Menu

Mode Gelap

Nasional

Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Menurut BMKG

badge-check


					Ilustrasi hujan Perbesar

Ilustrasi hujan

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat dan angin kencang pada 20–21 November 2025.

Sebelumnya, BMKG mencatat kejadian hujan lebat dengan curah hujan berkisar 50–100 mm per hari di sejumlah daerah di Indonesia pada periode 13–17 November 2025.

Beberapa di antaranya terjadi di Tanah Merah, Papua Selatan (92,2 mm/hari), Palembang, Sumatera Selatan (65,2 mm/hari), Tanjung Harapan, Kalimantan Timur (60,0 mm/hari), dan Nunukan, Kalimantan Utara (70,2 mm/hari).

“Kejadian hujan lebat di berbagai wilayah ini disebabkan oleh beragam faktor yang mempengaruhi dinamika atmosfer Indonesia, baik pada skala global, regional, maupun lokal,” tulis BMKG dalam keterangannya.

Faktor penyebab cuaca ekstrem di Indonesia

BMKG memprakirakan sejumlah faktor utama masih akan memengaruhi dinamika cuaca di Indonesia dalam sepekan ke depan.

Sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat daya Sumatera–Banten dan di Laut Cina Selatan, serta Bibit Siklon Tropis 97S di Laut Timor–Selatan Maluku diprediksi tetap konsisten dalam beberapa hari mendatang.

Kondisi ini turut mendukung pembentukan awan konvektif di wilayah tersebut.

Selain itu, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer seperti Rossby Equatorial dan Kelvin juga terpantau aktif di sebagian besar wilayah Indonesia.

“Kondisi ini diperkuat oleh kelembapan udara yang tinggi dan atmosfer yang relatif labil, sehingga potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di beberapa wilayah Indonesia,” tulis BMKG.

Sebagai langkah antisipasi, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, dan longsor yang berisiko mengganggu aktivitas harian maupun kelancaran transportasi.

Lantas, mana saja wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang pada 20-21 November 2025?

Wilayah hujan lebat dan angin kencang 20-21 November 2025

Berdasarkan data “Peringatan Dini Cuaca Indonesia” yang dirilis BMKG, berikut sejumlah wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang pada 20-21 November 2025:
Kamis, 20 November 2025

1. Daftar wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat:

Aceh
Sumatera Barat
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Kepulauan Bangka Belitung
Lampung
DKI Jakarta
Jawa Barat
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Papua Barat Daya
Papua Barat
Papua Tengah
Papua Pegunungan
Papua
Papua Selatan.

2. Daftar wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:

Sumatera Utara
Bengkulu
Jawa Tengah
Daerah Istimewa Yogyakarta
Jawa Timur
Kalimantan Utara
Sulawesi Utara
Maluku Utara
Maluku.

3. Daftar wilayah yang berpotensi angin kencang:

Banten
Lampung
Maluku
Nusa Tenggara Timur.

Jumat, 21 November 2025

1. Daftar wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat:

Sumatera Barat
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Kepulauan Bangka Belitung
Bengkulu
Lampung
Jawa Barat
Daerah Istimewa Yogyakarta
Bali
Nusa Tenggara Barat
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Kalimantan Selatan
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara
Papua Barat Daya
Papua Barat
Papua Tengah
Papua
Papua Selatan.

2. Daftar wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:

Aceh
Sumatera Utara
Jawa Tengah
Jawa Timur
Maluku
Papua Pegunungan.

3. Daftar wilayah yang berpotensi angin kencang:

Nusa Tenggara Timur.

Demikian daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang pada 20-21 November 2025.

Masyarakat diharapkan menjaga kebersihan lingkungan serta memastikan saluran dan sistem drainase berfungsi dengan baik sebagai bagian dari upaya mitigasi.

Di samping itu, pemantauan informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca resmi dari BMKG secara berkala sangat penting dilakukan sebelum merencanakan aktivitas di luar rumah.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:07 WIB

PUPR Jombang Kebut Perbaikan Jalan dan Prasarana Sambut Muktamar ke-35 NU di Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:35 WIB

Terbongkar Sindikat Pencurian Modul BTS, Bareskrim Tangkap 12 Tersangka Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:49 WIB

Masih Uji Coba di China, CNG Merah Putih 3 Kg Bakal Digarap Bersama Pindad

21 Juli 2026 - 18:57 WIB

Polres Bangkalan Amankan Tiga Tersangka Kekerasan Seksual Anak

21 Juli 2026 - 18:47 WIB

Satu Orang Tewas Dua Lainnnya Tetimbun 6 Rumah Rusak, Pasca Ledakan Besar di Polonia Medan

21 Juli 2026 - 09:31 WIB

Presiden Prabowo Umumkan RI Punya Bank Emas Simpan 153 Ton Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 07:58 WIB

Hotman Paris Dikepung Lima Masalah Besar Pasca Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

21 Juli 2026 - 07:38 WIB

Polisi Sampang Ringkus 17 dari 27 Tersangka Pelaku Perundungam Seksual, Korban Diancam Dibunuh

20 Juli 2026 - 23:16 WIB

Trending di Nasional