Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno
JEMBER, SWARAJOMBANG.COM – Longsor dahsyat akibat hujan lebat di belakang GOR Kaliwates, Jalan Nusantara, Kaliwates Kidul, pada 21 Januari 2026, merobohkan tembok pagar sepanjang 22 meter hingga kedalaman 25 meter.
Akibatnya, satu unit mobil dinas Diskominfo Jember (Toyota Innova P-1273-GP) yang terparkir di lokasi ikut terbawa longsor ke sungai, meskipun untungnya tidak ada korban jiwa.
Kejadian memicu sekitar pukul 16.30 WIB karena tanah rawan longsor yang terlemahkan oleh curah hujan intensitas sedang hingga tinggi.
BPBD Jember langsung bertindak cepat dengan mengerahkan alat berat untuk evakuasi, berhasil memindahkan kendaraan ke tempat aman menjelang malam hari.
Faktor pendorong utama adalah kondisi tanah urukan yang tidak kokoh dan kurangnya sistem penahan pada tembok pagar yang dibangun sekitar 2004-2005, sehingga sudah rapuh.
Kepala Pelaksana BPBD Jember, Edy Budi Susilo, memimpin upaya penanganan bersama relawan dan pihak terkait, termasuk memasang terpal untuk menjaga area.
Pihak berwenang juga mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap cuaca buruk dan risiko longsor di zona rentan.
Penyebab Utama
Dalam keterangan kepada wartawan, Edy Budi Susilo menjelaskan bahwa hujan deras pada Rabu (21/1/2026) menjadi pemicu pokok longsor di kawasan tersebut.
Tanah urukan yang mudah tergerus air hujan, ditambah lemahnya dinding penahan pada pagar sepanjang 22 meter, memperburuk situasi.
Tembok tua berusia lebih dari 20 tahun itu gagal menahan tekanan tanah, sehingga longsor mencapai 25 meter dan menyeret mobil dinas ke aliran sungai.
BPBD menegaskan bahwa perpaduan cuaca ekstrem dan infrastruktur usang sebagai akar masalah.**











