Menu

Mode Gelap

Hukum

Ibu dan Anak Tewas, Korban Ledakan yang Terjadi di Rumah Polisi di Puri Mojokerto

badge-check


					Rumah milik Ipda Maryudi seorang anggota polisi di Mojokerto, menyebabkan ibu dan anaknya meninggal dunia. Insiden ini terjadi  di desa Sumolawang, kecamatan Puri, kabupaten Mojokerto, Senin, 13 Januari 2025. Instagram@aslimojoktertocom Perbesar

Rumah milik Ipda Maryudi seorang anggota polisi di Mojokerto, menyebabkan ibu dan anaknya meninggal dunia. Insiden ini terjadi di desa Sumolawang, kecamatan Puri, kabupaten Mojokerto, Senin, 13 Januari 2025. Instagram@aslimojoktertocom

Penulis: Wibisono  | Editor: Priyo Suwarno

MOJOKERTO, SWARAJOMBANG.COM–  Propam Polres Mojokerto telah mengamankan Aipda Maryudi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut, setelah terjadi ledakan di rumahnya, yang menyebabkan dua orang korban keninggal dunia.

Insiden ini terjadi pada hari Senin pagi sekitar pukul 09.00, 13 Januari 2025, di di rumah milik Ipda Maryudi di desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Mojokerto. Maryudi adalah anggota polsek polisi yang bertugas bagian  Polsek Dlanggu, Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Irham Kustarto menyatakan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk mendalami peran pemilik rumah dalam insiden ini, termasuk melalui penyelidikan internal oleh Satreskrim. “Pemilik rumah saat ini sedang diperiksa oleh Propam dan Satreskrim. Kami mendalami seluruh aspek, termasuk dari sisi internal kepolisian,” ujar Irham.

Korban tewas adalah Luluk Sudarwati (32) dan putranya, Kaffa (3). Ibu dan anak ini tinggal di sebuah rumah bersebelahan dengan  rumah Ipda Maryudi. Kejadian ini membuat warga setempat panik dan segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak berwenang.

Pada saat terjadi ledakan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, saat rumah dalam keadaan kosong. Aipda Maryudi sedang bertugas, istrinya bekerja, dan kedua anak mereka sudah berangkat ke sekolah.Ledakan menghancurkan rumah Maryudi hingga 95% dan merusak tiga rumah di sekitarnya. Warga melaporkan bahwa dentuman keras terdengar hingga radius 3 kilometer.

Akibatnya, rumah anggota Polri itu hancur sekitar 95%. Hebatnya ledakan menyebabkan rumah Luluk Sudarwati (41) rusak sekitar 60%.  Rumah anggota polisi itu hancur, sementara dua rumah tetangga lainnya Warsono dan Eko Khoirul (49) rusak ringan bagian atapnya. Total 4 rumah yang rusak akibat ledakan tersebut.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa ledakan mungkin disebabkan oleh tabung gas elpiji atau tumpukan barang elektronik yang ada di dapur rumah Maryudi. Tim forensik dari Polda Jawa Timur sedang melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti ledakan.

Petugas juga membawa sejumlah barang bukti di antaranya Tim forensik menemukan beberapa barang bukti, termasuk tabung elpiji 3 kilogram dan peralatan elektronik. Barang-barang ini diamankan untuk analisis lebih lanjut guna menentukan penyebab ledakan. Menurut beberapa orang tetangga, setelah terjadi ledakan itu, tercium bau seperti belerang. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Darkweb Pecahkan Surat dari Iblis yang Ditulis Biarawati Abad ke-17

18 Maret 2026 - 21:05 WIB

Achmat Rifqi: Desak TNI Terbuka dalam Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

18 Maret 2026 - 20:28 WIB

Denpom Menahan 4 Anggota Denma BAIS TNI dalam Kasus Penyiraman Air Keras kepada Andrie Yunus

18 Maret 2026 - 15:52 WIB

Gus Alex Susul Gus Yaqut Masuk Tahanan KPK, Kasus Penyelewengan Kuota Haji

17 Maret 2026 - 17:11 WIB

Bikin Resah dan Ganggu Ketertiban, Pemilik Sound Horeg Bakal Diseret ke Meja Hijau Usai Lebaran

17 Maret 2026 - 16:19 WIB

Polres Jombang Salurkan 3,3 Ton Zakat Fitrah kepada Masyarakat

17 Maret 2026 - 15:50 WIB

Kasus Pembunuhan di Bali, Hakim Vonis 2 WNA 16 Tahun Penjara Jaksa Ajukan Banding

17 Maret 2026 - 12:22 WIB

Sayembara Berhadiah Rp10 Juta dari Gerindra: Beri Info Mafia Migas!

17 Maret 2026 - 12:01 WIB

Pemkab Kutim Beli 2 Unit Mobil Penyadap Sinyal, KNPI Desak Aparat Hukum Bertindak

17 Maret 2026 - 00:50 WIB

Trending di Hukum