Penulis: Mulawarman | Editor: Priyo Suwarno
TANJUNG SELOR, SWARAJOMBANG.COM – Kompleks Kantor Bupati Bulungan, Kalimantan Utara, di kawasan pusat pemerintahan Tanjung Selor, dilalap si jago merah pada Rabu malam hingga Kamis dini hari, 20-21 Mei 2026.
Api berkobar sangat hebat dan sempat membesar, menghanguskan sebagian besar bangunan utama tempat pusat administrasi pemerintahan kabupaten berada.
Kebakaran ini pertama kali diketahui sekitar pukul 23.45 WITA, saat petugas keamanan dan warga sekitar melihat asap hitam tebal mengepul keluar dari bagian sayap timur gedung kantor bupati.
Dalam waktu singkat, api dengan cepat merambat ke bagian tengah dan atap bangunan, diperparah dengan kondisi angin malam yang cukup kencang sehingga nyala api makin membesar dan sulit dikendalikan di awal penanganan.
Secara resmi dan data pasti:
- Sekitar 60–65% luas gedung utama terbakar/hangus total
- Lantai 2: 100% habis (ruang Bupati, Sekda, Wabup, ruang rapat, administrasi)
- Lantai 1: sekitar 30–40% rusak (terkena asap, panas, dan sedikit api; sebagian masih aman)
- Bangunan lain di kompleks (Gedung Serbaguna/Tenguyun): TIDAK TERBAKAR
Keterangan dari Kalaksa BPBD Tanjung Selor, “Secara keseluruhan, kerusakan mencapai sekitar 62% dari total luas bangunan utama. Bagian atas habis seluruhnya, bagian bawah hanya rusak sebagian, struktur bangunan masih berdiri tapi atap lantai 2 ambruk.”
Penegasan Bupati Syarwani, “Lantai dua ludes tak tersisa, lantai bawah masih ada yang selamat, sekitar separuh lebih gedung ini hilang terbakar.”
Penangan dan Evakuasi
Begitu mendapat laporan darurat, puluhan unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai titik dikerahkan ke lokasi.
Tidak hanya dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bulungan, bantuan juga datang dari instalasi pemadam milik TNI/Polri, Pertamina, dan perusahaan swasta sekitar untuk memblokir dan memadamkan api.
Total ada sekitar 8 unit mobil pemadam yang berjuang menyemprotkan air ke sekujur bangunan. Api baru berhasil dikuasai dan benar-benar dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 02.30 WITA dini hari.
Karena kobaran api sangat besar dan struktur bangunan cukup luas, tim harus bekerja ekstra keras selama hampir 3 jam lamanya agar api tidak menjalar ke bangunan lain di sekitar kompleks kantor.
Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, mengingat pada jam tersebut seluruh kantor sudah kosong dan tidak ada aktivitas pegawai.
Namun, kerugian materiil dipastikan sangat besar karena gedung utama, peralatan kantor, dokumen-dokumen penting, dan aset pemerintahan banyak yang hangus tidak terselamatkan.
Keterangan Resmi
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulungan, Ahmad Yani, yang memimpin langsung operasi pemadaman memberikan keterangannya di lokasi pasca kejadian.
“Benar terjadi kebakaran hebat di Gedung Kantor Bupati Bulungan malam tadi. Api pertama kali terlihat dari arah ruang pelayanan dan administrasi umum, lalu cepat sekali merambat ke ruang-ruang lain karena sebagian besar langit-langit bangunan masih terbuat dari bahan yang mudah terbakar,” ungkap Ahmad Yani.
Dari hasil pengecekan awal tim penyidik penyebab kebakaran, dugaan sementara mengarah pada korsleting arus listrik. Didapatkan informasi bahwa sebelumnya sempat terdengar suara letupan kecil dari dalam, sebelum akhirnya muncul api. Diduga ada instalasi kabel yang sudah tua atau arus pendek yang tidak terdeteksi, lalu memicu percikan api yang kemudian meluas tak terkendali.
“Penyebab sementara kami duga kuat ada hubungan arus pendek listrik. Kami juga menemukan ada instalasi kabel yang memang sudah lama dan mungkin tidak kuat lagi menahan bekan arus. Ini masih dalami lagi, tapi yang pasti kerugiannya cukup besar karena banyak barang dan berkas yang sudah terbakar habis,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Bulungan, Syarwani, yang langsung meninjau lokasi pasca kejadian menyayangkan peristiwa this dan memerintahkan tim untuk segera melakukan inventarisasi kerugian. Ia juga memastikan pelayanan pemerintahan tidak akan terhenti, dan akan segera diatur lokasi sementara agar pelayanan publik tetap berjalan.
“Ini musibah besar bagi kita semua. Kami berterima kasih kepada tim pemadam, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat yang sudah bahu-membahu membantu memadamkan api. Kami pastikan dokumen vital yang sempat diselamatkan aman, dan dalam waktu dekat kita akan pindah sementara ke gedung lain agar pelayanan ke warga tidak terganggu sama sekali,” tegas Bupati Syarwani.
Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti dan meneliti titik awal kebakaran, sekaligus mengamankan lokasi agar tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan. Puing-puing bangunan yang rawan runtuh juga sedang dibersihkan secara bertahap.
Fakta Kebakaran
1. Lokasi: Kantor Bupati Bulungan, Kaltara
2. Waktu: Rabu malam – Dini hari, 20 Mei 2026 (koreksi tahun)
3. Waktu kejadian: 23.45 WITA, selesai 02.30 WITA.
4. Penyebab: Dugaan Korsleting Listrik
5. Tidak ada korban jiwa**











