Menu

Mode Gelap

Headline

Sopir Bersama Dua Balita dan 4 Penumpang Luka-luka, Innova Terguling di Tol Jomo Kesamben Jombang

badge-check


					Sebuah Innova alami laka lantas tunggal, diduga selip akibat sopir ngantuk terjadi tol Jomo KM-704/600 1570 IA, terjadi Sabtu pagi, 06.00 WIB, menyebabkan tujuh orang termasuk sopir dan dua balita mengalami luka berat dan dirujuk ke RSUD Basoeni. Foto: Ist. Perbesar

Sebuah Innova alami laka lantas tunggal, diduga selip akibat sopir ngantuk terjadi tol Jomo KM-704/600 1570 IA, terjadi Sabtu pagi, 06.00 WIB, menyebabkan tujuh orang termasuk sopir dan dua balita mengalami luka berat dan dirujuk ke RSUD Basoeni. Foto: Ist.

Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Insiden kecelakaan tunggal terjadi Sabtu pagi, 24 Januari 2026,  di Tol Jombang-Mojokerto (Jomo). Toyota Innova L 1570 IA yang membawa tujuh jiwa, termasuk dua balita, terguling hebat akibat dugaan pengemudi terlelap di kemudi.

Satu korban luka berat dirujuk darurat ke RSUD Basoeni, sementara enam lainnya—empat dewasa dan dua anak kecil—beruntung selamat meski trauma menyelimuti.

Kejadian mengerikan ini meledak sekitar pukul 06.00 WIB, Sabtu (24/1/2026), tepat di KM 704+600 jalur A, wilayah Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Jombang.

Pengemudi, Ahmad Junaedi (37), warga Sumenep Madura, mengalami luka robek sepanjang 5 cm di belakang kepala serta lecet parah di tangan kanan. Ia segera dirujuk ke RSUD Basoeni untuk perawatan intensif.

Kepala Departemen Operasional Astra Tol Jombang-Mojokerto, Zanuar Firmanto, membongkar kronologi mematikan itu.

“Mobil oleng ke kanan karena sopir mengantuk, lalu terguling berulang kali hingga terhenti melintang di bahu jalan luar,” ungkapnya saat dikonfirmasi media.

Insiden tunggal ini terjadi antara KM 704+500 hingga 704+600 jalur A, tanpa menyeret kendaraan lain, dan penanganan cepat oleh tim tol serta medis setempat memastikan lalu lintas kembali lancar tanpa kerusakan infrastruktur berarti. Belum ada keterangan resmi dari Polres Jombang atau PJR.

Kronologi Lengkap:

  • Awal Perjalanan: Innova meluncur kencang dari Jakarta menuju Sumenep Madura dengan kecepatan sekitar 100 km/jam di lajur kanan, dikemudikan Ahmad Junaedi bersama enam penumpang: Rizkiyah (32), Ahmad (36), Yanto (32), Tika (26), serta dua balita Fz dan Fh (usia 2 tahun).

  • Hilang Kendali: Di KM 704+500 A, kantuk menyergap sopir, membuat mobil oleng liar ke kanan dan kehilangan arah sepenuhnya.

  • Terguling Dahsyat: Kendaraan ringsek parah setelah berguling-guling beberapa kali, akhirnya terhenti menyumbat bahu jalan luar (OS) dan sebagian lajur kiri di KM 704+600 A.

  • Korban dan Penyelamatan: Sopir Ahmad Junaedi luka paling parah dan dirujuk ke RSUD Basoeni. Enam penumpang lain hanya luka ringan, menolak rujukan medis lebih lanjut. Innova dievakuasi ke Pos Junkyard KM 684, lalu lintas pun normal kembali.

Kecelakaan ini jadi peringatan kelam bagi pengendara tol: kantuk bisa berubah jadi mimpi buruk dalam sekejap.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mentan: Naiknya Harga Beras akibat Kecurangan Produsen

4 September 2026 - 19:49 WIB

Karhutla, Ditutup Total Kawasan Wisata Kawah Ijen

4 September 2026 - 19:39 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 21:05 WIB

Sidoarjo-Nganjuk Terus ke Jombang: 256 dan 4 Guru SMPN 1 Kabuh Keracunan MBG

3 September 2026 - 20:35 WIB

Agar Tetap Eksis Google Lakukan Ribuan Perubahan Sistem Dalam Setahun

3 September 2026 - 19:33 WIB

Dua Tahun Lagi Pisang Cavendish Lumajang Eskpor

3 September 2026 - 19:09 WIB

53 Siswa dan Satu Guru SMAN 3 Nganjuk Diduga Keracunan Makan MBG

2 September 2026 - 21:26 WIB

Menurut Bank Dunia, Kemiskinan RI Lebih Buruk dari Timor Leste

2 September 2026 - 19:07 WIB

Membengkak Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Mencapai 566 Santri/ Siswa

2 September 2026 - 15:07 WIB

Trending di Nasional