Penulis: Arief H. Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMVABG.COM— “Api tiba-tiba menyala besar dari gudang, langsung saya teriak minta tolong warga biar cepat padamkan sebelum meluas!”.
Demikian cerita penjaga SMP Negeri 2 Sumobito, Jombang, Alam Kurniawan, saat menjadi saksi pertama kebakaran yang melanda gudang sekolah pada Jumat sore (17/4/2026).
Dari kedatangan 17.55 WIB, hingga 19.10 WIB petugas Damkar berhasil padamkan api.
Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan baru berhasil dipadamkan dua jam kemudian oleh petugas damkar.
Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian diperkirakan Rp10 juta, akibat rusaknya atap gudang seluas 3×5 meter beserta bangku siswa dan peralatan sekolah di dalamnya.
Kronologi
- 17.40 WIB: Alam Kurniawan melihat api muncul di gudang penyimpanan bangku dan peralatan sekolah, langsung berteriak memanggil warga.
Warga sekitar dan perangkat desa bergegas membantu memadamkan dengan alat seadanya, termasuk air dari kamar mandi siswa. - 17.47 WIB: Laporan diterima Pos Damkar Jombang; tim berangkat dari Pos Damkar Mojoagung.
- Sekitar 17.55 WIB: Petugas tiba dan langsung lakukan pemadaman serta pendinginan dengan 2 unit mobil fire pumper truk.
- 19.10 WIB: Api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Kepolisian kini olah TKP dan periksa saksi untuk konfirmasi penyebab. Kasus ini jadi pengingat pentingnya perawatan instalasi listrik di fasilitas sekolah.**











