Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Sumobito Dua Kali Kebakaran Lahan dalam Seminggu, Wiku Birawa: Kebakaran Lahan 157 Kali Luas 148 Ha

badge-check


					Kepala BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas sebut angka hingga akhir September 2026, terjadi 157 kali kebakaran lahan di Jombang, memangsa 148 ha. Foto: instagram@jombangonformasi_ Perbesar

Kepala BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas sebut angka hingga akhir September 2026, terjadi 157 kali kebakaran lahan di Jombang, memangsa 148 ha. Foto: instagram@jombangonformasi_

Penulis: Arief H. Soesatyo  | Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM— Kebakaran lahan kembali terjadi di Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, tepatnya di Desa Menturo pada Selasa (29/9/2026). Yang terbakar adalah hamparan lahan pertanian tanaman tebu.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Kebakaran Kedua

Peristiwa ini merupakan kejadian kedua di wilayah Sumobito dalam kurun waktu kurang dari satu minggu.

Sebelumnya, pada Jumat (25/9/2026), kebakaran lebih besar melanda lahan tebu di Dusun Kedung Wesi, Desa Talunkidul, dengan luas terbakar mencapai sekitar 30 hektare.

Saat itu, proses pemadaman memakan waktu sekitar lima jam melibatkan warga dan petugas.

Sampai saat ini, belum ada angka pasti mengenai luas lahan tebu di Desa Menturo yang hangus. Nama pemilik lahan juga belum diumumkan secara resmi.

Penyebab kebakaran sedang dalam penyelidikan, namun diduga kuat berkaitan dengan aktivitas pembakaran sisa panen atau cuaca panas yang ekstrem.

Keterangan lengkap dari pihak pemadam kebakaran belum dirilis menyebutkan luasan pasti maupun identitas pemilik lahan.

Hingga September 157 Kebakaran

Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mencatat bahwa sepanjang tahun 2026 hingga akhir September, telah terjadi 157 kali kebakaran lahan dengan total luas yang terbakar mencapai 148,6 hektare, tersebar di 20 kecamatan.

Sumobito termasuk salah satu wilayah yang frekuensi kejadiannya paling tinggi.

Keterangan resmi yang sedang ditunggu masyarakat mencakup berapa hektare lahan yang hangus, siapa pemilik lahan, apakah ada unsur kelalaian atau pembakaran sengaja, serta berapa kerugian materi yang dialami.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan tertulis dari BPBD maupun instansi terkait yang merinci hal-hal tersebut. Kami akan melengkapi segera setelah data resmi keluar.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bukan Hanya MBG Saja, Ternyata Ada 172 Dokter PPDS di RSUD Dr Soetomo Alami Keracunan Massal

29 September 2026 - 13:57 WIB

Dedi Mulyadi Minta Polisi Tangani secara Hukum Oknum Guru SMPN di Subang Rekam Rok Siswi

29 September 2026 - 13:16 WIB

Hartono Vs Purwanto di RALB Koperasi Sejahtera Jombang: Anggota Tolak Laporan Pertanggungjawaban Ketua

29 September 2026 - 12:21 WIB

Polisi Selidiki Temuan Jasad Pria dalam Jeep Nopol Bengkulu di Area Parkir RS Muhammadiyah Malang

29 September 2026 - 10:58 WIB

Ketua IDAI Dr. Piprim: PM2.5 Efek Kebakaran Hutan, Ancam Darurat Kesehatan bagi Anak Anak!

28 September 2026 - 20:04 WIB

Ombudsman Sidak: Ada 18 Napi Kelas Kakap Diduga Jadi ‘ATM’ Pejabat di LP Cibinong

28 September 2026 - 19:33 WIB

Menelisik Akar Terorisme (62): Ideologi Anarki merupakan Reaksi Kejam Melawan Aturan yang Mapan

28 September 2026 - 17:54 WIB

Anarkis

Dirjen Lapas Mashudi: 13 dari 16 Rumah Klaster Mewah di LP Cibinonng tidak Masuk Milik Negara

28 September 2026 - 17:15 WIB

RDP di DPR RI, Kalapas Cibinong Sengaja Tidak Pasang CCTV dan Bongkar Perabot Mewah Pasca Sidak Ombudsman

28 September 2026 - 15:43 WIB

Trending di Nasional