Penulis: Arief H. Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
SIDOARJO, SWARAJOMBANG.COM — Seorang wanita dalam kondisi hamil dan menjabat sebagai pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan ditemukan meninggal dunia di dalam mobil plat merah terparkir di area parkir Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Rabu 24 Juni 2026.
Penemuan pertama kali dilakukan sekitar pukul 10.30 WIB, oleh petugas keamanan pengelola area parkir Bandara Juanda.
Kejadian ini mengundang sejumlah pertanyaan dan kini sedang ditelusuri oleh pihak kepolisian.
Identitas Korban
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban dikenal dengan inisial RL, akrab disapa Ruli. Ia menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan.
Sebelumnya, ia pernah bertugas di lingkungan Dinas Perhubungan setempat.
Korban diketahui sudah tidak dapat dihubungi melalui telepon maupun pesan singkat sejak pagi hari Senin, 22 Juni 2026.
Kondisi ini membuat keluarga dan rekan kerjanya merasa khawatir, hingga akhirnya pihak keluarga melaporkannya ke kepolisian sebagai kasus orang hilang.
Kendaraan yang ditemukan bersamanya adalah mobil dinas bernomor plat merah yang tercatat atas nama Dinas PRKP Pemkab Bangkalan.
“Saya mencoba menghubungi nomornya sejak Senin pagi, tapi pesan WA hanya centang satu dan tidak pernah dibalas. Kebetulan anak saya juga berteman dengan anaknya, jadi kami tahu keluarga sudah sangat cemas dan sempat membuat laporan ke polisi karena dianggap hilang tanpa kabar. Kami sangat terkejut mendapati kabar bahwa ia ditemukan meninggal di Sidoarjo,” ujar salah satu staf Dinas PRKP yang enggan disebutkan namanya secara lengkap demi keamanan pribadi, Rabu (24/6).
Informasi lain diperoleh dari rekaman suara yang disampaikan oleh teman seangkatan SMA korban.
“Saya baru tahu kabar ini, ternyata itu Ruli yang ditemukan. Ia memang orang yang dulu aktif di lingkungan Perumda, lalu pindah tugas ke Dishub dan terakhir menjadi Sekretaris di PRKP. Mobil yang dipakainya itu kendaraan dinas milik dinas tempat ia bekerja, bukan kendaraan pribadi.”
Evakuasi
Penemuan pertama kali dilakukan sekitar pukul 10.30 WIB, Rabu (24/6). Petugas mencurigai adanya kendaraan yang terparkir cukup lama dan tidak ada tanda‑tanda pemiliknya, sehingga dilakukan pendekatan dan pemeriksaan.
Setelah memastikan kondisi korban, petugas keamanan segera melaporkan ke Polsek Juanda dan Reskrim Polres Sidoarjo.
Tim kepolisian tiba di lokasi, melakukan pengamanan tempat kejadian perkara, serta memeriksa kondisi kendaraan dan barang‑barang di dalamnya.
Proses evakuasi jenazah dilakukan secara tertib oleh tim Basarnas Juanda, kepolisian dibantu petugas medis, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut melalui prosedur otopsi.
Penyelidikan
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan.
Pihak kepolisian menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan otopsi untuk mengetahui apakah kematian disebabkan oleh faktor kesehatan, kecelakaan, atau dugaan tindak pidana tertentu.
“Kami masih melakukan penelusuran awal, memeriksa kondisi fisik korban, keadaan kendaraan, serta mengumpulkan keterangan dari keluarga dan rekan kerja. Hasil otopsi akan menjadi dasar utama untuk menentukan penyebab kematiannya, apakah ada kaitannya dengan kondisi kehamilan atau faktor lain,” ujar Kepala Unit Reskrim Polsek Juanda, Iptu Joko Susilo, saat dikonfirmasi di lokasi.
Pihak kepolisian juga sedang melacak perjalanan korban sebelum meninggalkan Bangkalan, serta memeriksa riwayat kesehatan dan aktivitas terakhirnya untuk melengkapi berkas penyelidikan.**











