Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Musim Liburan, Antrean Panjang di Pelabuhan Ketapang

badge-check


					Antrean panjang di Pelabuhan Ketapang Perbesar

Antrean panjang di Pelabuhan Ketapang

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

BANYUWANGI, SWARAJOMBANG.COM-PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang memastikan bahwa antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi terjadi akibat meningkatnya volume kendaraan pribadi dan bus selama musim liburan.

Arief Eko Kurniansjah General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang mengatakan, peningkatan jumlah kendaraan mulai terjadi sejak Minggu (21/6/2026). Lonjakan terutama terjadi pada kendaraan wisatawan, seperti bus maupun mobil pribadi.

“Karena sekarang ini lagi musim liburan, sehingga peningkatan volumenya itu untuk kendaraan pribadi dan bus itu 30 persen berbanding dengan hari-hari normal,” ujar Arief ketika on air di Radio Suara Surabaya pada Selasa (23/6/2026).

Untuk mengurai antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang, ASDP melakukan penambahan armada kapal yang melayani penyeberangan ke Gilimanuk. Arief menyebut, kondisi normal jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 28 unit.

Namun, karena terjadi peningkatan volume kendaraan, ASDP menambah tiga kapal untuk mempercepat proses pelayanan.

“Jumlah kapalnya juga sudah kami tambah. Normalnya kan 28 kapal. Jadi kami juga melakukan penambahan kapal,” katanya.

Penambahan tersebut dilakukan di sejumlah dermaga. Satu kapal ditambahkan di Dermaga LCM (Landing Craft Machine), satu kapal di Dermaga Bulusan, dan satu kapal lainnya di Dermaga 2 untuk membantu mengurai kendaraan kecil serta bus.

ASDP juga menerapkan pola operasi tertentu, yakni kapal langsung membongkar muatan dan kembali berangkat untuk mempercepat pergerakan kendaraan, khususnya kendaraan logistik.

“Jadi Dermaga LCM dan Bulusan ini untuk logistik. Kemudian dermaga lainnya untuk bus, mobil pribadi, dan truk ukuran sedang seperti truk sayur,” ujar Arief.

Menurutnya, pola pengoperasian kapal juga menyesuaikan kondisi kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Jika kondisi di sisi Gilimanuk ramai, pola pelayanan akan disesuaikan agar antrean tidak semakin panjang.

Arief menjelaskan, kapal tambahan akan tetap dioperasikan selama volume kendaraan masih tinggi. Keputusan penghentian atau pengurangan armada tambahan akan menyesuaikan kondisi lapangan bersama regulator.

“Kami menyesuaikan dan kami komunikasikan dengan teman-teman regulator di BPTD sini. Kami menyesuaikan kondisi lapangan juga. Kalau masih volume masih seperti ini, ya kami pertahankan pola seperti ini. Tapi kalau nanti kondisinya sudah lebih kondusif, nanti kami bisa sesuaikan,” katanya.

Ia memastikan seluruh kapal berukuran besar saat ini telah dikerahkan untuk membantu kelancaran penyeberangan.

Selain peningkatan volume kendaraan, faktor cuaca juga sempat memengaruhi kelancaran operasional penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.

Arief menyebut, pada Minggu malam mulai pukul 21.00 WIB hingga Senin (22/6/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, kondisi arus laut cukup kuat disertai gelombang yang membuat proses kapal bersandar mengalami kendala.

“Seharusnya bisa sandar 10 menit atau 15 menit, sampai 1 jam tidak bisa sandar. Atau sebaliknya, kapal yang mau keluar dari pelabuhan enggak bisa keluar karena memang kondisi arusnya kencang sekali pada Minggu malam itu,” jelasnya.

Namun, kondisi tersebut berangsur membaik. Hingga Selasa sore, kondisi cuaca dan perairan Ketapang-Gilimanuk masih mendukung operasional penyeberangan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

SPPG di Bawang Batang Langgar SOP: 589 Anak dan Ibu Keracunan, 127 Korban Masih Dirawat

27 September 2026 - 20:22 WIB

Polisi, Komdigi dan Praktisi Talkshow ‘Jangan Asal Viral’ Peluncuran Media APPI di Surabaya

26 September 2026 - 23:07 WIB

Lima Kebohongan Kalapas Cibinong Saat Disidak Ombudsman dan Inspektur Jenderal Imipas

26 September 2026 - 22:12 WIB

Inspektur Imipas Nonaktifkan Lima Pejabat LP Cibinong, Pasca Sidak Ombudsman

26 September 2026 - 18:40 WIB

Yusril Dorong Ombudsman Buka seluruh Temuan dan Izinkan Jurnalis Masuk LP CIbinong

26 September 2026 - 17:56 WIB

Komdigi Bantah Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari

25 September 2026 - 21:23 WIB

451.000 Nyawa di Dunia Terancam Melayang Akibat Gelombang Panas Super El Niño

25 September 2026 - 21:06 WIB

O Smach RS Misterius untuk Ambil Organ Migran secara Paksa, Ada Ruang Mirip Markas Polri

25 September 2026 - 19:40 WIB

Komisi C DPRD Jombang Soroti Proyek Revitalisasi 120 PAUD- SMP Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:32 WIB

Trending di Nasional