Menu

Mode Gelap

Hukum

Nekad Oplos Elpiji Bersubsidi, Dua Pria Dibekuk Satreskrim Polres Jombang

badge-check


					barang bukti tabung elpiji yang diamankan petugas Perbesar

barang bukti tabung elpiji yang diamankan petugas

Penulis: Arief H Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Satreskrim Polres Jombang berhasil mengungkap adanya praktik pengoplosan elpiji 3 kilogram di wilayah hukumnya. Hasilnya, petugas membekuk dua orang pria yang lakukan praktek curang tersebut. Keduanya diringkus di lokasi yang berbeda dengan sejumlah barang bukti.

Pertama, diamankan seorang pria bernama Ahmad Fuad Hasan (39), warga Dusun Tanjung Anom, Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek. “Tersangka ini kita amankan di rumahnya pada Selasa (14/4/2026) ketika tengah lakukan pengoplosan elpiji tabung 3 kilogram ke tabung 12 kilogram non subsidi,” ungkap AKP Dimas Robin Alexander, Kasatreskrim, Jumat (1/5/2026).

Dalam aksinya, tersangka tersebut menggunakan alat dari pipa besi, kemudian dijual kembali untuk keuntungan pribadi. “Kita amankan puluhan tabung elpiji 3 kilogram dan 12 kilogram, alat suntik rakitan, timbangan digital, serta sejumlah peralatan pendukung lainnya,” jelasnya.

Selanjutnya, petugas berhasil amankan tersangka kedua, sehari kemudian. Dia adalah M Taufik (48), warga Perumahan Griya Kalijaring Indah, Desa Kalikejambon, Kecamatan Tembelang. “Kita amankan di rumahnya dengan aksi yang serupa, pemindahan isi elpiji subsidi ke tabung non subsidi menggunakan selang regulator,” kata Dimas.

Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya informasi masyarakat yang curiga mendapati aktifitas di rumah kedua tersangka. Dari hal itu, petugas segera lakukan penyelidikan. Ternyata benar, kecurigaan terbukti. Keduanya melakukan aksi curang tersebut. “Gas hasil oplosan kemudian dijual kembali sekitar Rp150 ribu per tabung,” lanjutnya.

Dari penangkapan keduanya, barang bukti berupa puluhan tabung elpiji, selang regulator, serta kendaraan roda tiga yang digunakan untuk operasional.

Atas perbuatanya, kedua pelaku dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah, dengan ancaman pidana penjara. “Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengungkap aksi serupa yang jelas-jelas merugikan masyarakat maupun negara,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Empat Pelaku Komplotan Curanmor Dibekuk Polisi Jombang

30 Juni 2026 - 19:34 WIB

Korsleting Listrik, Tiga Kamar Tidur Ludes Dilalap Api

29 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kasatreskrim dan Delapan Kapolsek jajaran Polres Jombang Resmi Berganti

26 Juni 2026 - 13:41 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pakan Ayam Tabrak Pembatas Jembatan

24 Juni 2026 - 19:52 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Mobil Tabrak Belakang Truk, 1 Tewas dan 1 Luka Parah

12 Juni 2026 - 14:26 WIB

Polresta Sidoarjo Diancam Didemo Lantara Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur

9 Juni 2026 - 19:16 WIB

Curanmor di Jombang Kembali Marak, Sekali Beraksi Pelaku Gondol 2 Motor

4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Satu Pelaku Begal HP Tak Berkutik Dibekuk Polisi

2 Juni 2026 - 14:39 WIB

Trending di Hukum