penguatan bank sampah, serta berbagai program pengelolaan sampah berbasis masyarakat lainnya.

“Kami berharap langkah ini mampu menekan volume sampah yang masuk ke TPA sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komdigi Bantah Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari

25 September 2026 - 21:23 WIB

451.000 Nyawa di Dunia Terancam Melayang Akibat Gelombang Panas Super El Niño

25 September 2026 - 21:06 WIB

O Smach RS Misterius untuk Ambil Organ Migran secara Paksa, Ada Ruang Mirip Markas Polri

25 September 2026 - 19:40 WIB

Komisi C DPRD Jombang Soroti Proyek Revitalisasi 120 PAUD- SMP Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:58 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi Sekalihus, Terkait Kasus OTT Lampri di ATR/BTN Bogor

25 September 2026 - 11:35 WIB

Yetty Krystianti Kakantah ATR/ BTN Mojokerto Menghilang sejak Kantornya Digeledah KPK

25 September 2026 - 00:09 WIB

Oknum Diknas Bangkalan Dilaporkan Palak 10% dari Rp38 Juta Anggaran Revitalisasi 180 SD/SMP

24 September 2026 - 21:15 WIB

GAPASDAP Siap Angkut Mobil Listrik, Waspadai Ion-Lithium

24 September 2026 - 19:54 WIB

Trending di Nasional