Menu

Mode Gelap

Nasional

Suprapto dan Jaka Adi Tewas di Lokasi, Saat Ngebut Naik Ninja Malam Hari di Jotangan Mojokerto

badge-check


					Petugas PMI membawa ambulans melakukan evakuasi dua jenazah korban untuk dibawa ke rumah sakit, Foto: Instagram@jatimnetgroup Perbesar

Petugas PMI membawa ambulans melakukan evakuasi dua jenazah korban untuk dibawa ke rumah sakit, Foto: Instagram@jatimnetgroup

Penulis: Gandung Kardiyono  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO– Pada malam hari kondisi gelap, dua pria berboncengan motor menabrak pohon di pinggir Jalan Raya Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat dini hari, 6 Februari 2026, sekitar pukul 01.00-01.15 WIB.

Dalam insiden kecelakaan tunggal ini keduanya tewas seketika akibat luka parah di kepala setelah terpental beberapa meter. masing-masing:

  • Mokh Suprapto (30) warga Dusun Bendomunggal, Desa Modopuro, Mojosari; 
  • korban yang dibonceng  Jaka Adi Purwanto (29) warga Dusun Gedang, Desa Modopuro, Mojosari. 

Ipda Beni Hermawan menyatakan bahwa pengemudi Mokh Suprapto dan penumpang Jaka Adi Purwanto tewas seketika setelah motor Kawasaki Ninja.

Ia menambahkan korban mengendarai motor tanpa nomor, pada kecepatan tinggi tak ternedali. Oleng dan nabrak pohon pada pukul 01.15 WIB. Keduanya dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari.

Korban pengemudi adalah Mokh Suprapto (30) warga Dusun Bendomunggal, Desa Modopuro, Mojosari;  korban yang dibonceng  Jaka Adi Purwanto (29) warga Dusun Gedang, Desa Modopuro, Mojosari. Keduanya tewas seketika akibat luka parah di kepala setelah terpental beberapa meter.

Ipda Beni Hermawan menyatakan bahwa pengemudi Mokh Suprapto dan penumpang Jaka Adi Purwanto tewas seketika setelah motor Kawasaki Ninja tanpa nomor polisi oleng dan nabrak pohon pada pukul 01.15 WIB. Keduanya dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari.

Menurut hasil olah TKP, penyebab utama adalah faktor manusia, yaitu kurang hati-hati dan kelalaian pengemudi, dengan dugaan kecepatan tinggi di jalan gelap. Belum ada konfirmasi faktor lain seperti mabuk atau teknis kendaraan.

Sepeda motor Kawasaki Ninja warna lime green/hijau tanpa plat nomor melaju kencang dari selatan ke utara (arah Mojosari), tiba-tiba oleng, dan menabrak pohon pinggir jalan. Namun jika Anda tidak tahu apakah itu “bruak” di sebelah kiri, Anda harus khawatir.

Polisi melakukan olah TKP dan evakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari. Diduga kecepatan tinggi menjadi penyebab utama, meski belum ada konfirmasi resmi faktor lain seperti mabuk.

“Kecelakaan tunggal” (sering disingkat “alias tunggal”) Merujuk pada jenis kecelakaan lalu lintas yang hanya melibatkan satu kendaraan tanpa tabrakan dengan kendaraan lain atau pengguna jalan lainnya.

Termasuk kejadian seperti kendaraan menabrak pohon, terjatuh, terguling akibat ban pecah, atau keluar jalur ke parit. Selain itu, mesin Kawasaki Ninja akan digantikan oleh mesin Kawasaki Ninja.

Faktor utama meliputi kelalaian pengendara (kecepatan tinggi, jaminan, atau kurang fokus), kondisi jalan buruk (licin, gelap, berlubang), cuaca ekstrem, serta kerusakan teknis kendaraan. Kasus seperti di Jotangan diduga memicu kecepatan tinggi di jalan gelap dini hari.

Kronologi kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat 6 Februari 2026, pukul 01.00-01.15 WIB, adalah sebagai berikut.

  1. Mokh Suprapto (30) mengendarai Kawasaki Ninja lime green tanpa plat nomor, membonceng Jaka Adi Purwanto (29), melaju kencang dari selatan ke utara (arah Mojosari).

  2. Motor tiba-tiba oleng ke kiri (di luar kendali), diduga karena kecepatan tinggi di jalan gelap.

  3. Motor menabrak pohon pinggir jalan, terdengar suara “bruak” keras menurut saksi.

  4. Keduanya terpental baby meter, tewas seketika akibat luka parah di kepala.

  5. Polisi olah TKP, pemakaman ke RSUD Prof dr Soekandar; faktor utama kelalaian pengemudi. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jombang Terima Bantuan Pengembangan 9 Paket Ayam Petelur Senilai Rp1,48 Miliar

19 Juni 2026 - 13:47 WIB

Menelisik Akar Terorisme (21): Penjahat Jadi Simbol Perlawanan Rakyat

19 Juni 2026 - 12:48 WIB

Nyamar Jadi Cewek untuk Kirim Konten Mesum ke Siswanya, Polisi Tahan Oknum Guru SMK di Pare

19 Juni 2026 - 05:56 WIB

Peringati Hari Penyu Sedunia, 50 Aktivis Tour de Mawil-4 Bersihkan Sampah Taman Penyu Tatar Sepang Sumbawa Barat

18 Juni 2026 - 21:11 WIB

Faisol Riza:  Industri Kecil Belum Siap Ikut Wajib Halal Oktober

18 Juni 2026 - 19:38 WIB

Tantangan Sosial Makin Berat, Dinsos Jombang Sosialisasi Pendamping Hukum Pengelola LKS/ LKSA

18 Juni 2026 - 19:35 WIB

Siapkan Saldo E-Toll Rp900 Ribu, Jakarta-Surabaya Tanpa Diskon Libur Sekolah

18 Juni 2026 - 19:19 WIB

Libur Sekolah MBG Sementara Berhenti

17 Juni 2026 - 20:11 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 19:06 WIB

Trending di Nasional