Menu

Mode Gelap

Headline

Tambah Lagi Insiden Tewas Terjun dari Jembatan Cangar: Kasus Keempat Maret- 8 Mei 2026

badge-check


					Termenung sambil memainkan gawai, sesosok pemuda tenang suasana ini terekam dalam sebuah video pukul 09.18 wib, 31 maret 2026. Ia nekad terjun dari jembatan hingga sampai dasar sungi sekitar 100 meter. Foto: Instagram@info.lantas.mojokerto Perbesar

Termenung sambil memainkan gawai, sesosok pemuda tenang suasana ini terekam dalam sebuah video pukul 09.18 wib, 31 maret 2026. Ia nekad terjun dari jembatan hingga sampai dasar sungi sekitar 100 meter. Foto: Instagram@info.lantas.mojokerto

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

BATU, SWARAJOMBANG.COM— Jembatan Cangar yang jadi sorotan karena kerap jadi lokasi aksi nekat, kembali makan korban baru. Malam Jumat, 8 Mei 2026 sekitar pukul 20.45 WIB.

Seorang pemuda nekat terjun melompat dari ketinggian lebih dari 35 meter di jembatan penghubung Kota Batu — Kecamatan Pacet Mojokerto ini, menambah deretan tragedi di lokasi yang sama .

Kejadian ini jadi yang keempat sejak akhir Maret lalu, dan warga semakin resah, meminta pemerintah pasang pagar lebih tinggi dan rutin dijaga ketat.

Korban berinisal RAS (21 tahun),  asal: Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Ia  Karyawan swasta di kawasan Batu. Ditemukan meninggal dunia di dasar jurang, luka parah seluruh tubuh, kepala dan dada paling keras benturan

Sat itu warga penolong juga menemuka Barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat terparkir rapi di pinggir jalan

Sepasang sepatu, tas kecil, dompet, kartu identitas, dan catatan tulisan tangan pendek. Tidak ada tanda perkelahian atau kekerasan fisik

Saat dikobfirmasi, AKP Anton Hendri Subagijo, Kapolsek Bumiaji Kota Batu, membenarkan peristiwa itu

“Kami terima laporan warga yang melintas pukul 20.50 WIB, melihat ada motor parkir sendiri, lalu mengintip ke bawah dan melihat sosok tubuh tergeletak,” kata dia.

Tim gabungan polisi, Basarnas, dan petugas Tahura segera turun. Korban sudah tidak bernyawa saat ditemukan.

Berdasarkan barang bawaan dan catatan yang ada, dugaan sementara kuat akibat bunuh diri karena masalah pribadi & ekonomi.

“Tidak ada unsur kriminal.” Konfirmasi , Sabtu 9 Mei 2026

Roby, Petugas Jaga Tahura R. Soerjo memberika informasi bahwa dirinya sempat mrlihat korban, sebelum kejadian

“Saya sempat lihat dia lewat sekitar pukul 20.30, naik motor sendirian, diam saja, tidak terlihat menangis atau marah.”

“Saya kira cuma istirahat sebentar, seperti wisatawan lain. Baru lima belas menit kemudian ada laporan, ternyata sudah kejadian. Saya sangat menyesal, kalau tahu saya pasti cegah.”  Kata dia saat diwawancara di akun TikTok @BeritaBatuKota, ditonton 210.000 kali

Catatan Kasus

  • 1. 31 Maret 2026: MMA (24 th, Mojokerto) → viral terekam kamera, masalah asmara
  • 2. 23 April 2026: DPW (24 th, Lumajang) → masalah pekerjaan & utang
  • 3. 27 April 2026: Tidak teridentifikasi → ditemukan warga, motif belum jelas
  • 4. 8 Mei 2026: RAS (21 th, Malang) — KASUS TERBARU → masalah ekonomi & tekanan keluarga

AKP Joko Suprianto, Kasat Reskrim Polres Batu memerinci bahwa peristwa Jumat malam.krmarin, menambah daftar korban terjun  dari jembatan Cangar.

Ini udah keempat kalinya dalam kurang dari 2 bulan. Ini luar biasa mengkhawatirkan. Kami sudah pasang tanda peringatan, tapi ketinggian pagar pembatas masih sekitar 1,2 meter, masih mudah dilewati.

“Kami sudah usulkan pagar dipertinggi jadi 2 meter dan ada petugas jaga 24 jam.” Tambahnya.

