Menu

Mode Gelap

Politik

Inilah Empat Hal Yang Harus Dimiliki Santri Menurut Menko Muhadjir

badge-check


					Menko PMK, Muhadjir Effendy. (Foto: SWARAJOMBANG.com/ Anwar Hudijono) Perbesar

Menko PMK, Muhadjir Effendy. (Foto: SWARAJOMBANG.com/ Anwar Hudijono)

Penulis: Anwar Hudijono | Editor: Ipong D Cahyono

MUSI BANYUASIN, SWARAJOMBANG.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan bahwa ada empat yang harus dimiliki oleh para santri yaitu sehat, cerdas, kuat, dan berakhlakul kharimah.

“Saya yakin para santri di sini memiliki budi pekerti yang baik dan berakhlakul karimah, tetapi itu saja tidak cukup untuk menjadi pemimpin-pemimpin masa depan pada tahun 2045, para santri juga harus sehat, cerdas, dan kuat,” ucap Muhadjir saat memberikan sambutan pada acara Pidato Kebangsaan dan Do’a Bersama Untuk Negeri di Stable Berkuda Sekayu, Musi Banyuasin, Rabu (8/11/2023).

Muhadjir menyebut, sehat di sini adalah pondok-pondok pesantren harus mengutamakan kesehatan para santrinya mulai dari cara hidup hingga kondisi lingkungan di mana nantinya dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing.

“Yang kedua cerdas, kita tidak mungkin akan menghasilkan SDM unggul tanpa kecerdasan yang tinggi, pesantren diharapkan dapat membentuk para santrinya menjadi anak-anak yang cerdas,” tuturnya.

Menurut mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) empat periodr ini, selain memiliki kecerdasan yang tinggi dan berakhlakul kharimah, anak-anak pesantren harus kuat dengan kegiatan olahraga serta pemenuhan gizi yang baik sehingga memiliki fisik yang kuat.

Ia juga meminta kepada seluruh ustadz dan ustadzah untuk menyeimbangkan pengetahuan serta pengalaman para peserta didik di pondok pesantren antara ilmu duniawi dan akhirat.

“Kita harus seimbang antara jiwa kebangsaan dengan jiwa keislaman, Insya Allah jika keduanya dimiliki secara imbang maka nantinya dapat menjadi dokter yang shalih dan shalihah, insinyur yang shalih dan shalihah,” jelas guru besar Universitas Negeri Malang ini.

Pada acara tersebut turut hadir pula PJ Bupati Musi Banyuasin Apriyadi, Staf Ahli Gubernur Sumatera Selatan Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Koimuddin, Pengasuh Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, Jawa Barat, KH. Faris Al-Haq, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Forum Pesantren Sumatera Selatan (DPD Forpess), KH. Nur Muhammad Hidayat beserta jajarannya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dewan Jombang untuk Pertama Kali Kunjungan Kerja ke Titik Nol Ploso, Kelahiran Bung Karno

21 Mei 2026 - 11:46 WIB

Unhan Belanja Swakelola Semir dan Sikat Sepatu Rp1,52 M, Anggaran dari BGN

18 April 2026 - 11:13 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 7): Ketika Negara Menjadi Bandar Candu

16 April 2026 - 16:18 WIB

Aksi Massa PMII Samarinda di Kantor Gubernur Kaltim: Ajukan 10 Tuntutan kepada Rudy Mas’ud

12 April 2026 - 15:35 WIB

DPRD Jombang Sahkan Perda Pariwisata 2026-2045, Warsubi Siapkan Anggaran Rp50 Miliar

12 April 2026 - 11:42 WIB

APM-Kaltim Dirikan Posko Siapkan Demo Besar 21 April: Tuntut Pemakzulan Gubernur Rudy Mas’ud

12 April 2026 - 11:14 WIB

AMP-KT Rilis Undangan Publik Aksi Demo: Lengserkan Rudi Mas’ud 21 April 2026

10 April 2026 - 17:23 WIB

Muncul Video dan Gambar Iran Sedang Menginterogasi Pria Berpakaian Pilot, Pasca F-15E dan A-10 Warthog Ditembak Jatuh

5 April 2026 - 09:55 WIB

Jepang Komitmen Investasi ke Indonesia Rp 380 Triliun, Presiden Prabowo Bertemu Perdana Mentri Sanaei Takaichi

2 April 2026 - 17:59 WIB

Trending di Ekonomi