Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG — Peternak ayam di Jombanh menerima babtuan sebilan paket bantuan pengembangan ayam petelur senilai Rp1, 48 miliar.
Setiap paket bantuan disusun lengkap sesuai standar Kementerian Pertanian: 1.000 ekor ayam petelur ras unggul siap produksi, kandang semi‑permanen, peralatan lengkap, pakan awal 3 bulan, obat‑vitamin, serta pendampingan teknis.
Bantuan datang dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) dengan dasar Surat Nomor B.26018/ PL.010/ F.2.B/ 05/ 2026 tertanggal Mei 2026.
Laporan resmi Kementerian Pertanian & Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Jombang, rilis di Desa Merdeka, 18 Juni 2026.
Dengan total 9 paket, nilai keseluruhan program mencapai sekitar Rp1,48 Miliar, yang disalurkan ke sembilan kelompok peternak binaan di wilayah Jombang.
Penyerahan bantuan ini diterima secara resmi oleh Drs. Mochamad Saleh, MP — Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Jombang, didampingi Kepala Bidang Produksi Peternakan, penyuluh lapangan, serta perwakilan kelompok ternak binaan dari perwakilan Ditjen PKH Kementerian Pertanian.
Dalam kesempatan itu, Kadisnakkeswan Jombang menegaskan komitmen pengelolaan yang transparan dan bertanggung jawab.
“Alokasi ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah pusat. Kami pastikan bantuan dikelola sesuai standar teknis, tercatat dalam sistem SI‑Peternak, dan hasilnya dimanfaatkan sebesar‑besarnya untuk kepentingan masyarakat, terutama mendukung suksesnya program gizi nasional serta menstabilkan harga telur di pasar lokal,” ujar Mochamad Saleh, Kadisnakeswan Jombang.
Tambahan Produksi
Sesuai spesifikasi teknis resmi Kementerian Pertanian, setiap paket berisi 1.000 ekor ayam petelur ras unggul lengkap dengan kandang, peralatan, pakan awal, obat‑vitamin, serta pendampingan teknis.
Dengan total 9.000 ekor ayam produktif dan tingkat produksi rata‑rata 85% selama masa puncak, maka setelah berjalan stabil mulai bulan ketiga:
- Tambahan produksi per hari: ±7.650 butir telur
- Tambahan per bulan: ±229.500 butir atau setara 13,8 ton
- Tambahan per tahun: **±2,79 juta butir atau setara 27,9 ton telur
Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan telur bagi sekitar 19.000 peserta program Makan Bergizi Gratis setiap bulan, sekaligus menambah cadangan produksi Jombang yang sebelumnya mencapai 14.200 ton per tahun menjadi sekitar 14.228 ton per tahun.
Jika dikelola secara maksimal, tingkat produksi bisa naik hingga 90% atau setara ±29,6 ton per tahun.
Bantuan ini dikelola langsung oleh kelompok ternak binaan seperti Kelompok Ternak Barokah Makmur dan Kelompok Maju Bersama, yang juga mendapatkan pelatihan lengkap mulai dari biosekuriti kandang, efisiensi pakan, hingga sistem pemasaran hasil agar tidak bergantung pada perantara.
Program ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi menjadi awal pengembangan usaha berkelanjutan — membuka lapangan kerja, menekan biaya hidup, dan menjadikan Jombang semakin kokoh sebagai salah satu lumbung telur andalan Jawa Timur bagian tengah.**











