Menu

Mode Gelap

Headline

Jaga Learning Loss, Menko PMK Praktikno: Wacana Belajar Daring per April 2026 Dibatalkan

badge-check


					Menko PMK, Pratikno (Foto: SWARAJOMBANG.COM/ Anwar Hudijono) Perbesar

Menko PMK, Pratikno (Foto: SWARAJOMBANG.COM/ Anwar Hudijono)

Penulis: Tanasyafira L. Tirani | Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-  Berangkat dari wacana Presiden Prabowo, untuk berhemat BBM hingga 20 persen, maka diusulkan melaksanakan belajar lewat daring. Namun wacana ini, menurut Menko PMK Pratikno dibatalkan.

Pembatalan ini dilakukan untuk menjaga kualitas pendidikan dan mencegah learning loss akibat pembelajaran jarak jauh.

Rencana kegiatan belajar mengajar daring bagi siswa untuk mengantisipasi krisis global dibatalkan pemerintah untuk menjaga kualitas pendidikan dan mencegah terjadinya penurunan kemampuan akademik hingga kehilangan pengetahuan (learning loss). Dengan demikian, proses pembelajaran akan berjalan normal atau tatap muka.

“Bahwa di sektor pendidikan, proses pembelajaran harus semakin optimal dan jangan sampai timbul learning loss. Oleh karena itu, diutamakan penyelenggaraan proses pembelajaran tetap berjalan secara luring bagi siswa,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, Rabu 25 Maret 2026.

Pratikno menekankan bahwa proses belajar harus tetap optimal secara luring (tatap muka), sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Wacana daring awalnya muncul sebagai antisipasi krisis energi dari konflik Timur Tengah (AS-Israel vs Iran), termasuk rencana hybrid daring-luring. Setelah koordinasi dengan Mendikdasmen dan Menag, pemerintah memutuskan pembelajaran daring bukan urgensi saat ini.

Pengumuman disampaikan dalam arahan internal kepada Kedeputian Kesehatan dan Kedeputian Pendidikan Kemenko PMK. Bukan konferensi pers publik, melainkan instruksi koordinasi pasca-rapat lintas kementerian terkait.

Menko PMK Pratikno kha watir pembelajaran daring menurunkan kemampuan akademik siswa, seperti pengalaman pandemi COVID-19 yang menunjukkan efektivitas rendah. Mendikdasmen Abdul Mu’ti menambahkan pertimbangan akademik dan penguatan pendidikan karakter sebagai prioritas.

Pembatalan ini hasil rapat lintas kementerian, dengan pendidikan dianggap esensial meski ada krisis energi global. Proses belajar tetap luring setelah libur Lebaran sesuai arahan Presiden. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

“Menolak Punah” dan “Pesta Babi”: Antara Kebenaran, Perjuangan dan Larangan!

9 Mei 2026 - 21:46 WIB

Calon Cobek Terbesar di Indonesia untuk Festival Rujak Uleg 2026 Hari Jadi 733 Surabaya

9 Mei 2026 - 20:35 WIB

Tambah Lagi Insiden Tewas Terjun dari Jembatan Cangar: Kasus Keempat Maret- 8 Mei 2026

9 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jembatan H Jusuf Hamka Membentang di Sungai Brantas di Jipurafah Plandaan, 24 x 4.5 M Biaya Rp 850 Juta

8 Mei 2026 - 19:50 WIB

Gunung Dukono Maluku Utara Meletus: Warga Jepang dan Cina Tewas, 18 Pendaki Butuh Dievakuasi

8 Mei 2026 - 18:09 WIB

Gunung Dukono, wilayah Maluku Utara, Jumat pagi, 8 Mei 2026. Ternyata sedang ada puluhan wisatawan asing dan domestik sedang berada di puncak. Akibatnya, dua orang tewas dari Cuna dan Jepang. Lima orang luka ringan. Madih ada 18 pendaki butuh bantuan dari BPBD untuk dievakuasi. Foto: instagram@maluku_utara

Beroperasi Sejak 2017, Poltabes Ringkus 14 Sindikat Perjokian Tes Masuk ke Unesa Surabaya

8 Mei 2026 - 16:20 WIB

Catur Adi: Saya Minta Dihukum Mati Saja! Hakim Tipikor Vonis 13 Penjara Dirut Persiba Balikpapan

8 Mei 2026 - 14:49 WIB

4 Gempa Kamis 7 Mei 2026: Terbesar di Selat Sunda Magnetudo 4.6 Tanpa Tsunami

8 Mei 2026 - 09:21 WIB

Bahas Raperda Keamanan Masyarakat, Kartiyono: Libatan Masyarakat Sebanyak-banyaknya

7 Mei 2026 - 19:07 WIB

Trending di Headline