Menu ✖

Mode Gelap

Hukum

Verifikasi Kerusakan Jembatan Baley, Haji Uma: Tak Perlu Sudutkan Masyarakat

badge-check


					Anggota DPR RI Sudirman Haji Uma melakukan inspaksijembata baley yang dibangun TNI di Teupin Mane, Bireuen, 31 Desember 2025. Foto: Instagram@terkini.id Perbesar

Anggota DPR RI Sudirman Haji Uma melakukan inspaksijembata baley yang dibangun TNI di Teupin Mane, Bireuen, 31 Desember 2025. Foto: Instagram@terkini.id

Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BIREUEN – Tuduhan warga Teupin Mane curi baut jembatan bailey pasca-bencana memicu spekulasi liar di media sosial, hingga anggota DPD RI Sudirman Haji Uma turun langsung ke lokasi untuk verifikasi fakta dan jamin keamanan akses vital warga Bireuen.

Kunjungan mendadak Sudirman dilakukan pada Rabu, 31 Desember 2025, di Jembatan Bailey, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh. Ia bertemu tokoh masyarakat, keuchik desa, serta Babinsa setempat untuk inspeksi pagi hari.

“Kehadiran saya bertujuan memastikan fakta di lapangan sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat terkait keamanan jembatan yang menjadi akses penting bagi aktivitas sehari-hari,” jelasnya.

Sudirman menemukan perbedaan pada sebagian konstruksi, seperti cat dan baut pendek, tapi menekankan jembatan ini masih darurat dan belum rampung penuh. Lewat media sosialnya, ia mengajak sikap bijaksana:

“Mari kita sikapi tanpa perlu ada yang disudutkan termasuk masyarakat, karena banyak spekulasi yang terjadi di lapangan. Pada intinya kita harus bersatu dan bersama-sama dalam menjaga fasilitas dan pemulihan pasca-bencana.”

Latar Kasus dan Ajakan Sinergi
Kasus berawal dari tudingan warga lokal diduga mencuri baut jembatan sementara yang krusial hubungkan Bireuen-Bener Meriah-Aceh Tengah.

Jembatan Bailey sering jadi solusi darurat pasca-bencana di Indonesia, seperti gempa atau banjir, tapi rentan rusak akibat cuaca, beban berlebih, atau vandalisme—mirip kasus infrastruktur sementara rusak di Mojokerto, Jawa Timur, akibat banjir.

Sudirman, anggota DPD RI dari Aceh (bukan DPR), ajak sinergi TNI-Polri-pemda-warga untuk pengawasan tanpa saling tuduh. Ia nilai nilai ekonomi baut hilang kecil, prioritas utama keselamatan pengguna. Pemerintah pusat via Kementerian PUPR biasanya tangani pemeliharaan, sementara DPD wakili daerah untuk advokasi.

Hingga 2 Januari 2026, belum ada laporan resmi polisi atau update lanjutan dari Sudirman. Kasus ini soroti isu sosial: tuduhan pencurian fasilitas umum butuh bukti forensik seperti CCTV atau audit sebelum kesimpulan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Aparat Polres Mojokerto Ringkus 21 Terduga Pelaku Pengeroyokan Massal di Jl. Umpu Nala

21 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Kadinkes Jombang Dr Hexawan: Kesembuhan TBC Menuju 90 %, Tingkat Fatality DB Berhasil Ditekan 0,003 %

21 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Sekitar 100 Siswa SD Cirebon Diduga Alami Keracunan MBG

21 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Perlu Langkah Konkret, Ancaman Karhutla hingga 2027

20 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Kunjungi Tiga Rumah Manik di Plumbon Gambang, Arumi Bachin Ajak Ibu ibu Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari

20 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Hari Purnomo: Jumlah UMK Jombang Naik Jadi 18.850 Unit, Koperasi Aktif 1.020 Unit

20 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Polres Jombang Kedepankan Pelayanan Humanis

20 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Berdialog, Kapolres Jombang Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas

20 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Rakyat Kalteng Menyegel Kantor Gubernur, Agustiar Sabran Pamit Pergi dan Tidak Kembali

19 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Trending di Nasional