Menu

Mode Gelap

Politik

Kadis Peternakan Jombang: Hewan Kurban Harus Memiliki Sertifikat Sehat

badge-check


					Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Drs. Agus Susilo Sugioto. (Foto: SWARAJOMBANG.com/ Hadi S Purwanto) Perbesar

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Drs. Agus Susilo Sugioto. (Foto: SWARAJOMBANG.com/ Hadi S Purwanto)

Penulis: Hadi S Purwanto | Editor: Hadi S Purwanto

JOMBANG, SWARAJOMBANG.com – Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Agus Susilo Sugioto menyatakan semua hewan kurban Idul Adha harus memiliki sertifikat veteriner (SV) atau Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

“Untuk hewan kurban, hewan harus dinyatakan sehat berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan hewan yang dilakukan oleh dokter hewan atau paramedis veteriner dibawah pengawasan dokter hewan berwenang,” kata Agus Susilo Sugioto kepada SWARAJOMBANG.com, Kamis (16/6/2022).

Dikatakan, memang akhir-akhir banyak terjadi kekhawatiran di kalangan masyarakat terhadap hewan kurban berkaitan dengan wabah penyakit mulut dan kuku.

Menurut Agus, Dinas Peternakan Jombang juga sudah melakukan sosialisasi kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jombang dan sejumlah organisasi keagamaan lainnya perihal kesehatan hewan kurban.

“Jadi, tidak perlu khawatir akan kesehatan hewan kurban. Karena kami (Dinas Peternakan) akan melakukan pemeriksaan setiap hewan yang akan dijadikan kurban,” tutur Agus.

Dikatakan, wabah PMK ini hanya menyerang sapi. Sementara kerbau dan kambing belum ditemukan adanya gejala seperti yang terjadi pada sapi.

Menurut Agus, sampai saat ini wabah PMK setidaknya sudah menelan korban 68 ekor sapi.

“Kalau kerbau dan kambing aman,” katanya.

Untuk mencegah agar tidak terjadi korban lebih besar dan meluas, dalam waktu dekat akan segera dilakukan vaksinasi untuk hewan sapi.

“Kami masih menunggu kiriman vaksin,” jelasnya.

Agus mengimbau kepada masyarakat yang memiliki hewan peliharaan, terutama sapi, agar memberi asupan temu ireng yang digiling dan dicampur gula Jawa atau gula merah untuk diminumkan ke hewan peliharaannya.

“Banyak masyarakat yang sudah mencoba memberi temu ireng kepada hewan ternaknya, dan alhamdulilah sehat dan tidak terserang PMK,” tuturnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dewan Jombang untuk Pertama Kali Kunjungan Kerja ke Titik Nol Ploso, Kelahiran Bung Karno

21 Mei 2026 - 11:46 WIB

Unhan Belanja Swakelola Semir dan Sikat Sepatu Rp1,52 M, Anggaran dari BGN

18 April 2026 - 11:13 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 7): Ketika Negara Menjadi Bandar Candu

16 April 2026 - 16:18 WIB

Aksi Massa PMII Samarinda di Kantor Gubernur Kaltim: Ajukan 10 Tuntutan kepada Rudy Mas’ud

12 April 2026 - 15:35 WIB

DPRD Jombang Sahkan Perda Pariwisata 2026-2045, Warsubi Siapkan Anggaran Rp50 Miliar

12 April 2026 - 11:42 WIB

APM-Kaltim Dirikan Posko Siapkan Demo Besar 21 April: Tuntut Pemakzulan Gubernur Rudy Mas’ud

12 April 2026 - 11:14 WIB

AMP-KT Rilis Undangan Publik Aksi Demo: Lengserkan Rudi Mas’ud 21 April 2026

10 April 2026 - 17:23 WIB

Muncul Video dan Gambar Iran Sedang Menginterogasi Pria Berpakaian Pilot, Pasca F-15E dan A-10 Warthog Ditembak Jatuh

5 April 2026 - 09:55 WIB

Jepang Komitmen Investasi ke Indonesia Rp 380 Triliun, Presiden Prabowo Bertemu Perdana Mentri Sanaei Takaichi

2 April 2026 - 17:59 WIB

Trending di Ekonomi