Menu

Mode Gelap

Headline

DLH Jombang Sudah Angkut 300,3 Ton Limbah B3 Slag Aluminium dari Situs Blawu

badge-check


					Menggunakan alat berat petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Jombang, telah memindahkan limbah B3 berupa slag aluminium di area situs purbakala Mbah Blawu, Sukosari, Jogorot, Jombang. Hingga kini DLH sudah mengeruk 300,3 ton limbah. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Menggunakan alat berat petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Jombang, telah memindahkan limbah B3 berupa slag aluminium di area situs purbakala Mbah Blawu, Sukosari, Jogorot, Jombang. Hingga kini DLH sudah mengeruk 300,3 ton limbah. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |     Editor:  Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang kembali melaksanakan kegiatan pemulihan lahan yang terkontaminasi limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) berupa slag aluminium di Situs Mbah Blawu Segmen 3, Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto.

Situs Mbah Blawu di Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, terkontaminasi limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) berupa slag aluminium karena pada area tersebut sekitar tujuh tahun lalu pernah digunakan sebagai tempat pembuangan limbah B3 secara ilegal.

Limbah berupa serbuk logam aluminium tersebut dikemas dalam karung dan ditumpuk di permukaan situs sehingga mengeras seperti batu.

Tidak ada yang mengetahui pasti siapa pelaku pembuangan limbah ini, dan limbah tersebut mengelilingi bangunan situs sehingga menghambat upaya ekskavasi dan pelestarian situs purbakala ini.

Kondisi kontaminasi ini menyebabkan kerusakan fisik situs, yang masih menyimpan banyak misteri sejarah dan dianggap memiliki nilai arkeologi penting dari era Mpu Sindok, sehingga pemerintah daerah melalui DLH dan instansi terkait melakukan pemulihan dan pembersihan limbah demi menjaga kelestarian sejarah dan lingkungan sekitar.

DLH memasang tanda bahaya di lokasi pembuangan limbah B3 slag aluminium di area situs purbakala Mbah Blaru, di desa Sukosari kecamatan Jogorot0, Jombang. Pembersihan sudah dilaksanakan sejak 2023-2025 dan dilanjutkan hingga kini. Foto: jombangkab.go.id

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari upaya pemulihan lingkungan yang telah dilakukan pada Segmen 1 dan 2 pada tahun 2023 dan 2024, dilkasanakan pada bulan September 2025.

Sebanyak 300.300 kg limbah B3 berhasil diangkut dan dikelola sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Proses pengangkutan dan pengelolaan limbah ini sepenuhnya didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jombang Tahun 2025.

Proses pemulihan lahan dimulai dengan identifikasi dan pemetaan area terdampak untuk menentukan batas luas serta kedalaman kontaminan yang perlu ditangani. Selanjutnya, tanah yang terkontaminasi slag aluminium diangkut secara bertahap menggunakan excavator.

Semua limbah B3 yang telah diangkat kemudian diangkut oleh transporter untuk diserahkan kepada PT Semen Indonesia sebagai pihak pengelola.

Setiap tahapan proses diawasi ketat oleh petugas DLH agar sesuai dengan prosedur teknis dan prinsip kehati-hatian guna mencegah penyebaran kontaminasi lebih luas.

Langkah ini menjadi bukti konkret komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menjaga kelestarian lingkungan serta melestarikan warisan sejarah dan budaya lokal.

Situs Mbah Blawu tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga merupakan bagian dari identitas masyarakat setempat yang harus dilindungi dari pencemaran dan kerusakan lingkungan.

DLH Kabupaten Jombang menegaskan bahwa kegiatan pemulihan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga merupakan bagian dari upaya edukasi dan penyadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.

Harapannya, praktik pembuangan limbah B3 secara ilegal yang dapat mencemari tanah, air, dan mengancam kesehatan masyarakat dapat dihilangkan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polisi Bidik Bea Cukai Jatim, Diduga Terlibat Penyelundupan 76.000 Ponsel China Ilegal Masuk Sidoarjo

25 April 2026 - 00:04 WIB

Rudy Mas’ud Angkat Adik Jadi Tim Ahli: Apa Bedanya dengan Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 23:02 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 22:00 WIB

Dibatasi Maksimal 5 Pak Pembelian Beras SPHP 

24 April 2026 - 19:06 WIB

Terekam CCTV, Rumah Kades Hoho Alkaf Dilempar Bom Molotov Mobilnya Hangus

24 April 2026 - 16:52 WIB

Setelah mengalami pengeroyokan di mapolsek sebulan lalu, Jumat dinihari 24 April 2026, rumah kades Hoho Alkad disatroni teroris. Pelaku melempar bom molotov di garasi mobilbya. Mobil Honda Turbonya terbakar. Foto: Instagram@ hoho_alkaf

Basalamah Mengaku tak Tahu Uang Rp8,4 Miliar yang Diserahkan ke KPK

24 April 2026 - 15:24 WIB

Dandy Pratama Wahyu Pemuda Asal Candipuro Lumajang, Korban Tewas Terjun dari Jembatan Cangar Batu

24 April 2026 - 14:30 WIB

Di Balik Perang Teluk, China Kuasai Cadangan Minyak 1,4 Miliar Barel

24 April 2026 - 09:22 WIB

Peringatan Hati Bumi, Tanam Pohon dan Bunga di Lingkungan Kantor Pemkab Jombang

24 April 2026 - 08:29 WIB

Ibu ibu PKK dan ASN di kantor pemkab Jomban, menanan pohon dan bunga peringati Hari Bumi, Rabu 23l2 April 2026. Foto: jombangksb.go.id
Trending di Headline