Menu ✖

Mode Gelap

Figur

Alasan KPK Geledah Rumah Ridwan, Kerugian Ratusan Miliar

badge-check


					Alasan KPK Geledah Rumah Ridwan, Kerugian Ratusan Miliar Perbesar

Penulis : Jayadi | Editor : Aditya Prayoga

JAKARTA-SWARAJOMBANG.COM: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), terkait dugaan korupsi di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).

Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan berdasarkan keterangan saksi yang diperoleh penyidik. “Didasari keterangan saksi maka perlu geledah untuk memastikan ada tidaknya kaitan dengan perkara dan juga membuat terang perkara BJB,” ujarnya, Selasa (11/3/2025).

Dalam kasus ini, KPK mengungkap adanya kerugian negara yang ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah. “Ratusan miliar,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat menanggapi pertanyaan tentang besaran kerugian negara.

Baca juga
Polemik Letkol Teddy Masihkah Berlanjut Setelah Panglima TNI Tegas Berkata Seperti Ini

Baca juga
Info Penting: Wisuda SMA/SMK Dihapus oleh Dindik Jatim

Hingga saat ini, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka, meski identitas mereka belum diumumkan. Fitroh menyebut bahwa kasus ini berkaitan dengan proyek pengadaan iklan. “Terkait dugaan korupsi pengadaan iklan,” jelasnya. KPK berjanji akan mengungkap lebih lanjut duduk perkara kasus ini dalam waktu dekat.

Menanggapi penggeledahan tersebut, RK menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dengan proses hukum yang sedang berjalan. “Tim KPK sudah menunjukkan surat tugas resmi, dan kami selaku warga negara yang baik sangat kooperatif dan sepenuhnya mendukung dan membantu tim KPK secara profesional,” katanya, Senin (10/3).

KPK terus mendalami kasus ini guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas dugaan korupsi di Bank BJB.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polrestabes Surabaya Tangkap Tiga Anggota DPRD karena Narkoba

30 September 2026 - 19:24 WIB

Ratusan Sopir dan Truk Ancam Menginap di Kantor Gubernur dan Pertamina Surabaya, Belum ada Respon dari Pejabat

30 September 2026 - 19:17 WIB

Usai Putusan MK, YLKI Dorong Label Peringatan Gula, Garam, Lemak

30 September 2026 - 19:03 WIB

Strategi Hub-to-Network: Bagaimana Jet Kecil Scoot Mengubah Peta Ekonomi Bilateral RI-Singapura

30 September 2026 - 18:44 WIB

Mengapa Kompas Buatan Bangsa Tiongkok 241 SM, Menunjuk ke Arah Selatan?

30 September 2026 - 18:28 WIB

Tiga Petugas Damkar Pangkep Gugur dan Empat Luka Berat, Laka Tunggal Saat Berangkat ke Lokasi Karhutla

30 September 2026 - 16:57 WIB

Gempa Magnetudo 4.5 Guncang Aceh Barat Daya, tidak Terjadi Tsunami

30 September 2026 - 16:11 WIB

SAR Temukan Jasad Surono Korban Virgo 8, Dimakamkan di Diwek Jombang

30 September 2026 - 15:45 WIB

Aksi Demo Ratusan Sopir Truk Jalur Frontage Yani Surabaya Lumpuh Total, Tuntut Hapus Barcode Solar

30 September 2026 - 14:46 WIB

Trending di Nasional