Menu

Mode Gelap

Entertainment

Sedang Viral Video Sepasang Oknum Guru SDN 2 Ciodeng Asyik Masyuk Berkaraoke

badge-check


					tangkap layar video yang sedang viral, tampak sepasang oknum guru SDN2 Ciodeng, Tasikmalaya, memanfaatkan Smart TV bantuan presiden Prabowo. Foto: Instagram@riekediahp Perbesar

tangkap layar video yang sedang viral, tampak sepasang oknum guru SDN2 Ciodeng, Tasikmalaya, memanfaatkan Smart TV bantuan presiden Prabowo. Foto: Instagram@riekediahp

Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno

RASIMALAYA, SWARAJOMBANG.COM- Sebuah video yang menjadi populer mempertontokan  dua oknum guru di SDN Ciodeng 2 , Tasikmalaya, Jabar, sedang asyik masyuk  bernyanyi karaoke menggunakan Smart TV bantuan  dari Presiden Prabowo Subianto.

Di dalam video itu, terlihat seorang guru pria dan seorang guru wanita mengenakan seragam resmi sambil berpelukan dan bernyanyi di ruang kelas dengan Smart TV tersebut. SD Negeri 2 Ciodeng berada di desa Purwarahayu, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat.

Peristiwa ini menarik perhatian banyak orang dan menimbulkan berbagai reaksi, terutama tentang hubungan antara kedua guru tersebut, apakah mereka sudah menikah atau belum.

Video dan kejadian ini juga memicu diskusi tentang penggunaan peralatan yang seharusnya digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, tetapi malah digunakan untuk hal yang tidak sesuai.

Smart TV itu adalah bagian dari program yang diberikan oleh Presiden Prabowo untuk membantu proses belajar di sekolah-sekolah, namun dalam kasus ini, digunakan dengan cara yang tidak tepat oleh beberapa oknum guru di SDN Ciodeng.

Dari informasi yang tersedia, identitas guru di SDN Ciodeng yang viral karena karaoke dengan Smart TV yang diberikan Presiden Prabowo.

Tindakan terhadap kasus viral guru SDN Ciodeng yang bernyanyi dengan Smart TV bantuan Presiden Prabowo sudah mulai ditangani. Dari sumber yang ada, diketahui bahwa pihak sekolah bersama dengan pengawas wilayah dan dinas terkait sedang melakukan klarifikasi dan penyelidikan atas kejadian tersebut.

10.000 Smart TV

Presiden Prabowo Subianto memiliki rencana untuk mendistribusikan smart TV kepada 330 ribu sekolah di seluruh Indonesia sampai akhir tahun 2025.

Program ini bertujuan untuk mendukung pembelajaran jarak jauh, membantu sekolah-sekolah di daerah terpencil yang kekurangan guru, dan meningkatkan kualitas pendidikan dengan teknologi audio-visual interaktif.

Saat ini, sekitar 10 ribu sekolah sudah menerima smart TV, dengan target 100 ribu sekolah menerima pada November 2025, dan lalu meningkat hingga 330 ribu sekolah pada akhir tahun tersebut.

Prabowo juga berharap bahwa di masa yang akan datang setiap kelas akan memiliki satu unit smart TV untuk membuat proses belajar menjadi lebih baik. Smart TV ini dilengkapi dengan fitur interaktif, sehingga guru bisa mengajar dari jarak jauh dan memantau pembelajaran jadi lebih mudah.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mentan: Naiknya Harga Beras akibat Kecurangan Produsen

4 September 2026 - 19:49 WIB

Karhutla, Ditutup Total Kawasan Wisata Kawah Ijen

4 September 2026 - 19:39 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 21:05 WIB

Sidoarjo-Nganjuk Terus ke Jombang: 256 dan 4 Guru SMPN 1 Kabuh Keracunan MBG

3 September 2026 - 20:35 WIB

Agar Tetap Eksis Google Lakukan Ribuan Perubahan Sistem Dalam Setahun

3 September 2026 - 19:33 WIB

Dua Tahun Lagi Pisang Cavendish Lumajang Eskpor

3 September 2026 - 19:09 WIB

53 Siswa dan Satu Guru SMAN 3 Nganjuk Diduga Keracunan Makan MBG

2 September 2026 - 21:26 WIB

Menurut Bank Dunia, Kemiskinan RI Lebih Buruk dari Timor Leste

2 September 2026 - 19:07 WIB

Membengkak Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Mencapai 566 Santri/ Siswa

2 September 2026 - 15:07 WIB

Trending di Nasional