Menu

Mode Gelap

Nasional

Disdikbud Jombang Latih Juru Rawat Cagar Budaya untuk Lindungi Warisan Sejarah

badge-check


					Disdikbu Pemkab Jombang menyelenggarakan pelatihan juru pelihara cagar budaya, Kamis 8 Januari 2026. Foto: swarajombang.com/ elok apriyanto Perbesar

Disdikbu Pemkab Jombang menyelenggarakan pelatihan juru pelihara cagar budaya, Kamis 8 Januari 2026. Foto: swarajombang.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, gencar melatih juru pelihara cagar budaya melalui pembinaan intensif. Langkah ini bertujuan membekali mereka dengan kemampuan optimal untuk merawat situs-situs bersejarah di berbagai penjuru kabupaten.

Pembinaan dipimpin langsung oleh Pamong Budaya Disdikbud Jombang, Anom Antono, sebagai wujud komitmen Pemkab dalam menjaga aset budaya berharga. Anom menekankan peran krusial juru pelihara sebagai garda terdepan dalam menjaga, merawat, dan mengawasi warisan tersebut.

Menurutnya, cagar budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan identitas serta kekayaan budaya daerah yang wajib dilestarikan secara berkesinambungan.

“Para juru pelihara punya beban tanggung jawab tinggi agar situs tetap prima dan aman. Pembinaan ini diharapkan memperkaya pemahaman mereka soal tugas, fungsi, serta prosedur perawatan standar,” kata Anom saat membuka acara, Kamis (8/1/2026).

Materi yang disampaikan meliputi dasar-dasar cagar budaya, teknik perawatan ringan, mekanisme pelaporan kondisi situs, serta strategi antisipasi kerusakan atau perusakan. Tak hanya teori, peserta juga mengikuti sesi diskusi untuk membagikan tantangan lapangan dan menyusun solusi kolektif, tambah Anom.

Kegiatan ini disambut antusias oleh juru pelihara cagar budaya se-Kabupaten Jombang. Mereka menganggap pelatihan itu sangat membantu memperluas pengetahuan sekaligus mempererat kolaborasi dengan Disdikbud dalam misi pelestarian.

Disdikbud Jombang optimistis pembinaan rutin seperti ini akan memaksimalkan upaya pelestarian. Dengan begitu, nilai sejarah dan budaya dari situs-situs tersebut bisa lestari dan diwariskan ke generasi berikutnya, tutup Anom. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Helikopter Jatuh di Bukit Tapang Tingan Sekadau, SAR 24 Jam Operasi Evakuasi 8 Jenazah

17 April 2026 - 22:50 WIB

Aksi Unjuk Rasa Massa GMNI Bermuara Dialog di Gedung DPRD Jombang

17 April 2026 - 19:27 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 8): Kejahatan di Jalur Emas

17 April 2026 - 15:34 WIB

Pertemuan Tertutup Tim KPK dengan Pejabat Pemkab Jombang, Bahas Gratifikasi

17 April 2026 - 15:03 WIB

Helikopter Angkut 8 Orang, Jatuh di Hutan Tapang Tingang Sekadau

16 April 2026 - 22:38 WIB

Pemkab Langsung Menutup MBG: Sebanyak 155 Siswa SD-SMP-SMA di Anambas Diduga Keracunan

16 April 2026 - 18:24 WIB

1.939 Jiwa Warga Solo Terdampak Banjir Luapan Kali Jenes, BMKG Masih Bisa Turun Hujan Lagi

16 April 2026 - 16:00 WIB

Pemuda Pujon Terima Paket Hadiah Menang Lomba Tulis, Ternyata Berisi Narkoba dari Perancis

16 April 2026 - 11:57 WIB

Penyelam Lakeguard Sarangan Temukan Botol Berisi Benda Mistis, Babinkamtibmas: Jangan Macam macamlah!

16 April 2026 - 10:29 WIB

Trending di Headline