Menu ✖

Mode Gelap

Headline

Ketua DPRD Jombang Minta Diperketat Pengawasan Pasokan Makanan MBG di Sekolah

badge-check


					Hadi Atmadji, Ketua DPRD Jombang. Foto: Instagram@mediapknjombang Perbesar

Hadi Atmadji, Ketua DPRD Jombang. Foto: Instagram@mediapknjombang

Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mengecam temuan makanan bergizi gratis (MBG) yang diduga sudah basi dan tak layak dikonsumsi di beberapa sekolah Kecamatan Kesamben. Ketua DPRD setempat, Hadi Atmaji, menilai kasus ini merusak esensi program gizi anak sekolah.

Hadi menyatakan kekecewaannya atas masalah berulang ini, yang bertentangan dengan tujuan utama MBG untuk meningkatkan nutrisi siswa. “Ini tanggung jawab penuh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Evaluasi manajemen jadi prioritas utama, karena ada puluhan pekerja yang seharusnya bisa memastikan kualitas makanan,” tegasnya saat ditemui, Rabu (21/1/2026).

Ia menambahkan bahwa pengawasan harus lebih ketat di setiap rantai, mulai dari pemilihan bahan baku hingga distribusi ke sekolah.

“Program ini tak boleh sekadar administratif. Lemahnya kontrol bisa berujung makanan tak bergizi bahkan membahayakan siswa,” lanjut politikus PKB itu.

Hadi menekankan perlunya pengawasan berlapis agar tak ada lagi keluhan serupa. “Pengecekan bahan makanan dan pra-distribusi wajib teliti. Kami tak ingin kejadian ini terulang, apalagi sampai ada siswa keracunan,” tutupnya.

Sebelumnya, seperti diberitakan, program MBG di Kecamatan Kesamben kembali menuai protes dari orang tua siswa. Keluhan merata di berbagai sekolah, termasuk soal menu dari SPPG Yayasan Miftahul Ulum yang diduga basi.

Wali murid berinisial LF mengonfirmasi masalah ini saat ditemui Selasa (20/1/2026). “Bukan cuma di Desa Dero, Kedungbetik, atau Kesamben, tapi di mana-mana. Anak saya di SD Candisari bahkan menolak makan karena nasi dan lauknya sudah basi. Anak kecil mana mungkin bohong,” ungkapnya.

Akibatnya, banyak siswa memilih sarapan di rumah. Orang tua mendesak evaluasi total terhadap kualitas dan keamanan pangan MBG demi lindungi kesehatan anak sekolah. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komdigi Bantah Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari

25 September 2026 - 21:23 WIB

451.000 Nyawa di Dunia Terancam Melayang Akibat Gelombang Panas Super El Niño

25 September 2026 - 21:06 WIB

O Smach RS Misterius untuk Ambil Organ Migran secara Paksa, Ada Ruang Mirip Markas Polri

25 September 2026 - 19:40 WIB

Komisi C DPRD Jombang Soroti Proyek Revitalisasi 120 PAUD- SMP Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:58 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi Sekalihus, Terkait Kasus OTT Lampri di ATR/BTN Bogor

25 September 2026 - 11:35 WIB

Yetty Krystianti Kakantah ATR/ BTN Mojokerto Menghilang sejak Kantornya Digeledah KPK

25 September 2026 - 00:09 WIB

Oknum Diknas Bangkalan Dilaporkan Palak 10% dari Rp38 Juta Anggaran Revitalisasi 180 SD/SMP

24 September 2026 - 21:15 WIB

GAPASDAP Siap Angkut Mobil Listrik, Waspadai Ion-Lithium

24 September 2026 - 19:54 WIB

Trending di Nasional