Menu

Mode Gelap

Nasional

Progam Calon Manajer KDMP, Sebulan Tiga Peserta Latsarmil Meninggall Dunia

badge-check


					Foto mendiang Novia Ramadani Sihotang, yang meninggal dunia pada saat mengikuti program latihan dasar militer. Foto: instagram@barisanmuda Perbesar

Foto mendiang Novia Ramadani Sihotang, yang meninggal dunia pada saat mengikuti program latihan dasar militer. Foto: instagram@barisanmuda

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA  SWARAJOMBANG.COM — Dalam tempo sebulan ada tiga korban meninggala dunia, pada saat mengikuti program Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) untuk calon pengelola koperasi menjadi sorotan nasional.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, setidaknya tiga orang peserta dilaporkan meninggal dunia saat menjalani rangkaian kegiatan di lokasi terpisah.

Data Kasus Meninggal

1. Anisa Muyassaroh

– Latar belakang: Lulusan Jurusan Fisika Universitas Airlangga angkatan 2018

– Lokasi latihan: Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan, Kalimantan Timur

– Tanggal: 18 Juni 2026

– Penyebab awal: Serangan panas (heat stroke) akibat aktivitas fisik di cuaca ekstrem

– Sumber: Infografis resmi, laporan Tempo.co, dan keterangan awal penyelenggara

2. Yonanda Muhammad Taufiq

– Lokasi latihan: Satdik Puslatpur Kodiklatad, Baturaja, Sumatera Selatan

– Tanggal: 17 Juni 2026

– Penyebab awal: Henti jantung mendadak (cardiac arrest)

– Sumber: Tempo.co, keterangan Kementerian Pertahanan

3. Novia Rahmadani Sihotang

– Lokasi latihan: Wilayah Sumatera Utara

– Tanggal: Pertengahan Juni 2026

– Keterangan awal: Mengalami penurunan kondisi kesehatan mendadak selama latihan

– Sumber: Liputan6.com, media daring lokal, dan pemantauan perkembangan kasus

Latar Belakang

Latihan ini merupakan bagian dari Seleksi dan Pembinaan Pengelola Inklusif (SPPI) yang ditujukan bagi calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).

Secara resmi, program ini dikoordinasikan oleh Kementerian Koperasi dan UKM dengan pelaksanaan teknis dari TNI di bawah pengawasan Kementerian Pertahanan.

Bertujuan membentuk kedisiplinan, karakter, dan jiwa nasionalisme. Namun, kejadian ini memicu pertanyaan mengenai kesesuaian materi latihan militer standar bagi peserta yang bukan prajurit.

Respon

Kementerian Pertahanan
Melalui Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Informasi Pertahanan, menyatakan:

“Kami menyampaikan belasungkawa mendalam. Tim gabungan sedang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem seleksi kesehatan, intensitas latihan, dan pengawasan medis selama kegiatan. Penanganan medis sudah diberikan sesuai prosedur, namun kami akan perbaiki segala kekurangan yang ada.” Kutipan rilis resmi Kemenhan, 21 Juni 2026

Sementara itu, Kementerian Koperasi & UKM Menyatakan akan berkoordinasi penuh dengan TNI dan Kemenhan:

“Keselamatan peserta adalah prioritas utama. Kami menunggu hasil evaluasi untuk menentukan apakah program ini perlu disesuaikan agar tetap aman dan sesuai tujuan pembinaan.” demikian kutipan dari Antara News, 22 Juni 2026

Pandangan pengamat kebijakan publik, Dr. Indra Jaya, menilai: “Latihan militer bukan solusi satu‑satunya untuk membentuk karakter pengelola koperasi. Perlu ada penyesuaian standar kesehatan awal dan skala latihan yang disesuaikan dengan kondisi fisik peserta sipil.” Hasil Wawancara dengan Kompas.com, 23 Juni 2026. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mentan: Naiknya Harga Beras akibat Kecurangan Produsen

4 September 2026 - 19:49 WIB

Karhutla, Ditutup Total Kawasan Wisata Kawah Ijen

4 September 2026 - 19:39 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 21:05 WIB

Sidoarjo-Nganjuk Terus ke Jombang: 256 dan 4 Guru SMPN 1 Kabuh Keracunan MBG

3 September 2026 - 20:35 WIB

Agar Tetap Eksis Google Lakukan Ribuan Perubahan Sistem Dalam Setahun

3 September 2026 - 19:33 WIB

Dua Tahun Lagi Pisang Cavendish Lumajang Eskpor

3 September 2026 - 19:09 WIB

53 Siswa dan Satu Guru SMAN 3 Nganjuk Diduga Keracunan Makan MBG

2 September 2026 - 21:26 WIB

Menurut Bank Dunia, Kemiskinan RI Lebih Buruk dari Timor Leste

2 September 2026 - 19:07 WIB

Membengkak Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Mencapai 566 Santri/ Siswa

2 September 2026 - 15:07 WIB

Trending di Nasional