Menu

Mode Gelap

Headline

Tiga Pemotor Tewas 4 Dirawat, Kecelakaan KA Bangunkarta di Perlintasan Piyungan

badge-check


					Terjadi lagi kecelakaan KA di perlintasa sebidang Piyungan, Sleman, sekitar pukul 10.00-1030 WIB, Selasa 4 November 2025. menyebabkan tiga pemtoro tewas di tempat, sedangkan empat penumpang minis bus dalam perawat. Foto: Kolase Instagram@merapi_undercover Perbesar

Terjadi lagi kecelakaan KA di perlintasa sebidang Piyungan, Sleman, sekitar pukul 10.00-1030 WIB, Selasa 4 November 2025. menyebabkan tiga pemtoro tewas di tempat, sedangkan empat penumpang minis bus dalam perawat. Foto: Kolase Instagram@merapi_undercover

Penulis: Adi Wardhono     |   Editor: Priyo Suwarno

SLEMAN, SWARAJOMBANG.COM—Insiden tragis yang melibatkan KA Bangunkarta di perlintasan Jalan Raya Piyungan-Prambanan, Sleman, Yogyakarta, kembali menimbulkan keprihatinan soal keselamatan di perlintasan sebidang.

Persitiwa ini terjadi sekitar pukul 10.00-10.50 WIB, kereta yang sedang melaju bertabrakan dengan satu mobil dan dua motor yang melintas, menyebabkan tujuh orang menjadi korban.

Tiga pengendara motor meninggal dunia di tempat kejadian, sementara empat lainnya—termasuk pasangan suami istri dan dua balita yang berada di mobil—harus dirawat akibat luka-luka.

Kondisi ini memunculkan kembali pertanyaan tentang keamanan palang pintu di perlintasan tersebut.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa palang pintu di sisi selatan tidak berfungsi atau tidak tertutup saat kecelakaan terjadi.

Pihak berwenang, termasuk PT KAI dan kepolisian, masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti dan memastikan langkah-langkah pencegahan di masa mendatang.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa pihaknya menyayangkan insiden ini dan menyatakan duka cita mendalam bagi keluarga korban.

Mereka berkomitmen untuk mendampingi keluarga korban dan menanggung biaya pengobatan yang diperlukan.

KAI juga menegaskan bahwa semua penumpang KA Bangunkarta dalam kondisi aman dan kereta dapat melanjutkan perjalanan setelah proses penanganan di jalur selesai.

Kapolres Sleman, Kompol Dede Setiyarto Harsoyo, menambahkan bahwa seluruh pihak terkait berfokus pada pengungkapan penyebab kejadian dan penegakan langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan menaati rambu-rambu di perlintasan kereta api demi keselamatan bersama.

Sementara identitas lengkap korban masih dalam proses identifikasi resmi, yang diketahui adalah bahwa seluruh korban meninggal merupakan pengendara motor, dan korban luka-luka terdiri dari pasangan suami istri serta dua balita yang berada di dalam kendaraan roda empat.

Pendampingan keluarga dan proses investigasi terus dilakukan untuk memastikan kejelasan setiap aspek dari kejadian ini.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hakim Vonis Hukuman Mati kepada Agus Sulaiman, Oknum Polisi Pembunuh Iparnya Mahasiswi UMM

23 September 2026 - 15:48 WIB

Sinergi LSM-Dinas PU: Kawal Proyek Jalan Bluru Ditarget Bermutu Tinggi dan Tepat Waktu

23 September 2026 - 10:33 WIB

Keracunan Makanan PMT di Rawabelang Batang, Puluhan Ibu dan Anak Dirawat di RSUD Kalisari

23 September 2026 - 00:33 WIB

Holi Kejar dan Menabrak Pencuri Motor Hingga Tewas di Ranuyoso, Kasus Hoki Minaya Terulang di Lumajang

22 September 2026 - 20:46 WIB

Emil Dardak: 411 Aset Pemprov Diproteksi dari Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:16 WIB

TPPU Rp237 M Libatkan Pejabat, Jenderal dan Ulama: Gus Yazid Cabut Keterangan BAP Letjen Widi Prasetijono

22 September 2026 - 15:13 WIB

Menelisik Akar Terorisme (59): Masyarakat Rahasia Tiongkok

21 September 2026 - 22:45 WIB

Pendukung Mengamuk di PN Tipikor Semarang saat Jaksa Ajukan Tuntutan 8 Tahun dan 6 Bulan terhadap Sudewo

21 September 2026 - 22:25 WIB

Jejak Gatot Heroe Pejabat BC Garong Negara: Simpan Valuta Rp2,8 M di Plafon Rumah Madyopuro Malang

21 September 2026 - 21:03 WIB

Trending di Nasional