Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Rudal Houthi Jatuh di Bandara King Khalid: Tiga Orang Tewas, Lebih 31 Orang Lukaluka

badge-check


					Diinformasikan tiga orang tewas, 31 lainnya lukakuka, ketika rudal Houthi jatuh di bandara King Khalid, Riyadh, Arab Saudi. Foto: instagram@avionlknowledge Perbesar

Diinformasikan tiga orang tewas, 31 lainnya lukakuka, ketika rudal Houthi jatuh di bandara King Khalid, Riyadh, Arab Saudi. Foto: instagram@avionlknowledge

Penulis: Jacobus E. Lato  | Editor: Priyo Suwarno

RIYADH, SWARAJOMBANG.COM — Serangan beruntun menggunakan rudal balistik menghantam Bandara Internasional Raja Khalid, Riyadh, Arab Saudi, Selasa–Kamis, 6-8 Oktober 2026.

Gelombang serangan terbaru yang diklaim oleh kelompok Houthi Yaman. Bukan berita lama — serangan terjadi dalam rentang 6–8 Oktober 2026, berlangsung berturut-turut dan memakan korban jiwa.

Pada hari Selasa, 6 Oktober & Rabu, 7 Oktober: Serangan pertama dan kedua menghantam Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh serta Bandara Abha di Arab Saudi barat daya.

Dilanjutkan serangan pada hari Kamis, 8 Oktober: Houthi melancarkan serangan gelombang berikutnya ke bandara yang sama.

Rudal balistik diklaim menghantam area terminal, dan sebuah pesawat Airbus A320 milik maskapai nasional Saudia dilaporkan mengalami kerusakan saat berada di darat.

Pernyataan Houthi

Juru Bicara Militer Houthi, Brigjen Yahya Saree, mengeluarkan beberapa pernyataan berturut-turut melalui media sosial resmi pada 7–8 Oktober 2026:

“Pasukan kami menembakkan rudal balistik yang mengenai sasaran dengan tepat ke Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh. Serangan ini menyebabkan terganggunya pergerakan penerbangan di bandara tersebut.”Pernyataan pertama, Kamis pagi, 8 Oktober 2026

“Kami memberikan peringatan terakhir kepada maskapai penerbangan internasional untuk berhenti menggunakan ruang udara Arab Saudi. Ruang udara Saudi kini telah menjadi zona operasi militer kami. Pengecualian hanya berlaku untuk ruang udara di atas Kota Suci Mekkah dan Madinah.” Pernyataan kedua, Kamis siang, 8 Oktober 2026

“Serangan ini adalah tanggapan atas agresi berkelanjutan koalisi pimpinan Saudi terhadap rakyat Yaman. Operasi kami akan terus berlanjut sampai warga Yaman mendapatkan keadilan dan penghentian blokade.” Pernyataan lengkap, 8 Oktober 2026

Respon Arab Saudi

Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi dan maskapai Saudia mengeluarkan pernyataan resmi:

“Tiga warga negara tewas dalam serangan yang menargetkan fasilitas bandara dan satu pesawat milik Saudia yang sedang berada di darat. Sejumlah warga dan penduduk dari berbagai kewarganegaraan mengalami luka-luka, mulai dari ringan hingga berat, dan telah segera dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat.” Demikian keterangan Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi, Kamis malam, 8 Oktober 2026

“Satu pesawat Airbus A320 milik kami mengalami kerusakan saat berada di area parkir terminal. Tidak ada penumpang di dalam pesawat pada saat kejadian. Salah satu karyawan kami, Kapten Hamoud Ali Alkalthami, meninggal dunia. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan.” Demikian pernyataan resmi Maskapai Saudia, 8 Oktober 2026

Sementara itu, juru bicara Koalisi Arab, Brigjen Turki al-Malki, menyatakan:

“Pasukan pertahanan udara kami berhasil mencegat dan menghancurkan dua rudal balistik yang diluncurkan ke arah Riyadh, serta satu rudal lainnya yang menargetkan wilayah Khamis Mushait. Namun puing-puing hasil pencegatan jatuh ke permukaan dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan sipil.”

Status Terkini 

– Operasi penerbangan di Bandara Raja Khalid telah kembali berjalan normal sejak Kamis malam
– Total 3 orang tewas dan 36 orang luka-luka dari berbagai kewarganegaraan
– Satu pesawat Airbus A320 milik Saudia mengalami kerusakan fisik
–  Liga Arab telah mengutuk keras serangan ini sebagai pelanggaran hukum internasional yang menargetkan fasilitas sipil

Informasi mengenai kerusakan detail pesawat dan kemungkinan korban di dalam terminal masih terus diverifikasi.

Beberapa sumber media sosial menyebutkan kerusakan lebih luas, namun data resmi dari pihak berwenang tetap menjadi rujukan utama.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kalah Sepak Bola, Malaysia Boikot Produk Indonesia?

9 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Polisi Tetapkan 4 Terdangka Tenggelamnya KM Virgo 8, 108 Selamat, 82 Tewas, 53 Hilang

9 Oktober 2026 - 14:37 WIB

KSAD Jenderal Maruli: Ada Laporan Pasti Kita Tindak Tegas, Penggerebekan Judol di Rumdin TNI Cijantung

9 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Pemkab Jombang dan Warga Lakukan Penyegelan PT JPN, Tindak Lanjut Polusi Bau Busuk Ganggu Pelajar SMPN 4 Banjardowo

9 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Dua Wanita Guru SDN 2 Cempoko Sragen Luka Ringan, Tertimpa Plafon Ruang yang Ambrol

9 Oktober 2026 - 07:26 WIB

Pasukan Damkar Jombang Jibaku di Karobelah, Padamkan Kebakaran Usaha Sol Sepatu

8 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Polisi Pamekasan Bidik Khairul Kalam, Korlap Massa Palengaan yang Merobohkan Bangunan Calon Gerai Indomart

8 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Perpres Ojol Resmi Rilis, Kemenhub Kantongi Aturan Tarif Angkutan Orang

8 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Pasar Motor September 2026 Menggeliat, Terjual 654.343 Unit!

8 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Trending di Nasional