Menu

Mode Gelap

Hobies

Ukuran Hanya Setelapak Tangan, Drone Stinger Ini Jadi Alat Pembunuh Jitu

badge-check


					Drone Stinger dibuat oleh ModalAI, sebuah perusahaan yang berbasis di San Diego, Amerika Serikat, yang mengembangkan platform komputasi otonom untuk drone dan robotika. ModalAI meluncurkan produk bernama Stinger Vision FPV, Foto: ModalAI Perbesar

Drone Stinger dibuat oleh ModalAI, sebuah perusahaan yang berbasis di San Diego, Amerika Serikat, yang mengembangkan platform komputasi otonom untuk drone dan robotika. ModalAI meluncurkan produk bernama Stinger Vision FPV, Foto: ModalAI

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM- Drone Stinger adalah drone AI berukuran sangat kecil yang dikenal karena kemampuannya membunuh target dalam hitungan detik dengan presisi tinggi.

Drone ini memiliki fitur canggih seperti penghindaran objek, pengenalan wajah, pelacakan lokasi yang stabil, dan tahan terhadap gangguan sinyal. Ukurannya yang mungil membuatnya sangat efektif dan sulit dideteksi, sehingga memberikan keunggulan dalam operasi tempur presisi.

Namun, perlu diperjelas bahwa istilah “Stinger” juga merujuk pada sistem rudal permukaan-ke-udara portabel FIM-92 Stinger, yang merupakan senjata anti-pesawat berukuran kecil dan ringan yang dioperasikan dari bahu.

Rudal ini telah digunakan sejak 1981 dan terkenal efektif dalam menembak jatuh pesawat dan helikopter dengan jangkauan hingga 4.800 meter. FIM-92 Stinger bukanlah drone, melainkan rudal dengan sistem pelacak inframerah yang sangat akurat.

Jadi, jika yang dimaksud adalah “Drone Stinger” sebagai sniper terkecil, maka itu adalah drone AI mini yang sangat kecil dan mematikan, bukan rudal FIM-92 Stinger. Drone ini memang diklaim sebagai salah satu drone AI terkecil dengan kemampuan membunuh cepat dan presisi tinggi.

Drone Stinger memiliki sejumlah kemampuan utama yang membuatnya sangat efektif dan mematikan, antara lain:

Ukurannya sangat kecil, sekecil telapak tangan atau seukuran saku, sehingga sulit dideteksi.

Ditenagai kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan operasi otonom dengan presisi tinggi.

Mampu menghindari rintangan secara otomatis saat terbang, sehingga dapat bergerak lincah di lingkungan kompleks.

Dapat melacak lokasi target dengan akurat dan stabil.

Mampu melumpuhkan atau membunuh target dalam hitungan detik, menunjukkan efektivitas tinggi dalam operasi tempur.

Memiliki fitur pelacakan dan pengenalan target yang canggih berkat teknologi AI.

Kemampuan ini menjadikan Drone Stinger sebagai salah satu drone AI terkecil dengan kemampuan tempur yang sangat mematikan dan presisi tinggi.

Drone Stinger dibuat oleh ModalAI, sebuah perusahaan yang berbasis di San Diego, Amerika Serikat, yang mengembangkan platform komputasi otonom untuk drone dan robotika.

ModalAI meluncurkan produk bernama Stinger Vision FPV, drone kompak yang dirancang untuk penerbangan otonom di lingkungan terbatas dengan teknologi AI canggih, termasuk sistem penglihatan komputer dan streaming video jarak jauh berlatensi rendah.

Drone Hibrida Bertenaga Gasoline 16 Liter yang Tahan Lama untuk Layanan Penyemprotan Pertanian

Spesifikasi utama Drone Stinger Vision FPV dari ModalAI adalah sebagai berikut:

  • Ukuran drone menggunakan baling-baling berdiameter 3,5 inci dengan desain caged (dilengkapi pelindung baling-baling) untuk keamanan saat penerbangan dalam ruangan.
  • Dilengkapi sistem video digital terenkripsi 256-bit yang memancarkan video dengan latensi rendah dan jangkauan uji hingga lebih dari 11 km.
  • Menggunakan platform Blue UAS Framework yang mengintegrasikan penerbangan otonom berbasis kecerdasan buatan dan mode penerbangan berbantuan visi komputer.
  • Drone ini dirancang untuk penerbangan FPV (First Person View), memungkinkan pilot melihat langsung dari perspektif drone dengan streaming video jarak jauh.
  • Sistem ini mengurangi waktu pelatihan pilot secara signifikan, memungkinkan pilot baru dapat mengoperasikan drone dengan aman dalam hitungan menit.
  • Komponen dan perangkat kerasnya dibuat di Amerika Serikat dan mematuhi standar keamanan NDAA (National Defense Authorization Act).
  • Drone ini cocok untuk misi pengintaian dalam ruangan dengan kemampuan penerbangan yang lincah dan presisi tinggi.
  • Spesifikasi teknis lainnya seperti berat, daya tahan baterai, kecepatan, dan sensor spesifik tidak disebutkan secara rinci dalam sumber yang tersedia.

Harga drone FPV (First Person View) secara umum di pasar Indonesia berkisar mulai dari sekitar Rp200.000 hingga Rp6.000.000 tergantung merek, fitur, dan spesifikasi.

Drone Stinger Vision FPV yang memiliki teknologi canggih dan fitur AI kemungkinan berada di kisaran harga yang lebih tinggi dari drone FPV standar tersebut, tetapi harga pastinya perlu dikonfirmasi langsung dari ModalAI atau distributor resmi.

Drone Stinger Vision FPV dari ModalAI belum secara resmi beredar di Indonesia. Drone ini baru tersedia untuk pemesanan mulai 20 Mei 2025 dan dijual secara eksklusif melalui situs resmi ModalAI dengan harga dasar sekitar $3,399.99 (sekitar Rp50 jutaan). **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Modus Upacara Mistis Lecehkan 11 Murid, Guru Silat Pingsan Dikeroyok Keluarga Korban

10 Mei 2026 - 18:44 WIB

Ustadzah Hasanah Korban Begal dan Dibunuh, Polisi Banjarbaru Ringkus Dua Tesangka

2 Mei 2026 - 15:22 WIB

Ratusan Peserta Meriahkan Sepeda Santai Ketupat Ontel di Desa Kedunglosari Tembelang Jombang

26 April 2026 - 19:54 WIB

Basalamah Mengaku tak Tahu Uang Rp8,4 Miliar yang Diserahkan ke KPK

24 April 2026 - 15:24 WIB

Macet di Kejaksaan dan KPK, Mark-up Lahan SMK Prambon dari Petani Rp 2,3 M Dibeli Pemkab Sidoarjo Rp 25,4 Miliar

19 April 2026 - 10:45 WIB

Kejati Tetapkan Tiga Pejabat Utama ESDM Pemprov Jatim, Tersangka Pemerasan Izin Pertambangan

17 April 2026 - 23:34 WIB

Menuju Industri 5.0, Dekranasda Jombang Fokus Transisi Ekonomi Kreatif dan Digital 2025-2030

12 April 2026 - 13:18 WIB

Jasad Alfin Windian Dikubur Sedalam 3 Meter di Cikeas, setelah Dilaporkan Hilang Sejak 11 Maret 2026

27 Maret 2026 - 16:47 WIB

Presiden Bandingkan Mobil Dinasnya Maung Anti Peluru Rp 1 M dengan Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp 8,5 M

20 Maret 2026 - 11:47 WIB

Trending di Ekonomi