Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Pangdam Rudi Saladin Tinjau Lahan 86 Ha di Grobogan Mojowarno Calon Markas Batalyon TP

badge-check


					Lahan seluas 86 ha di desa Grobogan, Mojowarno, Jombang, ditinjau oleh Pangdam Mayjen TNI Rudi Saladin, akan digunakan sebagai markas Batalyon TP. Foto: diskominfo pembak jombang Perbesar

Lahan seluas 86 ha di desa Grobogan, Mojowarno, Jombang, ditinjau oleh Pangdam Mayjen TNI Rudi Saladin, akan digunakan sebagai markas Batalyon TP. Foto: diskominfo pembak jombang

Penulis: Arief H. Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudi Saladin melakukan peninjauan lahan di desa Grobogan, kecamatan Mojowarno, kabupaten Jombang, Kamis (4/6/2026).

Beserta rombongan melakukan peninjauan langsung lahan indikatif Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan markas Brigade Infanteri (Brigif) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP).

Kunjungan kerja Pangdam didampingi oleh Dandim 0814/Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han., serta dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jombang, pihak Perhutani, Forkopimcam Mojowarno, tokoh masyarakat, hingga perwakilan kelompok tani setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0814/Jombang memaparkan rincian rencana pembangunan yang akan digarap di atas lahan seluas 86,49 hektare.

Tahap awal pembangunan akan difokuskan pada pembangunan empat unit barak prajurit, perumahan dinas, gudang penyimpanan munisi kaliber kecil, serta berbagai fasilitas penunjang operasional lainnya.

Pangdam V/Brawijaya dalam arahannya menyampaikan bahwa pembangunan satuan Yonif Teritorial Pembangunan di wilayah Jawa Timur akan dilaksanakan secara bertahap dan terencana.

Pangdam V/Brawijaya dalam arahannya menegaskan bahwa pembangunan satuan Yonif Teritorial Pembangunan di wilayah Jawa Timur ini merupakan bagian nyata dari program besar pemerintah sebagaimana dicanangkan Menteri Pertahanan.

Sesuai rencana strategis, tahun 2026 ini Indonesia resmi memulai pembangunan tambahan satuan hingga mencapai 750 sampai 1.000 batalion baru di seluruh Indonesia hingga tahun 2029 guna memperkuat sistem pertahanan wilayah.

Pangdam juga menekankan pentingnya sosialisasi mendalam kepada para petani dan pesanggem yang berkegiatan di sekitar lokasi, serta perlu melibatkan masyarakat lokal dalam proses pembangunan.

Hal ini bertujuan agar kehadiran satuan baru ini dapat memberikan dampak positif dan manfaat ekonomi nyata bagi warga sekitar.

Selain menargetkan penyelesaian pembangunan empat barak tahap awal pada pertengahan Juli 2026, Pangdam menegaskan bahwa program pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan yang digagas pemerintah merupakan langkah strategis. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perlu Langkah Konkret, Ancaman Karhutla hingga 2027

20 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Kunjungi Tiga Rumah Manik di Plumbon Gambang, Arumi Bachin Ajak Ibu ibu Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari

20 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Hari Purnomo: Jumlah UMK Jombang Naik Jadi 18.850 Unit, Koperasi Aktif 1.020 Unit

20 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Rakyat Kalteng Menyegel Kantor Gubernur, Agustiar Sabran Pamit Pergi dan Tidak Kembali

19 Oktober 2026 - 21:45 WIB

20 Hari Sebelumnya Karhutla Gambut Bisa Diprediksi

19 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Jatim Siapkan Peluncuran Trans Jatim Koridor-2 Akhir Oktober 2026

19 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Perpres Baru Jamin Ojol Kerja di Banyak Aplikator

19 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ketua Bapemperda Jombang, Kartiyono: Siapkan Roadmap Wisata, Jangan Disimpan di Rak Buku Saja!

19 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Warga Banjaragung Ringkus Seorang Pengamen Diduga Bakar Lahan, Kobaran Api Hingga 800 M2

19 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Trending di Nasional