Menu

Mode Gelap

Nasional

Efek Berbahaya Tuang BBM di Ruang Tertutup, Toko Kelontong di Ploso Habis Terbakar Satu Karyawan Lerluka

badge-check


					Puing puing kebakaran sebuah toko kelontong akibat dimangsa jago merah di Rejoagung, Ploso, Kamis 26 Februari 2025.  Foto: jombangkab..go.id Perbesar

Puing puing kebakaran sebuah toko kelontong akibat dimangsa jago merah di Rejoagung, Ploso, Kamis 26 Februari 2025. Foto: jombangkab..go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG. COM- Sebuah toko kelontong  6×4 meter berubah menjadi lautan api dalam sekejap, merenggut barang dagangan senilai Rp80 juta dan melukai satu penjaga toko akibat luka bakar serius. Korban kini dirawat intensif di RSUD Ploso.

Insiden kali ini terjadi di  Dusun Kopensari RT 02/RW 04, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Kamis siang, 26 Februari 2026. .

Peristiwa ini terjadi akibat kecerobohan fatal. Pemilik toko, Edi Sucipto (55), menuang bensin (BBM) dari jerigen ke botol eceran di ruangan tertutup. Hal ini praktik berbahaya yang kerap memicu bencana di Indonesia.

Karena pap bensin pekat langsung memenuhi udara. Saat itu, ponsel yang digunakan Edi diduga memercikkan listrik statis. Menyamber  pengapian klasik berkekuatan 10.000 volt menjadi pemicu kebakaran adanya  bahan mudah menguap seperti bensin.

Letikan  instan api melahap jerigen, rak barang, dan segala isinya. Warga sekitar bergegas dengan ember air dan selang seadanya, tapi kobaran api kian ganas. Mereka buru-buru hubungi Call Center 112, yang langsung meneruskan ke Pos Damkar Ploso.

Tim Damkar dilengkapi dua unit fire pumper truck dan satu fire supply truck. Didukung Pos Damkar Jombang, Pemadaman ini, melibatkan petugas dari Polsek Ploso, Koramil Ploso, PMI Jombang, PLN, serta gotong royong warga, pemadaman intensif dilakukan. Api akhirnya jinak, lokasi aman dan terkendali.

Investigasi BPBD Jombang temukan penyebab utama: percikan listrik statis saat penuangan bensin. Kaji cepat Pusdalops PB BPBD bareng perangkat desa konfirmasi bangunan toko masih utuh—hanya isi yang ludes terbakar, sehingga tak butuh bantuan rehabilitasi.

Kalaksa BPBD Jombang Wiko Diaz memberikan tip pencegahan dini kebakara,  “Hindari pindah bahan bakar di ruang tertutup, jauhkan sumber api/listrik dari uap bensin, dan prioritaskan ventilasi serta APD. Ingat, satu percikan bisa hancurkan segalanya—keselamatan nomor satu!”  **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemkab Langsung Menutup MBG: Sebanyak 155 Siswa SD-SMP-SMA di Anambas Diduga Keracunan

16 April 2026 - 18:24 WIB

1.939 Jiwa Warga Solo Terdampak Banjir Luapan Kali Jenes, BMKG Masih Bisa Turun Hujan Lagi

16 April 2026 - 16:00 WIB

Penyelam Lakeguard Sarangan Temukan Botol Berisi Benda Mistis, Babinkamtibmas: Jangan Macam macamlah!

16 April 2026 - 10:29 WIB

Yenna Yuniana Perempuan di Balik Misteri Motor Listrik BGN Senilai Rp1,2 Triliun

15 April 2026 - 23:00 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 6): Jagoan, Bandit, dan Hukum yang Timpang

15 April 2026 - 19:24 WIB

Ketidakpastian Hukum dan UMK Bebani Ekspansi Perusahaan

15 April 2026 - 14:52 WIB

Jembatan Suramadu Tutup Total Satu Jam, Rabu 15 April 2026

15 April 2026 - 14:14 WIB

Ruang Ekspansi Terbatas, 67 Persen Perusahaan Setop Rekrut Karyawan Baru

14 April 2026 - 20:26 WIB

Anwar Usman Paman Gibran Hampir Pingsan di Acara Purna Bhakti MK, Kurang Tidur dan Belum Sarapan

13 April 2026 - 22:07 WIB

Trending di Headline