Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Komjen Suyudi Sampaikan Visi Misi 9 Fokus Perubahan Polri Bersama Rakyat

badge-check


					Calon Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto. Foto: ist Perbesar

Calon Kapolri Komjen Suyudi Ario Seto. Foto: ist

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM — Komjen Pol Suyudi Ario Seto, 55, telah memaparkan visi, misi, dan program kerja secara lengkap di hadapan Komisi III DPR RI, dalam sidang uji kelayakan dan kepatutan yang mengukuhkan dirinya sebagai Kapolri ke-26 menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kamis 1 Oktober 2026.

Suyudi mengusung doktrin “Polri Bersama Masyarakat“, Suyudi menegaskan arah perubahan mendasar: keberhasilan kepolisian tidak lagi diukur dari banyaknya kegiatan, melainkan dari apa yang benar-benar dirasakan oleh rakyat.

Polisi Bersama Rakyat

Bukan sekadar semboyan baru, doktrin ini menjadi satu-satunya orientasi yang menempatkan masyarakat sebagai pusat segala kebijakan.

Semua rencana strategis yang berjalan akan diselaraskan ke arah ini — ukurannya bukan berapa laporan dibuat, melainkan berapa warga yang merasa lebih aman, lebih dilayani, dan diperlakukan adil.

9 Fokus Perubahan

Sembilan langkah ini dirancang untuk menjawab keluhan yang paling banyak terdengar dari masyarakat:

1. Layanan Inklusif & Ramah Memodernisasi SPKT, SIM, SKCK — ramah lansia, difabel, kelompok rentan
2. Keadilan Tanpa “Viral” Setiap laporan ditangani cepat, adil, tanpa menunggu sorotan media sosial
3. Digitalisasi Pelaporan Sistem transparan, pelapor bisa pantau perkembangan perkara — tutup ruang pungli
4. Bersihkan Rekrutmen & Promosi Pengawasan ketat, pihak luar dilibatkan — hapus praktik titipan, setoran, KKN
5. Penguatan Pengawasan Melekat Atasan ikut bertanggung jawab jika anggotanya melanggar — tidak bisa lepas tangan
6. Keadilan Restoratif Perkara ringan diselesaikan dengan musyawarah — kurangi beban warga & kepadatan penjara
7. Polisi Humanis Berbasis Komunitas Bhabinkamtibmas aktif menyelesaikan masalah di akar rumput — pendekatan santun, persuasif
8. Anggaran Berdampak Nyata Uang dipakai untuk kehadiran polisi di lapangan, patroli malam, titik rawan — bukan sekadar rapat
9. Komunikasi Terbuka & Jujur Humas tidak defensif — kritik dianggap peringatan dini untuk perbaikan, bukan serangan

Target 100 Hari

Hari ke-1 s.d. 30 → Pemetaan

– Audit kondisi riil di lapangan
– Kumpulkan data tunggakan perkara, keluhan warga, kelemahan sistem
– Bangun patokan dasar untuk diukur kemajuan

Hari ke-31 s.d. 60 → Pengujian Perbaikan

– Sederhanakan birokrasi pelayanan
– Ketatkan pengawasan rekrutmen & penanganan perkara
– Uji coba sistem baru di beberapa wilayah

Hari ke-61 s.d. 100 → Hasil & Koreksi”

– Tampilkan perubahan nyata kepada publik
– Perbaiki yang belum berjalan
– Tetapkan standar yang akan dilanjutkan

Agenda Kenegaraan

Program kerja Polri akan berjalan seirama dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto, mencakup:

– Reformasi politik, hukum, dan birokrasi
– Pemberantasan korupsi tegas dan menyeluruh
– Pencegahan & pemberantasan narkotika
– Penguatan keamanan nasional dan pembenahan pendidikan SDM Polri

Suyudi menegaskan: Polri bergerak sesuai porsi kewenangan — tidak mengambil alih tugas lembaga lain, tetapi saling menguatkan.

Latar Belakang

Sebelum terpilih, Komjen Pol Suyudi Ario Seto dikenal sebagai perwira tinggi yang menghabiskan sebagian besar kariernya di dunia penyelidikan dan reserse:

– Berturut-turut menjabat Kasat Reskrim, Kapolres Metro Jakarta Pusat, hingga Dirreskrimum Polda Metro Jaya — memahami secara langsung pola kejahatan kota, premanisme, dan konflik sosial
– Pernah menjadi penyidik utama di Bareskrim Polri, Wakapolda Metro Jaya, dan posisi strategis di Mabes Polri
– Dikenal turun langsung ke TKP pada kasus besar — memahami bahwa perbaikan tidak bisa hanya dilakukan dari balik meja

Pengalaman inilah yang membuat visi perubahannya sangat menekankan penyelesaian perkara, keadilan tanpa pandang status, dan kehadiran polisi di tengah masyarakat.

Seluruh pemaparan ini tercatat resmi dalam Risalah Rapat Komisi III DPR RI. Dewan perwakilan rakyat akan melakukan pemantauan berkala terhadap pelaksanaan target 100 hari dan program jangka panjang — memastikan janji yang disampaikan benar-benar dijalankan, bukan sekadar ucapan.

“Polri tidak berdiri untuk dirinya sendiri. Polri berdiri bersama masyarakat, oleh masyarakat, untuk melindungi masyarakat.”
— Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri ke-26. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dua Wanita Guru SDN 2 Cempoko Sragen Luka Ringan, Tertimpa Plafon Ruang yang Ambrol

9 Oktober 2026 - 07:26 WIB

Pasukan Damkar Jombang Jibaku di Karobelah, Padamkan Kebakaran Usaha Sol Sepatu

8 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Polisi Pamekasan Bidik Khairul Kalam, Korlap Massa Palengaan yang Merobohkan Bangunan Calon Gerai Indomart

8 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Perpres Ojol Resmi Rilis, Kemenhub Kantongi Aturan Tarif Angkutan Orang

8 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Pasar Motor September 2026 Menggeliat, Terjual 654.343 Unit!

8 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Imbas Dugaan Pelanggaran Etik, Pelapor Minta Sembilan Hakim MK Diberhentikan Tetap

8 Oktober 2026 - 20:00 WIB

KPK Jadwal Ulang Panggil Nusron Wajid, Kasus OTT Buka Blokir SHM PT Sumarecon

7 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Mendunia Sidang Penolakan Gugatan Ijazah Wapres Gibran

7 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Jatim Peringkat Tiga Impostor Content: Modus Baru Penipuan Digital

7 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Trending di Nasional