Kabar ini viral, banyak netizen memberi komenta di sejumlah medsos:

1. @sari_rahayu89 (Instagram, 9 Mei 2026)

“Ya Allah… lagi lagi di Cangar. Ini sudah keberapa kali ya? Jembatan ini kok jadi sasaran terus ya? Pemerintah tolong dong, perbaiki pagar, pasang kamera, jaga terus. Kasihan keluarga yang ditinggal, masih muda-muda semua. Harus ada solusi nyata, jangan cuma pasang tulisan ‘Dilarang’ saja.”
Disukai: 14.200 kali, dibagikan: 3.700 kali

2. @mas_dwi_batu (TikTok, 9 Mei 2026)

“Dulu Cangar tempat liburan indah, sekarang jadi tempat menyeramkan. Tiap minggu atau dua minggu ada saja berita sedih begini. Padahal indah pemandangannya, tapi kenapa jadi tempat pelarian? Semoga ini yang terakhir kalinya, dan ada perubahan pagar biar aman.”
Ditonton: 420.000 kali, dikomentari: 2.400 balasan

3. @Hadi_Santoso_Mlg (X / Twitter, 9 Mei 2026)

“Baru kemarin kita bahas harus dipertinggi pagar, eh hari ini sudah ada korban baru. Ini darurat sebenarnya. Jembatan Cangar jadi titik rawan tertinggi di Jatim sekarang. Pemerintah Kota Batu & Mojokerto harus bertindak cepat, jangan menunggu ada korban lagi baru bergerak.”
Dikutip ulang: 4.100 kali, disukai: 8.600 kali

4. @komunitas_wisata_batu (Facebook, 9 Mei 2026)

“Kami warga dan pelaku wisata sangat sedih & khawatir. Wisatawan jadi takut lewat sini. Kami minta: 1) pagar dipertinggi segera; 2) ada pos jaga tetap; 3) ada layanan konseling di sekitar lokasi. Jangan biarkan lagi ada pemuda yang nekat di sini.”
Dibagikan: 7.200 kali

Upaya Pencegahan

Drs. Arief Wicaksono, Kepala Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Kota Batu, telah melajukan rapat darirat, menggapi insiden itu bersama Pemkab dan Polres Mojokerto.

Keputusan tegas: Mulai Senin besok, pagar pembatas jembatan langsung dipertinggi dari 1,2 m jadi 2,2 m, ditambah kawat berduri halus di bagian atas. Akan ada 2 petugas jaga siang-malam dan dipasang kamera pengawas.

“Kami juga pasang nomor telepon bantuan psikologis besar-besar di sepanjang jembatan. Kami berjanji tidak akan ada lagi korban.” Saat memberikan  pernyataan resmi di Balai Kota Batu. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jakarta-Bogor Kompak Keracunan MBG, Warganet: Nyawa Anak-anak Jadi Taruhan

9 Mei 2026 - 17:14 WIB

Jembatan H Jusuf Hamka Membentang di Sungai Brantas di Jipurafah Plandaan, 24 x 4.5 M Biaya Rp 850 Juta

8 Mei 2026 - 19:50 WIB

208 Ribu Pelanggan Sudah Nikmati Jaringan Gas PGN

8 Mei 2026 - 19:42 WIB

Diskon PBB dan Transportasi Jadi Kado Spesial Warga Surabaya

8 Mei 2026 - 19:32 WIB

Gunung Dukono Maluku Utara Meletus: Warga Jepang dan Cina Tewas, 18 Pendaki Butuh Dievakuasi

8 Mei 2026 - 18:09 WIB

Gunung Dukono, wilayah Maluku Utara, Jumat pagi, 8 Mei 2026. Ternyata sedang ada puluhan wisatawan asing dan domestik sedang berada di puncak. Akibatnya, dua orang tewas dari Cuna dan Jepang. Lima orang luka ringan. Madih ada 18 pendaki butuh bantuan dari BPBD untuk dievakuasi. Foto: instagram@maluku_utara

Beroperasi Sejak 2017, Poltabes Ringkus 14 Sindikat Perjokian Tes Masuk ke Unesa Surabaya

8 Mei 2026 - 16:20 WIB

Catur Adi: Saya Minta Dihukum Mati Saja! Hakim Tipikor Vonis 13 Penjara Dirut Persiba Balikpapan

8 Mei 2026 - 14:49 WIB

Dialog Kemanusiaan Kapolres Mojokerto dengan Satuan: Istri Suka Pamer Transferan dari Selingkuhan

8 Mei 2026 - 10:55 WIB

4 Gempa Kamis 7 Mei 2026: Terbesar di Selat Sunda Magnetudo 4.6 Tanpa Tsunami

8 Mei 2026 - 09:21 WIB

Trending di Headline