Menu

Mode Gelap

Hukum

Polres Jombang Siap Amankan Idul Fitri 1447 H/2026 M

badge-check


					Kapolres Jombang bersama Dandim 0814 dan Wabup Jombang saat periksa pasukan Perbesar

Kapolres Jombang bersama Dandim 0814 dan Wabup Jombang saat periksa pasukan

Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM-Polres Jombang menyatakan kesiapannya untuk amankan hari raya Idul Fitri 1447 H. Hal tersebut terlihat saat digelarnya Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ops Ketupat Semeru 2026” di lapangan Mapolres Jombang, Kamis (12/3/2026) pagi.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan didampingi Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid (Gus Salman) serta Dandim 0814 Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo. Selain itu, juga dihadiri Forkopimda Jombang, Personil Kodim 0814 Jombang, Sat Radar 405 Ploso, Subdenpom Jombang, Dishub, Satpol PP, Ormas dan instansi terkait lainnya.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, khususnya dalam menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran,” tegas Ardi Kurniawan.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres Jombang, disampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan serta sinergi antarinstansi dalam menghadapi lonjakan arus mudik dan meningkatnya aktivitas masyarakat selama perayaan Lebaran.

“Pergerakan masyarakat diperkirakan meningkat tajam. Oleh karena itu, persiapan yang matang sangat dibutuhkan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas,” lanjut Ardi Kurniawan.

Operasi Ketupat ini merupakan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan menjamin keamanan serta kelancaran masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri, terutama dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran. Operasi ini dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.

Secara nasional, Polri telah menyiapkan sebanyak 2.746 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar di berbagai wilayah guna mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026.

Sementara itu, Polres Jombang telah menyiapkan enam pos yang terdiri dari satu pos terpadu, satu pos pelayanan, serta empat pos pengamanan. Pos-pos tersebut akan difungsikan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah hukum Polres Jombang.

“Keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Bersama kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” tegasnya. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dugaan Korupsi Rp 268 Miliar, Kejati Menahan Arinal Djunaidi Mantan Gubernur Lampung

28 April 2026 - 23:32 WIB

Lansia Bernama Sakip Warga Gongseng Megaluh Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

28 April 2026 - 22:21 WIB

Pasca Penggerebegan Little Aresha, Walikota Yogya akan Sweeping Jasa Penitipan Anak dan PAUD

26 April 2026 - 12:52 WIB

Polisi Yogya Gerebek Daycare Little Aresha Tangkap 30 Orang, Diduga Siksa Bocah Titipan

26 April 2026 - 01:37 WIB

Aksi Demo Besar Ojol Jatim, Surabaya-Sidoarjo Diprediksi Macet Total pada 28 April

25 April 2026 - 09:32 WIB

Dokumen foto aksi unjuk rasa massa driver ojol di Surabaya. Foto: iNews

Polisi Bidik Bea Cukai Jatim, Diduga Terlibat Penyelundupan 76.000 Ponsel China Ilegal Masuk Sidoarjo

25 April 2026 - 00:04 WIB

Rudy Mas’ud Angkat Adik Jadi Tim Ahli: Apa Bedanya dengan Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 23:02 WIB

Terekam CCTV, Rumah Kades Hoho Alkaf Dilempar Bom Molotov Mobilnya Hangus

24 April 2026 - 16:52 WIB

Setelah mengalami pengeroyokan di mapolsek sebulan lalu, Jumat dinihari 24 April 2026, rumah kades Hoho Alkad disatroni teroris. Pelaku melempar bom molotov di garasi mobilbya. Mobil Honda Turbonya terbakar. Foto: Instagram@ hoho_alkaf

Ketua DPRD Magetan Suratno Ditahan Kejari, Tangis Pecah Saat Digiring ke Mobil Tahanan

23 April 2026 - 21:28 WIB

Trending di Headline