Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Macet di Kejaksaan dan KPK, Mark-up Lahan SMK Prambon dari Petani Rp 2,3 M Dibeli Pemkab Sidoarjo Rp 25,4 Miliar

badge-check


					Lahan 21.000 m dibeli dari pertani dengan harga Rp 2,3 miliar dijual ke Dinas Pendidikan Sidoarjo lewat APBD senilai Rp 25,4 miliar. Namun laporan huku itu masih macet di tangah kejaksaan dan KPK. Foto: ist Perbesar

Lahan 21.000 m dibeli dari pertani dengan harga Rp 2,3 miliar dijual ke Dinas Pendidikan Sidoarjo lewat APBD senilai Rp 25,4 miliar. Namun laporan huku itu masih macet di tangah kejaksaan dan KPK. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

SIDOARJO. SWARAJOMBANG.COM- Sudah dilaporkan ke kejaksaan dan KPK kasus dugaan mark-up pembelian lahan untuk membangun SKM di Prambon, Sidoarjo, sampai saat ini masih macet.

Erly Purnama, Ketua Gerakan Viral For Justice, melaporkan ke KPK atas dugaan korupsi tanah di Desa Kedungwonokerto, Prambon, Sidoarjo, ia aktif mengungkap kronologi markup harga lahan dari Rp2,3 miliar menjadi Rp25,4 miliar direncanakan untuk membangun  SMK Prambon, yang macet hingga kini.

Ia menyampaikan laporan ke KPK pada Februari 2026, yang menyoroti perbuatan melawan hukum, referensi resmi, dan kerugian negara akibat transaksi dari petani ke Eko Budi Prasetyo, Sugiono, lalu Dinas Pendidikan Sidoarjo.

Erly juga menyebut keterlibatan oknum seperti Kayan (eks Wakil Ketua DPRD) yang menawarkan lahan ke calon Wabup Mimik Idayana pada tahun 2022.

Laporan menyoroti kerugian negara Rp23 miliar lebih dari transaksi tanah gogol seluas 21.106 m², dengan dugaan keterlibatan Wabup Mimik Idayana yang dibantah kuasanya. Demonstrasi warga dan aktivisme memicu sorotan, namun proses hukum mandek tanpa tindak lanjut terbuka dari KPK.

Kasus tampak terhenti pada tahap pengaduan; tidak ada informasi penyertaan bukti atau panggilan Saksi baru-baru ini. Publik menantikan transparansi lebih lanjut, mirip kasus mafia tanah lain yang ditangani KPK sebelumnya.

Mimik Indayana
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Presiden Cabut Sejumlah Kewenangan Polri Dialihkan ke TNI, Andrianus Meliala: Kembali ke Dwi Fungsi ABRI

16 Mei 2026 - 21:54 WIB

HM Basuki Pejabat ‘Rahasia’ KDMP: Rekrutmen Ini adalah Titipan Pejabat Jombang

14 Mei 2026 - 18:19 WIB

Viral Achmat Syahri Main Games dan Merokok Saat Rapat, Besok akan Diperiksa Partai Gerindra

14 Mei 2026 - 13:53 WIB

Gus Ipul Mencopot Dua Pejabat Kemensos, Soal Lelang Sepatu Rp700.000/ Pasang

14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Urus NIB Gratis Program Pinter Ngaji Saat CFD depan Pemkab Jombang 17 Mei 2026

13 Mei 2026 - 23:01 WIB

Nadiem: Melampaui Akal Sehat, Saat Dituntut Hukumam 18,5 Tahun Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

13 Mei 2026 - 21:43 WIB

Massa AMPB Desak Kapolres Pati Dicopot, Jumat Datang Lagi Bawa Alat Dapur

13 Mei 2026 - 17:02 WIB

Jombang Heboh File Rahasia Rekrutmen KDMP Bocor, Tertera Nama Pejabat yang Beri Rekomendasi

13 Mei 2026 - 14:31 WIB

MPR Minta Maaf kepada Yosepha Alexandra dan Beri Beasiswa ke Tiongkok, dari Kasus Minus 5

12 Mei 2026 - 20:45 WIB

MPR melakukan respon luar biasa, ketika juri memberi nilai ninus 5 kepada siswi SMA1 Pontianak. Selain minta maaf secara kelembagaan, MPR juga menawari beasiswa penuh belajar ke Tiongkok. Cerdas cermat 4 Pilar MPR, ternyata ada begitu meresap endingbya. Foto: ist
Trending di Headline