Penulis: Yoli Andi Purnomo. | Editor: Priyo Suwarno
PROBOLINGGO, SWARAJOMBANG.COM — Tiga orang pria mengadang dan membegal seorang bidan desa bernama Eka Jarmiati saat melintas di wilayah Curah Bubur, Kabupaten Probolinggo, pada Senin pagi (6/7/2026).
Saa itu, korban sedang dalam perjalanan menuju tempat kerja ketika diadang kelompok pelaku yang diduga berjumlah tiga orang. Mereka merampas kendaraan serta barang-barang miliknya.
Berdasarkan keterangan awal korban dan konfirmasi pihak kepolisian, pelaku menghadang di jalan sepi, menutup wajah, dan mengancam menggunakan senjata tajam. Korban tidak mengalami luka fisik serius namun mengalami guncangan hebat.
Barang yang dirampas sementara tercatat: sepeda motor jenis Honda Beat warna merah hitam, dompet milik korban, ponsel, serta uang tunai yang diperkirakan sekitar Rp 2 hingga 3 juta rupiah.
Isi dompet diketahui berisi uang tunai, kartu identitas diri, kartu pegawai bidan desa, dan dokumen pribadi lainnya. Nomor polisi kendaraan serta nilai kerugian pasti masih dalam proses pencatatan resmi.
Saat dikonfirnasi, AKBP M. Wahyudin Latif, Kapolres Probolinggo, menyatakan telah menerima laporan tersebut, petugas sedang melakulan pengejaran.
“Kami sudah terima laporan Ibu Eka Jarmiati. Tim segera turun ke lokasi, periksa saksi dan rekaman CCTV. Pelaku berjumlah tiga orang masih kami buru ke seluruh arah keluar masuk wilayah. Segera ada data lengkap termasuk nomor polisi kendaraan, akan kami umumkan agar masyarakat bisa membantu memantau.” Tegasnya.
Iptu Zainullah, Kasi Humas Polres Probolinggo menambahkan, “Kami meminta bantuan warga jika melihat kendaraan Honda Beat merah hitam yang mencurigakan segera lapor ke polisi.”
“Kami juga memperketat patroli rutin di jalur Curah Bubur dan titik rawan lain demi mencegah kejadian serupa.” Tambah dia.
Unggahan akun @oreng.probolinggo yang mengunggah kejadian ini juga memberikan narasi bahwa kejadian ini memicu kekhawatiran warga. cak2114 menuliskan: Probolinggo darurat maleng… Ngara mun tak abigel tak abeduk yeh sepatek jiah.
Pihak kepolisian berjanji akan merilis data lengkap termasuk nomor polisi kendaraan segera setelah proses administrasi dan verifikasi selesai.**











