Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan komitmen kuat dalam mengembangkan sistem penanganan sampah yang berkelanjutan dan mengadopsi model ekonomi sirkular. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kelola sampah guna mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan nilai tambah sumber daya limbah.
Komitmen ini tercermin saat Pemkab Jombang menerima kunjungan delegasi dari Pemerintah Kota Kitakyushu, Jepang, serta Institut for Global Environmental Strategies (IGES) dan Komunitas Nol Sampah Surabaya. Pertemuan berlangsung di Ruang Tamu Swagata Pendopo Pemkab Jombang pada Selasa, 17 November 2025 seperti dilaporkan dari akun Instagram @jombangkab.
Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, S.Ag., M.Pd bersama Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang Syaiful Anwar S.T., M.E dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang Miftahul Ulum S.T., M.Si, secara langsung berdiskusi dengan delegasi Jepang terkait inovasi dan praktik terbaik dalam pengelolaan sampah.
Delegasi dari Jepang terdiri dari:
-
Mr. Hironori Tazawa (Pemerintah Kota Kitakyushu),
-
Miss Noeru Aoki (Pemerintah Kota Kitakyushu),
-
Mr. Kohei Hibino (IGES),
-
serta perwakilan Komunitas Nol Sampah Surabaya, Hanie Ismail dan Hermawan Some,
-
dan penerjemah Vinsa Kotambonan (Unesa).
Setelah audiensi, rombongan meninjau sejumlah fasilitas industri daur ulang di Jombang, seperti PT. Bumi Indus Padma Jaya, PT Indonesia Royal Paper, dan PT. Sumber Barokah Polymer Jogoroto.
Kunjungan ini dimaksudkan memperdalam kerja sama dan memperkuat studi lapangan dalam penerapan pengelolaan sampah yang efektif dan ramah lingkungan. **











